Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 134 Berat hati.


__ADS_3

Mentari pagi kembali tiba. Kayra yang berada di atas ranjang masih rebahan dan baru bangun dengan mengerjap-ngerjapkan matanya yang terasa masih mengantuk. Kayra menguap dan saat mata itu terbuka sempurna Kayra menoleh ke sampingnya dan melihat Davin sudah rapi-rapi.


Kayra terkejut dan langsung duduk melihat jam di ponselnya yang masih pukul 6 pagi. Kayra heran dengan Davin terlihat buru-buru bahkan ada koper di depan pintu.


" Kamu mau kemana?" tanya Kayra heran.


" Aku ada perjalanan bisnis ke Singapura. Hanya 2 hari saja," jawab Davin.


" Kok buru-buru. Kenapa tidak bilang dari kemarin? kenapa tiba-tiba pergi?" tanya Kayra mengusap wajahnya yang masih mengantuk.


" Ini juga mendadak Kayra, baru tadi malam Reyhan mengabarinya dan aku tidak sempat memberi tahu kamu," jawab Davin.


" Begitu rupanya," sahut Kayra yang tampak lesu. Davin melihat ke arah Kayra seolah tau Kayra tidak ingin dia pergi. Davin menghela napasnya lalu menghampiri Kayra duduk di samping Kayra.


" Kamu kenapa?" tanya Davin memegang pipi Kayra.


" Semenjak menikah. Baru kali ini kamu ke Luar Negri, aku merasa tidak biasa hal itu," jawab Kayra dengan suara sendunya.


" Lalu?" tanya Davin. Kayra diam dan Davin langsung memeluknya.


" Hanya Singapura Kayra, hanya dua hari. Aku pasti akan pulang secepatnya. Tidak akan terjadi apa-apa. Ada Reyhan yang menjagamu. Kamu juga tidak perlu kekantor. Kamu di rumah saja. Aku ingin membawamu. Tapi aku takut kamu lelah dan nanti bayi kita kenapa-kenapa," ucap Davin yang berusaha membujuk Kayra. Agar Kayra bisa tenang dan tidak mencemaskan apa-apa.


Davin melepas pelukan itu dan mencium lembut kening Kayra. Dengan mengusap-usap pipi Kayra dengan lembut.


" Kami tidak apa-apa kan di tinggal?" tanya Davin.


" Jangan lama-lama pulangnya," ucap Kayra yang begitu takutnya Davin pergi lama-lama darinya.


Davin tersenyum mendengarnya, " mana mungkin aku pulang lama-lama. Aku tidak bisa jauh-jauh dari kamu. Kamu jaga diri ya," ucap Davin berpesan.

__ADS_1


Kayra yang mulai tenang tersenyum tipis. Davin mengecup bibirnya dengan lembut dan kembali mencium kening Kayra.


" Aku pergi!" ucap Davin. Kayra mengangguk dan melihat kepergian Davin yang sekarang menyeret kopernya yang keluar dari kamarnya.


Kayra membuang napasnya panjang ke depan dan mengusap-usap perutnya.


" Papa mu akan pergi nak. 2 hari itu sangat lama. Kita hanya akan tidur berduaan saja," ucap Kayra yang begitu manjanya. Baru di tinggal 2 hari dia mulai mewek. Maklumlah Kayra memang ada-ada saja.


*********


Walau Davin mengatakan dirinya tidak perlu kekantor. Namun hari ini Kayra ingin kekantor karena ada pekerjaannya yang semalam belum di selesaikannya. Reyhan tidak mengantarnya karena masih di Bandung dan baru pulang siang nantinya.


Tapi untung ada Dion yang mengantarnya. Dion dan Reyhan sama saja. Sama-sama kepercayaan Oma. Karena Dion yang mengantar. Jadi Zoy harus ikut. Karena Zoy juga ada urusan di Perusahaan utama.


Belakangan ini Zoy tidak sinis atau tidak suka mengusik hidup Kayra. Tidak seperti awal-awalnya di mana Zoy dan Gisella pasti julid pada Kayra. Ya Zoy sekarang cuek dan. bahkan tidak setuju dengan mamanya yang ingin mencelakai Kayra.


Sepenjang perjalanan mereka tidak saling bicara sampai akhirnya sudah tiba di Perusahaan.


" Makasih ya, aku sudah di beri tumpangan," ucap Kayra.


" Iya," jawab Zoy dengan datar. Kayra pun tersenyum tipis. Lalu keluar dari mobilnya.


Kayra memasuki Perusahaan. Namun Perusahaan terlihat begitu ramai yang banyak karyawan berlarian yang seperti ingin melihat sesuatu membuat Kayra heran.


" Kenapa mereka pada lari-lari," batin Kayra heran dengan orang-orang yang heboh sendiri.


" Aku baru tau kalau Bu Pricilla itu masa lalunya Pak Davin," tiba-tiba terdengar suara karyawan yang berlari buru-buru.


Kayra mendengarkan hal itu terkejut dan penasaran sesuatu yang membuat Kayra langsung berjalan cepat melihat apa yang membuat orang-orang heboh.

__ADS_1


Sampai pada Kayra melihat pada para karyawan yang ramai berkumpul yang menonton layar yang terdapat Vidio dan Kayra pun melihat apa yang terdapat di layar itu.


Kayra terkejut melihatnya saat Davin dan Pricilla ada di sana. Di mana di taman yang indah yang penuh dengan bunga-bunga dan lilin yang di hias Davin dan Pricilla saling berhadapan.


" Aku mencintaimu Pricilla. Aku ingin kau menjadi bagian dalam hidupku. Sekarang dan sampai selamanya," ucap Davin dengan suara jelas.


Rekaman Vidio itu adalah rekaman masa lalu Davin dan Pricilla saat mereka menjalin hubungan di mana Davin pertama kali menyatakan perasaannya pada Pricilla.


Kecemburuan jelas terlihat di wajah Kayra. Meski itu hanya Vidio masa lalu. Namu melihat hal itu membuatnya terbakar api cemburu.


" Aku juga mencintaimu Davin. Akan mencintai mu sampai kapanpun. Dan perasaanku tidak akan pernah hilang untukmu," jawab Pricilla.


Di Vidio itu terlihat Davin begitu bahagia dengan senyumannya dan langsung mencium Pricilla. Mereka berciuman setelah saling menyatakan perasaan dan Kayra membuang pandangannya saat melihat hal itu.


" Ya ampun pak Davin ternyata seromantis itu. Sangat beruntung yang menjadi mantannya," sahut salah seorang karyawan yang senyum-senyum dengan penuh khayalkan.


Karyawan-karyawan wanita heboh sendiri yang merasa beruntung pernah pacaran dengan Davin. Karena di balik kecuekannya Davin adalah orang yang romantis dan termasuk dengan apa yang mereka lihat.


" Apa dia juga mengatakan seperti itu kepadamu!" ucap Pricilla yang tiba-tiba sudah berdiri di samping Kayra dengan menyunggingkan senyumnya. Air mata Kayra yang sempat jatuh langsung di sekanya dengan buru-buru.


" Aku rasa tidak. Karena dia hanya melakukannya. Hanya untuk yang di cintainya saja. Lihatlah Kayra. Betapa bahagianya aku dan Davin saat kau tidak merusak kebahagian kami. Aku dan Davin saling mencintai. Tetapi kau datang dan menghancurkan hubungan kami," ucap Pricilla.


Kayra diam saja yang berdiri di samping Pricilla. Dan banyak orang-orang yang di depannya yang masih melihat video rekaman Davin dan Pricilla yang sangat romantis yang membuat orang-orang iri.


Pranggg


Namun tiba-tiba terdengar suara pecahan yang begitu kuat membuat semua orang tersentak kaget, termasuk Pricilla dan juga Kayra dan sama-sama melihat ke arah pecahan tersebut yang tak lain layar yang menggantung itu pecah dan berserakan di lantai kaca-kaca yang membuat orang-orang terkejut termasuk Pricilla dengan matanya melotot dan mulutnya menganga.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2