Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Perangkap Sandra


__ADS_3

"Selangkah kalian berani mengusir wanita itu, maka taruhannya kalian sendirilah yang akan ikut mendekam didalam sel bersama bos kalian apa kalian paham? ancam Revan yang seketika langkah kedua bodigad itu pun terhenti.


"Kalian? kalian pasti para polisi gadungan apa yang ingin kalian lakukan disini?


"Tentu saja membereskan kekacauan yang sudah kau buat,” timpal Revan dengan tersenyum menatap kearahnya dan kemudian mata menatap media yang berada di depannya.


"Ada apa ini kenapa kalian tiba-tiba datang? dan apa yang sebenarnya terjadi mana yang benar dan mana yang salah sekarang," tanya salah satu reporter yang terlihat kebingungan dengan situasi sekarang ini.


"Mungkin aku hanya ingin mengatakan kalian jangan ada yang percaya dengan apa yang mereka berdua katakan. Dan kamu Resya mari bicaralah aku rasa kamu ingin mengatakan sesuatu pada awak media.


"Baiklah kapten.


"Baik perkenalkan namaku Resya dan jika aku perkenalkan siapa identitas-ku yang sesungguhnya itu juga akan percuma karena kalian jiga tidak akan mengenalku. Dan sekarang tujuan pertama ku datang kesini aku hanya ingin membela kebenaran dan tentunya aku membela putriku yang dimana ia telah dinodai oleh Pemuda yang tidak bertanggung jawab ini.


Terkejut dengan apa yang barusan dikatakannya, Reno yang mendengarnya ia seketika berdiri dan menghampirinya dan kemudian disusul oleh Sandra.


"Apa maksud kamu? punya bukti apa kamu bisa menuduhku seperti itu?


"Sudahlah kalian jangan lagi berpura-pura jika kalian butuh simpati lagi dari mereka. Karena mungkin apa yang aku katakan akan membuat mereka akan berbalik menghakimi kalian. Apa kalian belum puas membuat keluargaku menderita dan hancur? apa belum puas kamu bikin diriku menderita dan sekarang kamu malah berbalik membuat Putriku Silvi menderita. Sebagai seorang Ibu harusnya kamu mengajarkan kebaikan dan kejujuran padanya tapi apa yang kamu lakukan sekarang, kamu malah membelanya sampai-sampai kamu membuat Putriku mengalami koma bahkan bukan hanya itu kamu juga berniat ingin menyingkirkannya karena kamu tidak ingin dipenjara mau pun mendapat malu dan hinaan dari semua orang karena ulah putramu ini.


"Apa maksud anda. Dan siapa anda sebenarnya kenapa anda dengan beraninya mengatakan hal yang tidak masuk akal seperti itu?


"Sandra...itu kan nama asli kamu, jadi apa lagi yang ingin kamu sembunyikan lagi dari kami. Kamu itu seorang buronan yang berhasil melarikan diri dari penjara Gangnam jadi apa lagi yang ingin kamu sembunyikan?


"Darimana ia tahu nama asliku? batin Sandra yang terlihat ketakutan.

__ADS_1


"Belum apa-apa kamu sudah menunjukkan wajah ketakutan kamu ini. Dan di dunia ini tidak ada orang yang bakal merasa takut jika perbuatannya tidak tercium. Dan sekarang kebenaran akan berpihak padaku dan kamu? kamu akan kembali masuk ke penjara jadi apa lagi yang ingin kamu katakan. Dan satu lagi aku masih punya kejutan dan mungkin kejutan ini akan sangat membuatmu terkejut," ucap Resya yang kemudian ia pun memberikan tepukan buat kode pada seseorang dan tak berselang lama seseorang itu pun akhirnya muncul.


Berjalan secara bersamaan dia orang itu pun akhirnya berjalan menghampiri mereka.


"Tidak, ini tidak mungkin kamu...kamu sudah meninggal mana mungkin kamu masih hidup, tidak ini tidak mungkin? ucap Sandra yang merasa terkejut, bahan tubuhnya ingin sekali ambruk. Dan Reno dengan sigap langsung menangkapnya.


"Kamu lihat dia siapa? dia Silvi Putri kembar ku kamu berusaha membunuhnya dengan cara licik kamu dan membuatnya mengalami koma secara berbulan-bulan. Tapi sayangnya kamu lupa aku mempunyai dua putri yang lebih cerdik dan kamu tahu kan sekarang?


"Aku punya banyak bukti untuk membuktikan jika kamu beneran salah. Dan aku juga punya banyak bukti yang mengatakan jika Suamimu memang benar-benar seorang pembunuh karena akulah salah satunya orang yang akan ia bunuh waktu itu. Jadi banyak bukti yang aku dapat jadi jangan coba-coba untuk membela diri. Kapten bisakah kalian bawa dua siluman ini untuk pergi dari sini karena disini bukanlah tempat yang cocok untuknya," perintah Sifa yang kemudian beberapa anak buah Revan pun mendekatinya.


"Baik Nona kami akan membawa mereka. Ayo ikut kami jika kalian ingin membela diri bicaralah didalam sel dan berkata pada tembok karena kebusukan kalian sudah tercium sekarang dan tidak ada lagi orang yang akan mempercayai kalian, jadi ayo cepat jalan...," perintahnya dengan berusaha memaksa Sandra untuk berjalan.


"Tidak aku tidak terima, lihat saja Resya aku akan membalas. Aku akan membalas dan aku akan buktikan kalau aku tidak salah lepaskan aku... lepaskan aku...," berontak Sanda yang ingin melepaskan diri.


"Perbuatan jahat harus dibalas dengan perbuatan jahat. Apa yang kamu dan Mama kamu lakukan sudah sangatlah keterlaluan Reno jadi selamat menempuh hidup baru didalam sel sana. Dan aku doakan kamu menerima hidayah atas perbuatan kamu ini, cepat bawa mereka.


"Baik. Ayo cepat jalan sekarang.


"Mama, terima kasih karena Mama sudah mau membantu kita menyelesaikan masalah ini dan menangkap buronan bernama Sandra itu?


"Iya Sifa sayang, dia memang sudah seharusnya mendekam didalam sel penjara, jadi mulai sekarang kalian jangan cemas lagi ya.


"Iya Ma.


Tak berselang seseorang pun datang dan menghampiri mereka.

__ADS_1


"Revan? ucap Resya yang kemudian Revan pun berkata.


"Terima kasih atas bantuan mu karena sudah bersedia membantu kami menjalankan misi ini. Kejahatan yang sudah pernah ia lakukan sudah sangatlah melewati batas, jadi untuk kemungkinan bebas kayaknya sudah tidak akan bisa diselesaikan dengan cara apapun dan itu semua berkat kalian semua jadi sekali lagi terima kasih.


"Iya Revan kita juga senang bisa membantu kalian. Apalagi sadar siapa dia aku memang harus bertindak. Apalagi setelah kepergian Richard bagiku sudah tidak ada cara atau pun ampunan bagi seseorang seperti Sandra.


Mendengar Resya menyebutkan nama Richard mereka semua hanya terdiam. Dan hanya memberikan satu tatapan satu sama lain akan tetapi belum mampu untuk mengatakan yang sesungguhnya.


"Baiklah sebagai tanda terima kasih kita pada kalian, bagaimana jika nanti malam kalian bertiga datang disalah satu pesta perayaan hari jadi kantor kepolisian Gangnam yang ke 5 jadi kalian bersedia kan hadir dalam pesta tersebut?


"Baiklah Om kita akan datang, om tenang saya," timpal Sifa yang seketika menyambung ucapan Revan.


"Baiklah kita akan menunggu kehadiran kalian nanti malam, ya sudah karena kami harus menyiapkan sesuatu apa kalian tidak masalah kalau kami tingal dulu?


"Iya Revan kami tidak masalah, kalian masih punya tugas jadi selesaikan dengan segera. Dan soal acara nanti malam kalian tenang saja kita akan datang nanti.


"Baiklah kalau gitu ya sudah kami tingal dulu.


"Baiklah berhati-hatilah.


Sekalian ijin promo karya teman-ku ya kak



BERSAMBUNG.

__ADS_1


__ADS_2