
Dalam sebuah tempat terdapatlah beberapa orang yang sedang merapikan beberapa senjata mereka. Dan semua pandangan mereka hanya terlihat menatap kearah senjata yang sudah pada berjejer rapi dan ada juga beberapa orang yang terlihat murung yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
Dan semua pandangan yang tadinya sibuk menatap dan fokus ke urusan pribadi masing-masing kini dalam hitungan detik mereka pun terkejut setelah melihat siapa seseorang yang baru aja menginjakkan kakinya memasuki markas mereka.
Berjalan dengan perlahan, langkah kaki dengan memakai sepatu sekaligus pakaian serba hitam membuat tatapan mereka terdiam. Dan berlalu mereka pun menghampiri seseorang itu sembari menundukkan kepalanya kebawah. Dan seseorang itu yang tak lain adalah Sifa.
"Non Sifa?
"Gimana kabar kalian apa kalian tidak merindukanku? tanya Sifa dengan senyuman manisnya yang ia tunjukkan pada mereka.
"Non Sifa ternyata bisa godain kita juga. Oh iya Non apa yang terjadi kenapa Non Sifa ada disini. Apa ada bisa kami bantu?
__ADS_1
"Tidak saya sengaja datang ke markas Tayger Lee karena saya ingin kembali seperti dulu. Saya inggin menjadi Mafia yang memberantas semua kejahatan yang merajarela disini," balas Sifa dengan menyilangkan kedua tangannya kedepan.
"Tapi Non, bukannya Non dilarang sama Nyonya Resya untuk tidak menjadi seorang Mafia lagi tapi kenapa non Sifa sekarang malah menentangnya? tanya anak buahnya lagi.
"Karena dulu saya terlalu bodoh dan penurut tapi sekarang saya inggin kembali seperti semula. Karena setelah saya pikir-pikir tidak ada gunanya menjadi orang baik. Karena kebaikan akan kalah melawan orang yang berkuasa. Karena uang mereka bisa melakukan apa aja termasuk menjatuhkan harga diri orang miskin yang hidupnya penuh dengan kebaikan dan perjuangan jadi aku sudah putuskan itu apapun resikonya aku akan menanggung semuanya nanti.
"Baiklah jika itu memang keputusanmu Non Sifa apapun yang terjadi kita akan selalu bersama dengan Non Sifa. Karena Non Sifa adalah Putri Tuan kami jadi mana mungkin kita akan meninggalkan Non.
"Sekali lagi terima kasih, terima kasih karena kalian sudah banyak membantu dan membimbingku selama ini terima kasih.
"Ini? saya kan sudah memberikannya pada paman Gibran, tapi kenapa malah kalian mengembalikannya padaku?"tanya Sifa heran.
__ADS_1
"Ini adalah senjata kekuasaan, bagi siapa pun orang yang memegang dan menyimpan senjata ini. Maka itu artinya orang itulah yang akan jadi Tuan kami. Sedangkan Gibran? dia hanyalah anak buah Tuan Richard ia sadar jika ia tidak berwenang menganti posisi Tuan Richard, jadi terimalah Nona ini milik Nona jadi sudah sepantasnya Nona menerimanya," ucap Seseorang itu dengan menggulurkan didepan Sifa.
"Baiklah aku akan menerima senjata ini. Dan aku berjanji aku akan membangkitkan Tayger Lee apa yang sudah dibangkitkan dan diperjuangkan Papa selama hidupnya, maka aku juga harus meneruskan perjuangan Papa. Dan terima kasih, terima pada kalian semua karena kalian sudah mau menerima saya menjadi pimpinan kalian terima kasih.
"Iya sama-sama Non.
"Oh iya dimana paman Gibran? kenapa dia tidak ada disini?.
"Paman Gibran lagi ada urusan nanti biar kita yang memberitahunya.
"Baiklah,"
__ADS_1
"Papa tenang aja selama Sifa masih hidup, Sifa akan melakukan apa yang telah Papa lakukan selama dulu. Sifa janji Sifa akan membela kebenaran, Sifa janji," gumam Sifa yang kemudian ia pun memeluk senjata itu
BERSAMBUNG