
"Kira-kira menu apa yang bakal aku masak nanti. Ini mungkin salah satu kesempatan buatku untuk membuat Richard bersimpati kepadaku dan bisa menghargai-ku sebagai Istrinya. Tapi yang bikin aku bingung adalah. Aku bingung harus memasak menu apa hari ini.
"Resya, kamu kenapa kok kelihatannya lagi bingung gitu?" tanya Sandra.
"Ini Mbak Sandra aku bingung aku mau masak tapi aku tidak tahu menu seperti apa yang disukai Richard. Apa mbak Sandra tahu apa makanan kesukaan Richard ?" tanya Resya balik.
"Oh itu masalahnya, baiklah aku akan membantu kamu, Saya tahu makanan apa yang disukai oleh Richard!.
"Mbak Sandra serius?"
"Iya saya serius, kalau kamu mau aku bisa membantu kamu soal ini."
"Baiklah terima kasih Mbak Sandra, ini sangat membantu sekali jadi beritahu aku, makanan apa saja yang disukai oleh Richard."
"Baiklah saya akan memberitahu kamu, makanan yang paling disukai oleh Richard adalah. Dia paling suka sama masakan yang berbau udang-udang'an, jadi jika kamu inggin membuat makanan usahakan udang itu kamu haluskan terlebih dulu. Setelah itu barulah kamu campurkan kedalam masakan yang nantinya akan kamu buat nanti.
"Baiklah Mbak Sandra terima kasih ya karena Mbak Sandra udah mau memberitahuku?"
"Iya sama-sama Resya ya sudah aku pergi dulu ya, karena masih ada urusan yang harus aku kerjakan lagi soalnya.
"Baik Mbak.
"Resya ...Resya. Kamu itu bodoh sekali ya, bisa-bisanya kamu percaya dengan perkataan bohongku ini. Baiklah kita lihat saja nanti apa Richard akan tambah akan menyukai kamu dan menganggap-mu sebagai Istrinya atau malah sebaliknya, kamu akan tambah malah semakin dibenci olehnya," batin Sandra dengan dengan tersenyum sinis.
Keesokan paginya Resya yang sudah sangat bersemangat sekali menyiapkan menu makanan buat nanti , Resya sangat menunggu kesempatan ini karena dia berfikir dengan cara seperti inilah dia bisa mendapatkan hati Richard agar mau menerimanya sebagai Istrinya.
Akan tetapi tanpa ada rasa curiga sama sekali terhadap Sandra, Resya pun mengikuti petunjuk yang diberikan oleh Sandra pada waktu itu, yaitu membuat makanan yang berbahan dasar udang segar. Dan dia juga sama sekali tidak menyadari jika semua itu adalah salah satu dari trik ide liciknya Sandra untuk membuat Richard tambah semakin membencinya.
Entak apa yang akan terjadi nanti jika Resya ia bener-bener mengikuti saran dari Sandra tadi.
Apa dia akan mendapat pujian dari Suaminya, atau kah dia malah akan mendapat hukuman lebih besar nantinya.
__ADS_1
Sesampainya Resya di-dapur, dia sudah berhadapan dengan berbagai jenis bumbu-bumbu dapur sekaligus bahan-bahan yang akan dia gunakan nanti.
Dengan semangat yang keluar dari dalam hati Resya , Resya pun akhirnya memulai langkahnya untuk memasak.
"Semangat, kamu tidak boleh patah semangat Res, kamu harus semangat, karena entah kenapa aku merasa dengan apa yang aku lakukan ini, pasti aku bakal mendapat pujian dari Richard, dan semoga aja dugaan-ku ini sangatlah benar," ucap Resya dengan menunjukkan senyuman manisnya.
"Tapi aku beruntung banget karena disini ada orang yang baik, karena dia mau memberitahuku soal menu kesukaan Richard, Sandra dia bener -bener wanita yang sangat baik. Dan aku bener -bener kagum kepadanya padahal dia juga tahu jika aku adalah istri kedua dari suaminya, dan hebatnya Mbak Sandra tidak melihat dari keburukan itu. Dengan aku mengenal mbak Sandra aku merasa kalau dia itu seperti kakak aku sendiri. Dan aku akan menganggap jika dia memanglah kakakku, kakak yang akan slalu ada disaat adiknya yang lagi membutuhkan pertolongan, dia slalu hadir dan datang menolongku. Terima kasih mbak Sandra," ucap Resya dengan semangatnya.
Dan menu yang akan dia pilih saat ini, dia sengaja memilih menu- menu ini karena menurutnya masakan ini adalah menu yang paling disukai oleh mereka semua.
Pertama adalah tumis kangkung. bahan utama yang dia pilih adalah beberapa ikat kangkung yang masih segar, bawang putih yang ia geprek, garam, sedikit gula. Dan saus tiram sebagai pelengkap rasa yang membuat masakan yang dibuat Resya serasa sangatlah lezat apalagi jika harumnya sudah tercium di-hidung seseorang.
Dan menu kedua adalah TEKWAN, Makanan ini sama seperi pempek pada umumnya, akan tetapi tekwan ini berbentuk bulat-bulat yang menyerupai basko. Dan makanan ini juga sangat cocok dinikmati pada suasana santai seperti seperti ini.
Apalagi bahan-bahan yang sangat mudah ditemukan pasar-pasar'ran membuat siapa pun orang pasti gemar membuat menu ini. Dan bahan-bahannya adalah tepung sagu, udang segar yang dihaluskan, garam, seledri, bihun dan juga kuah ayam yang sangat cocok disantap bareng bersama menu ini.
Setelah semua bahan telah diracik semua, Resya akhirnya merasa sangat lega lantaran tepat pukul 06:00 pagi. Semua menu yang dia masak telah matang semua. Bergegas Resya pun menata rapi semua menu makanan ini dimeja makan.
"Ini Mbak Sandra semua ini aku yang memasak, semoga aja Richard suka dengan masakan yang aku buat ini ya mbak?" balas Resya yang merasa sangat senang.
"Iya pasti aku yakin Richard pasti bakalan suka dengan masakan kamu ini, kamu kan paling jago kalau disuruh memasak?" pujian yang dilontarkan Sandra.
"Mbak Sandra bisa aja, semua ini juga karena mbak Sandra . Kalau bukan karena bantuan mbak, aku juga pasti bingung mau memasak apa tadi?"
"Baiklah kalau seperti itu, aku mandi dulu ya?"
"Baik Mbak silahkan.
"Oh iya aku mau tanya apa Richard sudah bangun?" tanya Resya pada Sandra.
"Dia tadi katanya mau mandi dulu, mungkin tidak membutuhkan waktu yang lama dia akan muncul?"
__ADS_1
"Baiklah kalau seperti itu?"
Sedang dalam perbincangan antara mereka berdua, tak lama kemudian datanglah seseorang yang tak lain dia adalah Richard dan juga Mamanya Sandra.
"Resya apa benar semua masakan yang ada dimeja ini, kamu yang memasak? cepat sekali kamu memasaknya?" apa kamu yakin kalau masakan kamu enak?" tanya Mamanya Sandra yang sedikit menyingung perasaan Resya.
"Mama? Apa pertanyaan mama ini sangatlah pantas untuk Mama ucapkan?" gerutu Sandra pada mamanya.
"Gak papa kok Mbak, lagian aku juga tidak masalah dengan perkataan mama kamu kok!" balas Resya yang sedikit menahan rasa sedihnya.
"Tuh denger, dia aja tidak masalah gak usah diributin juga lagi," gerutu Mamanya.
"Ma? Tapi yang Mama katakan memang sangatlah tidak benar, Mama tidak pantas berkata seperti itu, lagian masakan Resya enak kok, coba deh Mama cicipi pasti Mama akan suka?" timpal Sandra yang berusaha menyakinkan Mamanya dengan mengedipkan matanya.
"Baiklah jika kamu mengatakan itu sayang, Mama akan mencicipinya sekarang?" jawab Mamanya tanpa basa -basi lagi dia pun langsung mencicipi salah satu menu tersebut.
Dan apa yang terjadi?"
"Astaga ini beneran sangat enak, ternyata kamu bisa diandalkan juga ya?" ucap Mamanya Sandra yang kemudian seketika langsung memuji Resya.
"Sayang kamu kenapa sedari tadi diam saja, ayo duduklah dan kita nikmati sarapan ini?" ajak Sandra yang akhirnya tak mau menunggu, Richard pun akhirnya duduk.
Setelah duduk ia pun akhirnya menyantap salah satu menu yaitu Tekwan. Pada dasarnya ia memang sangat menyukai menu makanan yang bening jadi Tekwan ini sangatlah cocok lidahnya. Bahkan lebih terkejutnya lagi baru aja dia menyantap dan melahapnya ia juga memberikan pujian kepada Resya.
"Gimana rasanya sangat enak bukan?" tanya Sandra pada Richard.
"Iya enak," balas Richard yang kemudian ia pun mengalihkan pandangannya.
"Aku senang akhirnya kamu bisa mengatakan seperti itu, biarpun itu hanya sekali aku tidak akan lupakan itu," batin Resya yang tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.
"Kamu sekarang bisa senang mendapat pujian dari Richard, Resya. Tapi kamu lihat saja nanti, apa yang akan terjadi?" batin Sandra dengan tersenyum sinisnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG.