Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Menangkap buronan


__ADS_3

Pandangannya yang awalnya sama sekali tidak perduli dan berniat mengabaikannya, kini dalam sekejab rasa penasaran Sifa tidak bisa tertahan dan berlalu dengan langkah cepat ia pun berlari ikut berkerumun dengan orang-orang.


"Astaga Detektif yang benar saja kamu ini, apa kamu tidak bisa nyetirnya jangan ngebut seperti ini kalau kita malah celaka gimana?


"Berisik sekali sih lo, kalau lo takut mendingan lo merem aja," bentak Rasya yang dengan fokus ia mengendara mobilnya dan mengejar pelaku dari belakang.


"Sial bagaimana mungkin mereka bisa membuntuti ku secepat ini aku harus melakukan sesuatu," gumam Pelaku yang terlihat mulai panik. Dan dengan langkah cepat dan sigap pelaku pun menambahkan laju kendaraannya.


"Astaga pelaku itu kenapa dia pintar sekali menyalip mobil?.


"Detektif sudahlah kita menyerah saja dari pada kita nantinya yang akan celaka karena pelaku itu kelihatannya sangatlah lihai dalam mengendara, jadi mendingan kita menyerah aja sekarang,"


"Tidak ada kata menyerah jika apa yang ingin kita capai dan kita kejar sudah ada didepan Mata , kalian, mendingan sekarang kalian berpegangan karena aku inggin menambah laju kendaraan ini. Dan sekalian kita butuh bantuan jadi mendingan sekarang kamu minta bantuan sama yang lainnya suruh mereka untuk menutup semua jalan jurusan sini sekarang juga," perintah Rasya yang kemudian temannya pun mengambil handphone-nya.


"Baiklah, aku akan menelponnya sekarang.


Setelah mendapat pemberitahuan dari Detektif yang meminta bantuan kepada para Polisi untuk menutup jalan jalur ( R ). Akhirnya tak menunggu waktu lama mereka pun berhasil menutup semua jalan hingga ke perbatasan jalan tikus.


Pelaku yang melihat pemandangan yang menakjubkan gimana gerombolan orang yang pada berkumpul. Dan para pengendara roda empat mau pun roda dua yang sudah berjaga dan kompak melakukan mogok massal membuat pelaku terkejut dan bingung untuk bertindak.


"Sialan para Polisi itu telah menutup semua jalan perbatasan ini jadi sekarang apa yang harus aku lakukan," gertaknya yang melihat sisi kanan kiri yang hanya menyisakan jalan kecil dan perbatasan.


Sedangkan belakangnya sudah ada para Detektif dan para Polisi yang sudah bersiaga mengepungnya.


"Ok baiklah kita akan segera menangkap sang berandal itu, berhati-hati dan selalu waspadalah jika pelaku akan bertindak nekat nanti, dan siapkan semua senjata kalian,"perintah Rasya


"Baiklah.


"Baiklah mari kita basmi sang Berandal Narkoba itu sekarang juga," ucap Rasya yang kemudian temannya pun menimpalinya.

__ADS_1


"Baiklah Kapten,"


Tatapannya yang semakin menjadi dan cemas setelah Sifa menyadari jika Pelaku bukan malah mundur mau pun menyerahkan diri, tapi pelaku itu malah menambah laju kendaraannya tanpa memperdulikan para pengendara yang sudah menghadangnya.


"Astaga apa yang akan dilakukan oleh pelaku itu? apa dia akan menabrak para pengendara diperbatasan kanan?, batin Sifa dengan tatapan matanya yang fokus menatap kearah kanan kiri


"Sial pelaku itu dia malah menggegas laju mobilnya," gertak Sifa yang kemudian ia melihat sebuah pistol yang berada digenggaman tangan Polisi.


"Maaf Pak saya telah lancang merampas senjata anda," ucapnya yang kemudian berlari.


"Hey apa yang akan kamu lakukan dengan senjataku?teriak polisi itu tapi Sifa sama sekali tidak mau menggubrisnya dan terus berlari hingga tepat didepan orang-orang.


"Detektif kenapa pelaku itu malah terlihat menambah laju kecepatan kendaraannya? apa dia akan nekat menabrak para pengendara sana. Apa yang harus kita lakukan? ucapnya dengan panik


"Detektif gadis itu? apa yang ingin dia lakukan? apa dia berencana inggin menghadang mobil pelaku dihadapannya sendiri. Apa dia sudah gila?


Melihat laju mobil semakin mendekati kearah mereka. Dan melihat sisi kanan dan kiri yang terpenuhi banyaknya para pengendara yang pada berhenti untuk menghadang pelaku.


"Kalian? aku minta kalian semua bubar lah karena pelaku itu akan menabrak kalian!. lirik Sifa dengan tatapan tajamnya.


"Apa maksud kamu?,timpal salah seorang pengendara motor yang berada dibelakangnya.


"Aku minta segera pergi lah dari tempat kalian berdiri sekarang, cepat..."bentaknya yang kemudian para pengendara membubarkan diri.


"Apa yang dilakukan Gadis itu, kenapa dia malah membubarkan mereka semua?, Tanya salah satu teman Rasya.


Setelah mendapatkan bentakan dari seorang gadis yang masih memakai seragam sekolah. Akhirnya semua orang pada berlari dan membukakan jalan buat Pelaku, melihat pelaku sudah berada di jebakannya Sifa pun tidak tinggal diam, dengan langkah cepat ia pun mengeluarkan pistolnya dan membidik kearah satu, dengan memejamkan satu matanya dan fokus melihat kedua ban depan pelaku. Setelah bidikannya tepat ia pun akhirnya melepaskan tembakan itu


Setelah berhasil melepaskan peluru dan mengenai kedua ban mobil pelaku sehingga ban mobil pun langsung meledak, saat itulah pelaku tidak bisa mengendalikan mobilnya dan akhirnya mobil pun terjungkir balik tepat dihadapan banyak orang dan melihat kejadian itu juga semua org pun takjub dan tak bisa berkata apa-apa lagi.

__ADS_1


"Astaga...apa yang barusan dilakukan oleh Gadis itu? apa dia seorang Detektif juga?


"Wah dia sangatlah keren"


"Ayo keluarlah,"


"Hei kau ini apa yang barusan kamu lakukan? apa kamu tidak mikir kalau kamu kenapa-kenapa gimana. Dan apa kamu juga tidak mikir kalau mobil itu sampai mengenai para pengendara apa kamu mau tangung jawab .


"Masa bodoh," balas Sifa yang tanpa mau memperdulikan omongan salah satu Pria itu, dengan santainya ia pun pergi dan terlebih dulu mengembalikannya pada polisi yang tadi.


"Tunggu aku ini sebenarnya lagi berbicara dengan siapa? dan bisa-bisanya ia mengabaikan ku seperti itu? apa baginya aku ini sangatlah kurang ditakuti menjadi seorang deketif?


*


*


*


Wah ada rekomendasi Cerita yang sangat bagus. dan sayang untuk dilewatkan yuk mampir dan favoritkan karya teman-ku dijamin tidak akan nyesel deh.


Berikut Blurb-nya.


Pesawat membuat Vitalia mengalami hilang ingatan (amnesia), yang pada akhirnya Ia bertemu dengan keluarga barunya, mereka mengira bahwa Vitalia adalah Putrinya yang telah lama menghilang, karena wajahnya yang mirip dengan Putrinya. Bagaimanakah Vitalia


akan menjalani hidup bersama keluarga barunya??, lalu apakah Vitalia bisa berkumpul kembali dengan keluarganya dan bertemu dengan musuhnya semasa kuliah di Oxford University untuk membalaskan dendamnya yang tak berujung??



BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2