Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam
Ungkapan Richard


__ADS_3

Tak lama mereka pun akhirnya masuk kedalam mobil, suasana pun berubah dimana yang dulunya mereka hanya akan bertengkar dan terus bertengkar jika setiap kali bertemu, beda dengan saat ini sifat mereka pun berubah jadi lembut dan damai seperti ini.


"Kenapa kamu menatapku dengan tatapan seperti itu? Apa mungkin ada arti lain dalam tatapan yang kamu lakukan sekarang ini?" tanya Richard yang kemudian membuat Resya pun beralih menatapnya.


"Tidak, tidak ada apa-apa cepat kamu jalankan mobil ini agar kita bisa segera sampai ketempat yang akan kamu tunjukkan padaku," balas Resya yang senyuman manisnya


"Kemana kamu akan membawaku pergi sebenarnya, kamu gak lagi mencoba mengerjai ku kan?" tanyanya yang kemudian Richard pun memberhentikan laju kendaraannya.

__ADS_1


"Kita sekarang sudah sampai ditempat yang dimana tempat ini adalah tempat favoritku. Disini sangatlah indah dan udaranya juga sangat segar, pastinya kamu juga akan bisa merasakannya jadi ayo kita turunlah?"


"Iya disini sangatlah indah aku baru tahu kalau disini ada tempat yang seindah ini," ucapnya dengan pandangannya yang tak henti-hentinya memandang arah dihadapannya.


Tak berselang lama akhirnya mereka pun sampai juga disalah satu taman yang dihiasi dengan adanya beberapa jenis bunga seperti Bunga Mawar, Melati, Anggrek dan juga Krisan ditambah lagi dengan adanya pepohonan yang dikelilingi dengan adanya lampu kelap-kelip dan beberapa lampion yang sungguh sangat indah jika dipandang. Suasana seperti inilah yang membuat suasana pun menjadi sangatlah indah dan tak mampu untuk dilupakan begitu saja.


"Apa kamu tahu kalau sebenarnya tempat ini adalah tempat favoritku? Jika aku ada masalah aku pasti akan mendatangi taman ini. Karena dengan aku datang kesini aku akan melihat pemandangan alam yang sangat luar biasa dan sangat sulit untuk dilupakan. Ketika mataku melihat semua ini hatiku juga ikut merasa tenang, damai dan yang pastinya aku bisa melupakan masalah yang aku hadapi pada saat itu!"gumam Richard yang kemudian membuat Resya pun berganti menatapnya.

__ADS_1


"Masalah? Memangnya masalah apa yang kamu hadapi sekarang ini. Bukannya seorang mafia seperti mu tidak mungkin akan kena masalah? Apa kamu masih kepikiran dengan masalah kamu mengenai hubungan kita? Apa selama ini perasaan kamu sangatlah besar kepadaku maka karena hal itu?"tanya Resya dengan menatap tulus kearah Richard.


"Jika membicarakan tentang masalah, semua orang pasti juga memiliki masalah mau itu masalah kecil atau pun masalah besar. Sekarang aku sudah memutuskan jika aku akan menjadi Suami yang akan menyayangi kamu apanya karena aku sadar jika ternyata selama ini aku sudah dibodohi dengan adanya dendam yang telah merasuki pikiranku, dendam yang akhirnya telah berhasil menenggelamkan pikiranku. Akan tetapi aku sadar dengan berjalannya waktu aku sadar jika sekarang aku sangat mencintaimu . Dan aku juga sadar jika kamu wanita yang sangat istimewa dan tidak cocok untuk diabaikan jadi kamu mau kan memaafkan aku dan menerimaku sebagai suamimu lagi?" ucap Richard yang seketika membuat Resya pun terdiam dan menatapnya setelah Richard berganti menatap dirinya.


"Apa Richard berkata sungguhan akan ucapan yang barusan ia katakan tadi . Apa dia benar-benar sudah bisa mencintaiku sekarang? Apa perkataannya itu benar-benar tulus berasal dari dalam hatinya," batin Resya yang terus memandang kearah Richard.


Richard yang sudah melihat dari ekpresi wajah yang tiba-tiba terlihat lagi bersedih, dia pun tanpa pikir panjang lagi ia langsung duduk dihadapan Resya sambil memegang tangan kanan Resya sambil mengatakan sesuatu.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


__ADS_2