Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Rahasia yang akhirnya diketahui Rasyel


__ADS_3

Apa mereka udah gila, dan bagaimana mungkin ini bisa terjadi di Rumah sakit ini, harusnya obat ini tidak boleh dikomsumsi sama orang yang mengalami koma, tapi kenapa Dokter Rusli malah memberikan obat ini ke wanita itu secara rutin setiap hati ini kan bisa memperlambat pasien untuk segera pulih dari komanya. Aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di Rumah sakit ini," gumam Rasyel yang kemudian seseorang pun datang dan bertanya.


"Dokter? Dokter lagi berbicara dengan siapa?


"D..Dokter, tidak Dok, saya tidak lagi berbicara dengan siapa-siapa saya hanya mencoba berinteraksi dengan pasien ini dalam batin, siapa tahu dengan berinteraksi itu pasien ini bisa mendengarkan semua perkataan saya ini,"


"Dokter Rasyel gak lagi berbohong kan? kenapa aku perhatikan Dokter terlihat gugup seperti itu?.


"Dokter ini, tidak Dok saya baik-baik saja dan saya juga gak lagi berbohong kok,"


"Baiklah kalau gitu, oh iya saya datang kesini saya hanya inggin mengantarkan cairan obat ini jadi tugas Dokter harus menyuntikkannya nanti,"


"Baiklah Dok saya akan menyuntikkannya nanti,"


"Baiklah ya sudah kalau gitu saya pamit dulu,"


"Baik Dok,"


" Huhu untung aja tadi akting aku bagus didepan Dokter Rusli, jadi aku akan aman dan tidak jadi dipecat dari Rumah sakit ini lantaran mengetahui rahasia besar disini, ternyata Rumah sakit ini tidak main-main jika melakukan kesalahan mereka akan langsung di tendang dari Rumah sakit ini tanpa rasa ampun jadi aku harus berhati-hati, udahlah mendingan sekarang aku keruangan rahasia itu," gumamnya yang kemudian ia pun kembali melangkahkan kakinya memasuki ruangan rahasia itu.


"Hem padahal aku berniat hanya untuk mencari ketenangan disini tapi hanya gara-gara satu masalah dan rasa penasaranku, mau gak mau aku harus bertahan dan mencari kebenarannya disini,"


Satu tatapan yang tertuju pada pandangan Rasyel, bahkan bola matanya tidak bisa terhenti memandangi Wanita yang tertidur pulas saat ini. Hingga akhirnya pandangannya teralihkan sesaat ia menyadari jika perut Wanita itu ternyata buncit, dengan beraninya ia pun menyentuh dan memeriksanya sesaat kemudian apa tidak ia pikirkan pun terjadi gimana dengan tiba-tiba ia pun menjadi sangat terkejut lantaran tiba-tiba Wanita itu telah sadar dan mengatakan sesuatu yang membuat Rasyel terkejut hingga terpental.


"Penjahat?


"K..kamu...?


"Dan tiba-tiba ada seseorang yang datang dan langsung membangkitkan Rasyel yang terjatuh dilantai.


"Dokter sedang berbicara dengan siapa? dan apa yang terjadi, kenapa Dokter bisa sampai bersimpuh disini? Dokter? Dokter kenapa tegang gitu ada apa? apa ada masalah disini?


"Tidak apa-apa kok Dok, tadi aku cuma kaget aja lihat kehadiran Dokter yang datang tiba-tiba, karena tadi aku lagi berbicara ditelpon dengan seseorang, ada apa Dok? kenapa Dokter kesini?

__ADS_1


"Itu? aku kesini hanya mau menyuntikkan ini ke pasien ini, apa yang sudah menyuntikkannya?


"Iya saya sudah menyuntikkannya, jadi Dokter tidak perlu melakukan itu semua," balas Rasyel yang terlihat masih sangat bingung, sesekali ia memandang kearah Wanita tidur itu akan tetapi ia terlihat masih memejamkan matanya.


"Baiklah kalau kamu sudah melakukannya, ya sudah kalau gitu saya pergi sekarang mari


"Baik Dok, silahkan,"


"Hampir saja jantungku mau copot," gumam Rasyel yang kemudian ia pun memberanikan diri untuk menghampiri Silvi.


"Hey bangunlah. Apa kamu sedang mempermainkan ku?


"Kenapa kamu lakukan semua ini? apa sekarang kamu akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh para Dokter-dokter itu. Apa kamu akan menyuntikkan obat itu ke tubuhku.


dan membiarkanku untuk terus terbaring disini hingga akhir hidupku. jika kamu ingin melakukan itu? kenapa kamu tidak sekalian aja membunuhku karena tidak ada gunanya aku hidup jika cuma di jadikan boneka seperti ini, ayo bunuh aku," ucap Silvi yang kemudian Rasyel pun menimpalinya.


"Siapa yg mau melakukan itu? walaupun aku orang yang tidak punya dan jelek sekalipun, aku masih punya hati yang baik. Dan kamu tenang aja aku akan menolong mu jika kamu juga mau bersandiwara denganku," balas Rasyel yang kemudian Silvi pun bertanya balik.


"Bersandiwara? bersandiwara seperti apa maksudmu?"


"Itu tidak masalah aku bersedia, asal aku tidak akan mendekam di sini selama-lamanya.


"Baguslah kalau kamu setuju dengan ide aku ini.


"setelah memutuskan semua ini.mereka pun memikirkan cara utk bisa keluar dr sini.tanpa ada seorang pun yg mengetahuinya"


"Oh iya sekarang aku mau tanya sama kamu? kan sekarang kamu itu udah membaik atau bisa di bilang sudah pulih, tapi kenapa kamu tidak langsung aja pergi dari Rumah sakit ini?


"tidak semudah yang kamu katakan, dimana aku mau pergi dari sini, kalau disini penjagaannya sangatlah ketat. Belum lagi aku tidak ada tenaga untuk bisa kabur dari sini jalankan lari untuk mengangkat sesuatu aja aku masih belum sanggup," timpalnya.


"Iya juga sih, itu kelemahannya kita tidak akan semudah itu untuk pergi dari Rumah sakit ini kalau kamu aja tidak sanggup untuk bisa berjalan, jadi kayaknya nanti kamu harus berlatih supaya bisa berjalan lagi."


Dan dalam pembicaraan mereka, seseorang pun lagi-lagi mulai memasuki ruangan rahasia ini, Rasyel yang menyadarinya ia bergegas menyuruh Silvi untuk berpura-pura tertidur.

__ADS_1


"Tunggu? kayaknya ada orang yang akan masuk, jadi mendingan kamu pejamkan mata kamu!.


"baiklah!.


"Nyonya Verlanta?


" Dokter? Gimana keadaanya sekarang? apa dia baik-baik saja?


" Ya seperti yang Dokter lihat saat ini dia masih belum menandakan tanda-tanda kalau dia akan sembuh dan tersadar dari komanya.


"Ternyata masih sama, jujur aku sendiri juga berfikir kalau mungkin dia tidak akan sembuh. Apalagi melihat jika dia lemah seperti ini aku rasa semua pengobatan ini akan sia-sia saja?


"Iya benar banget Nyonya, oh iya kalau boleh tahu awal mula pasien ini kondisinya jadi seperti ini itu apa sih penyebabnya? apa dia mengalami kecelakaan parah?


"Iya, Putriku ini memang pernah mengalami kecelakaan yang parah sekaligus ia juga kehilangan kekasihnya, jadi akhirnya dia seperti ini, jika saya membiarkannya hidup bebas tanpa pengawasan ia mungkin akan melakukan bunuh diri lagi, jadi saya terpaksa melakukan semua ini. Ya sudah kalau gitu saya tinggal dulu masih banyak kerjaan yang harus aku lakukan soalnya. Tapi ngomong-ngomong kamu jangan macam-macam ya? Wanita ini sangatlah cantik jadi jangan coba-coba untuk mencintainya,"


Mendengar perkataan Nyonya Verlanta, seketika Rasyel pun terdiam, dan hanya bisa menundukkan kepalanya seolah ia merasa malu.


"Nyonya ini sangatlah aneh mana mungkin aku suka sama Wanita ini yang benar saja, dia memang cantik tapi dia bukanlah tipeku lagi, jadi pastinya itu tidak akan mungkin," timpal Rasyel yang kemudian Verlanta pun menimpalinya.


"Baiklah aku jaga omongan kamu itu, ya sudah saya permisi dulu.


"Baiklah.


SEKALIAN IJIN PROMO KARYA TENAN-KU YA BILA BERKENAN JANGAN LUPA MAMPIR


Kisah seorang gadis yang terjebak dengan perjanjian bos-nya... Ia sudah janji kepada diri sendiri agar tidak jatuh kepada sang bos namun sayang ia mengingkari janji-nya sendiri dan jatuh kepada sang bos-nya.


Bagaimana kisah mereka? Apakah cinta Nesa terbalas?


Yuk langsung baca aja


__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2