
Langkah yang pelan membuatnya takut akan kemana dan dimana ia akan melangkahkan kakinya sekarang. Karena ia juga tahu pasti Guru pembimbingnya sudah mengatakan masalah ini pada Mamanya dan itulah yang membuat Silvi belum siap menerima semua perkataan sekaligus amarah yang akan dilontarkan Mamanya nanti.Hingga akhirnya ia pun mengingat sesuatu yaitu mendatangi kediaman Reno sendiri.
Setelah menempuh jarak waktu yang hanya sekitar 20 menit dari jarak tempat ia bersekolah tadi , Silvi pun akhirnya sampai disalah satu kediaman Rumah yang sangat besar.
Berhasil menginjakkan kakinya didepan gerbang Rumah tersebut, melihat ada seseorang yang berada Rumah Tuannya, salah satu Satpam yang melihatnya pun menghampirinya dan bertanya kepadanya.
"Maaf Non ada apa? apa ada yang bisa saya bantu?tanya salah seorang Bapak-bapak yang berusia 50 tahunan.
"Maaf apa benar ini kediaman dari saudari Aden Reno?
"Iya benar, ini Rumahnya Aden Reno kenapa?
"Maaf Pak apa Bapak bisa Bukakan gerbangnya karena saya inggin bertemu dengan nyonya dan Tuan Bapak?
"Bertemu dengan mereka? apa Nona sudah ada janji terlebih dulu pada mereka?
"Saya belum ada janji sama beliau, tapi saya sangat ingin bertemu dengan mereka jadi tolong bukakan gerbang ini pak saya mohon. Ada masalah penting yang harus saya bicarakan pada beliau dari saya mohon bukaan pintunya saya mohon.
"Maaf Nona, Tuan dan Nyonya sangatlah sibuk jadi saya tidak bisa membuka gerbang ini, jika Nona ada masalah penting yang inggin disampaikan langsung pada mereka, lebih baik Nona atur rencana ketemuannya lebih awal. Karena nyonya dan Tuan sangat sibuk jadi maaf saya tidak bisa membuka pintunya maaf,"
Ucap Satpam yang dengan langkah cepat ia akan pergi dari hadapan Silvi. Akan tetapi setelah ia mendengar ada suara bising mobil, ia pun kembali dan ternyata Reno yang baru saja pulang.
Melihat Silvi yang dengan beraninya mendatangi langsung kediaman Reno, Reno pun bergegas keluar dari Mobil dan menghampirinya.
"Silvi apa yang kamu lakukan disini? dan berani sekali kamu mendatangi rumahku apa kamu udah gila,"
"Bukan aku yang gila tapi kamu aku tidak akan pernah pergi dari sini sebelum aku bertemu dengan kedua orang tua kamu agar mereka tahu se bejat apa putra kesayangannya ini, jadi jangan halangi aku dan cepat bukakan pintunya agar aku bisa bertemu dengan mereka.
__ADS_1
"Silvi..Silvi..kamu itu ternyata sangat pemberani, tapi aku pastikan sebelum kamu beritahu mereka, akulah yang akan menghalangi mu untuk tidak berhasil bertemu dengan mereka. Jadi daripada aku marah dan berperilaku lebih kasar dari sekarang, lebih baik kamu pergi sekarang ayo pergi," usir Reno yang dengan kasarnya ia berusaha mendorong Silvi, tapi Silvi dengan berusaha ia menghalanginya.
"Tidak, aku tidak pergi, aku tidak akan pergi.
"Ada apa ini kenapa pada ribut-ribut, Reno siapa dia?tanya salah seorang Wanita yang tak lain adalah Mamanya Reno.
"Mama. Mm dia..dia hanyalah temanku, dia..."
"Siapa kamu? dan apa mau anda datang kesini apa anda butuh bantuan?
"Iya saya butuh bantuan. Saya butuh pertangung jawaban karena Putra kesayangan tante ini sudah menghamili saya, jadi sebagai seorang Ibu dan sama-sama Wanita pastinya Tante bisa berfikir baik hati dengan saya kan?
"Reno? apa yang dikatakan Gadis ini memang benar? apa kamu telah menghamili dia? tanya Mamanya dengan wajah geramnya.
"Tidak Ma, Mama jangan percaya dengan apa yang dikatakan dia, aku sama sekali tidak pernah melakukan hal kotor itu, dia...dia hanya butuh simpati dan sangat terobsesi untuk memiliki saya jadi akhirnya dia main gila dengan idenya yang licik seperti ini.
"Reno tega sekali kamu menuduhku seperti itu, tidak Tante aku berani bersumpah aku tidak pernah melakukan hal itu. Aku berani bersumpah apa yang dia katakan sama sekali tidak benar, jadi Tante harus percaya sama aku, Tante harus percaya,"
usir Mamanya tapi Silvi sama sekali tidak mau mendengarkannya, dan dengan berusaha ia berusaha inggin masuk dan menghalangi Mamanya Reno, dan ketika Mamanya Reno yang sudah masuk kedalam mobil dan menekan laju kemudinya ia tidak sengaja menabrak Silvi yang tadinya menghadang telat didepan mobil hitam tersebut.
Spontan Reno yang melihatnya ia bergegas keluar dan menggesek keadaan Silvi yang sudah dalam kondisi terdiam dengan kening yang berdarah.
"Astaga Ma, apa yang Mama lakukan? kenapa Mama malah menabraknya kalau dia sampai ma*i gimana?cemas Reno sembari menepuk-nepuk pipi Silvi.
"Maafkan Mama Reno, Mama syok dan tidak bisa mengontrolnya tadi, dia sudah jatuh pingsan sekarang apa yang harus kita lakukan. Apa kita perlu membawanya ke Rumah sakit?
"Rafa tidak tahu Ma," balas Reno yang terlihat kebingungan.
__ADS_1
"Ya sudah mendingan sekarang kamu bantu Mama untuk menggangkatnya kedalam?
"Membawanya kedalam, tapi kenapa Ma?
"Sudah jangan banyak bertanya cepat gendong dia sekarang," perintah Mamanya yang kemudian Reno pun bergegas membopong tubuh Silvi dan memasukkannya kedalam Rumah.
"Dan kamu Pak Satpam hanya andalah yang tahu soal ini, jadi jangan coba-coba untuk memberitahu kepada siapapun," gertaknya.
"Baik Nyonya," balas Satpam yang dengan menundukkan kepalanya.
"Sekarang apa rencana Mama? apa kita akan terus menyerapnya seperti ini?
"Entahlah secepatnya Mama akan memikirkan masalah ini, untung saja Papa kamu tidak ada di Rumah dan bertugas di Luar negri jadi masalah ini akan aman sekarang," balasnya dengan memikirkan sesuatu.
"Apa Mama sudah mendapatkan idenya?
"Belum, Mama masih belum mendapatkannya, Mama harus pergi untuk keluar sebentar, jika ada apa-apa cepatlah hubungi Mama. Oh iya sekalian berikan handphone itu?
"Ini kan handphonenya Silvi, memangnya Mama gunakan buat apa?
"Sudahlah jangan berisik cepat ikuti aja perintah Mama," ucapnya yang kemudian ia pun merebut ponsel Silvi dari genggaman Reno.
"Baiklah Ma.
Terduduk di kursi mobil dan fokus menyetir, tiba-tiba lamunan Mamanya Reno pun teralihkan pada suatu pandangan yang membuatnya bingung dan penasaran akan kejadian yang terjadi dihadapannya. Tak mau menunggu lagi, bergegas ia pun memperhentikan laju kendaraannya dan bertanya pada salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melewati arahnya..
"Maaf Mas disana ada apa ya? kenapa ramai sekali?
__ADS_1
"Itu Buk, disana barusan saja ada kecelakaan yang mengakibatkan sebuah angkutan umum yang mengalami kecelakaan di jalur tersebut. Dan semua korbannya tidak bisa tertolong. Dan jasadnya juga sulit dikenali lantaran korban mengalami luka bakar yang sangat parah kasihan sekali korbannya
BERSAMBUNG.