Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 72 Bicara padanya.


__ADS_3

Davin keluar dari kamar yang telah di sediakan untuk Kayra dengan mengusap wajahnya dengan ke-2 tangannya yang juga terlihat jelas jika Davin begitu lelah dengan kejadian hari ini.


" Huhhhhh, aku lelah sekali. Sebaiknya aku kembali ke hotel sebentar aku mandi dulu dan setelah itu kembali lagi kemari. Aku tidak bisa meninggalkan Kayra lama-lama. Nanti Kayra akan menangis lagi. Agak heran sih memang melihat wanita itu. Sangat mudah menangis. Ya hanya papanya yang membuatnya selemah itu. Tidak tau air matanya sebanyak apa yang sejak tadi menangis terus," Davin berbicara sendiri dan menjawab sendiri dengan suara berat karena napasnya yang belum stabil.


" Huhhhhh sudahlah, aku bersih-bersih dulu. Aku juga harus menemui Dokter Han lagi," ucapnya yang kembali mengusap kasar wajahnya dengan hembusan napas perlahan kedepan.


" Davin!" tiba-tiba terdengar suara membuat Davin melihat ke arah suara itu yang mana ternyata Pricilla yang menatapnya dengan sendu dari kejauhan 7 meter dan hal itu membuat Davin kaget dan mendadak panik.


" Pricilla!" lirihnya, " kenapa dia ada di sini? apa dia melihatku bersama Kayra?" batin Davin yang mendadak panik melihat kedatangan Pricilla.


Pricilla pun langsung menghampiri Davin dan Davin benar-benar gelisah dengan datangnya Pricilla tiba-tiba.


" Davin!" lirih Pricilla dengan lembut yang memegang lengan Davin.


" Pricilla," sahut Davin dengan suara beratnya.


" Pricilla apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Davin panik.


" Aku ingin menemuimu. Aku habis dari kamar mama dan saat mau pulang aku tiba-tiba melihatmu," jawab Pricilla.

__ADS_1


" Oh iya kamu ngapain di sini?" tanya Pricilla heran, " dan siapa di dalam. Bukannya ini kamar...." Pricilla tampak ingin mengetahui sesuatu dan melihat-lihat kedalam dan langsung di cegah Davin dengan menghalang dengan tubuhnya.


" Ini kamar salah satu klienku," sahut Davin yang mencegah langsung dengan cepat. Aku disini jelas menjenguknya. Untuk apa lagi jika bukan itu," ucap Davin yang harus bohong. Karena pasti dia juga tidak mau Pricilla tau kalau Kayra ada di dalam


" Oh begitu," sahut Pricilla yang dari wajahnya tampak ingin lebih tau lagi siapa klien Davin


" Untuk apa kau menemuiku?" tanya Davin mengalihkan pembicaraan agar Pricilla tidak terus menerus mencurigai kamar itu


" Yang pasti ingin bicara dengan mu. Kau selalu saja menghindariku. Semenjak kejadian itu. Kita belum bicara sama sekali. Aku sudah menunggumu dan berusaha untuk bertemu dengan mu. Bahkan aku rasa sudah banyak waktu yang aku berikan. Ini untuk hubungan kita harus benar-benar bicara Davin," jawab Pricilla dengan wajahnya yang sendu.


" Aku sudah mengatakan Pricilla tidak ada yang harus di bicarakan. Dan aku juga sibuk. Aku tidak ada waktu untuk mengurusi masalah itu," jawab Davin yang terlihat jutek pada Pricilla.


" Davin aku minta maaf atas apa yang di lakukan mama," ucap Pricilla.


" Iya kamu benar dan mama ingin bertemu kamu dan minta maaf langsung. Sungguh Davin mama menyesal melakukannya dan aku benar-benar tidak tau apa-apa. Aku hanya tau masalah itu setelah mama memberikannya padamu. Aku benar-benar tidak tau apa-apa Davin. Jadi aku mohon kita selesaikan masalah ini," ucap Pricilla yang tidak mau terus larut dalam masalah ini.


" Baiklah aku akan melupakan masalah ini," ucap Davin yang tidak mau ambil pusing dengan Pricilla.


" Sungguh?" tanya Pricilla yang tidak percaya dengan keputusan Davin.

__ADS_1


" Tapi aku tidak tau. Apa aku akan bisa mempercayai kamu atau siapapun lagi. Aku tidak tau Pricilla bagaimana menghadapi selanjutnya. Kamu jelas mengingat kejadian beberapa tahun lalu masih saja tidak bisa hilang dan itu juga keluargamu dan sekarang mamamu juga melakukan hal sangat murahan. Jadi aku tidak bisa mempercayai kamu atau mama sedikitpun," tegas Davin yang bicara jujur apa adanya.


" Iya Davin aku mengerti. Tidak mudah bagi kamu memberikan kepercayaan begitu saja. Aku paham Davin dan meminta mu untuk mempercaiku lagi sepenuh hati. Aku sangat mengerti semua itu," sahut Pricilla.


" Baiklah aku rasa semuanya sudah jelas. Jika kau bisa memahami ku. Maka aku juga akan memahami mu. Jadi jangan memaksaku untuk sesuatu hal dan iya Pricilla mata-mata Oma juga berkeliaran di sini. Jadi kau bisa mengerti itu. Karena aku tidak mau mendapat masalah dengan Oma dan kau juga paham jika Oma sampai tau dia hanya akan semakin membencimu," ucap Davin mengingatkan Pricilla.


" Baiklah Davin aku paham segalanya. Aku kira tempat ini bisa membuat kita lebih dekat lagi. Mengenang masa-masa kita ber-2 dulu. Aku pikir kita bisa menghabiskan waktu tanpa sembunyi-sembunyi. Tetapi tidak dan aku harus mengakui. Ini adalah kesalahanku dan juga mama yang terlalu ceroboh sampai membuat waktu terbuang sia-sia dengan kita yang tidak bisa bersama dan di tambah lagi dengan Oma yang kamu katakan telah mengawasi kita membuat kita berdua tidak bisa bersama. Aku mengerti semuanya Davin," ucap Pricilla yang mencoba memahami apa yang terjadi dalam hubungannya dan Davin yang hanya bisa bersama dengan sembunyi-sembunyi.


" Baguslah jika kamu paham. Pricilla aku ke Dubai. Karena suatu pekerjaan dan pekerjaan ku hampir selesai. Jadi aku minta sama kamu untuk tidak menemuiku di sini. Seperti yang aku katakan. Aku tidak mau mendapatkan masalah dari siapapun. Jadi aku berharap kamu mengerti Pricilla," ucap Davin yang memang ingin fokus pada Kayra untuk saat ini dan karena itu dia harus menjaga jarak dengan Pricilla.


" Baiklah Davin jika itu yang kamu minta maka aku akan menurutinya. Aku akan menganggap itu sebagai hukuman dari kamu. Karena apa yang terjadi kemarin dan pasti hukuman akan ada selesainya dan aku berusaha menjadi yang lebih baik lagi untuk kamu dan kita sama seperti dulu," ucap Pricilla yang selalu menginginkan harapan yang banyak dalam hubungannya.


Davin tidak meresponnya dan hanya diam saja.


" Dan iya Davin kamu akan mengganti hari ini kan untukku. Hari yang terbuang sia-sia akan kamu gantikan? tanya Pricilla. Davin diam dan tidak menjawabnya. Pricilla mendekati Davin dengan memegang pipi Davin.


" Aku ingin bersama kamu Davin. Perasaanku tidak pernah hilang kepadamu. Setelah hukuman yang kamu berikan selesai. Kamu akan gantikan hari untukku. Kita menghabiskan waktu dalam jumlah hari yang lama dan hanya berdua. Iya kan," ucap Pricilla yang terus berharap pada Davin.


" Kamu kenapa diam Davin?" tanya Pricilla.

__ADS_1


" Aku tidak bisa berjanji untuk hal itu. Aku banyak pekerjaan dan jika aku berjanji aku takut tidak bisa menepatinya dan makanya aku tidak bisa mengatakan apa-apa," jawab Davin dengan dingin.


Bersambung


__ADS_2