Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 256


__ADS_3

Pricilla menceritakan semuanya kepada keluarga Davin dan bahkan Pricilla mempunyai bukti yaitu Cctv di tempat lokasi yang mana mobil Lian memang ada di sana dan terlihat bagaimana Lian yang memperkosa Pricilla saat itu. Walau tidak terlihat jelas. Karena memang hanya terlihat dari bagian depan saja.


"Aku rasa semua bukti ini sudah cukup dan jika kalian tidak percaya aku akan menunggu kalian untuk melakukan tes DNA," sahut Pricilla dengan air matanya yang keluar saat menceritakan kelamnya yang di alaminya saat hancur di tangan Lian.


"Ini tidak mungkin," sahut Mesya yang masih berusaha untuk menerima apa yang di katakan Pricilla.


"Ini benar dan bukti ini sudah membenarkan semuanya. Apa lagi yang tidak mungkin. Jika aku hamil anak Lian dan anak itu sedang berjuang di rumah sakit," ucap Pricilla menegaskan dengan suaranya yang penuh dengan penekanan.


"Lalu kenapa mengatakannya sekarang. Kenapa tidak dari dulu mengatakannya?" sahut Mesya dengan darah tinggi yang pasti sangat emosi.


"Anakku membutuhkan donor darinya. Itu alasanku harus mencari dirinya untuk menyelamatkan anakku," jawab Pricilla dengan penuh penekanan dan penegasan.


"Kenapa saat dulu kamu tidak meminta pertanggung jawaban pada kak Lian. Kenapa tidak mengatakan pada keluarga ini?" tanya Zoy.


"Aku sudah meminta pertanggung jawaban kepadanya. Tapi dia tidak mau tanggung jawab bahkan dengan semua bukti yang aku punya aku bisa melaporkannya kepolisi. Tapi aku tidak melakukannya. Karena aku punya harga diri dan aku tidak mau harga diriku hilang, aku masih punya rasa malu untuk tidak mengemis pertanggung jawabannya dan yakin bisa hidup tanpa pertanggung jawaban darinya," jawab Silvia dengan penuh penekanan.


"Jadi sebenarnya Cika anak dari Lian. Lalu Lian kemana. Kenapa aku juga tidak pernah melihatnya," batin Kayra yang baru menyadari. Jika dia sudah lama bersama Davin. Namun tetap Lian Tidka pernah di lihatnya dan itu bisa membuatnya menjadi tanda tanya.


"Tapi ini tidak mungkin!" Mesya yang begitu schok memijat kepalanya yang terasa sakit dengan berita yang telah di dengarnya yang membuatnya bisa gila.


Altarik dan Oma juga tidak menyangka dengan apa yang terjadi yang ternyata ada masalah besar dan semuanya baru terungkap sekarang ini.

__ADS_1


"Aku mohon kepada kalian semua tolong anakku, tolong dia. Dia hanya membutuhkan donor aku mohon," ucap Pricilla yang menangis berlutut memohon pada semua orang untuk keselamatan sang anak.


"Oma kita memang tidak bisa tinggal diam untuk semua ini. Kasihan Cika dia tidak baik-baik saja Oma," sahut Kayra yang memang hanya memikirkan Cika. Dia seorang Dokter dan pasti perasaannya lebih peka dengan pasiennya dan suatu kelegaan bagi Kayra yang akhirnya mengetahui ayah dari Cika siapa.


Namun tinggal menunggu kelanjutan keluarga ini bagaimana menyikapi permasalahan itu yang seharusnya bertanggung jawab. Karena Cika bagian dari keluarga ini.


**********


Davin dan Kayra berada di dalam kamar yang mana Pricilla sudah di suruh pulang dan Oma berjanji pada pricillia akan membatu Cika dan Pricilla bisa lega yang akhirnya pulang dulu dan keluarga akan memikirkan semuanya terlebih dahulu.


"Aku tidak percaya jika ayah biologis dari Cika adalah Lian. Lian ini benar-benar ya, dulu Silvia dan sekarang Pricilla. Aku tidak tau berapa banyak lagi orang-orang yang telah menjadi korban ke biadapannya," sahut Davin yang begitu emosinya dengan adik bawaan dari ibu tirinya itu.


"Lalu di mana Lian sekarang?" tanya Kayra yang sejak tadi hanya ingin menanyakan hal itu saja pada Davin. Karena dia belum mendapatkan jawabannya sejak tadi.


"Dia tidak pernah pulang?" tanya Kayra.


"Tidak sama sekali. Oma juga mengirit biayanya di sana. Agar Lian bisa hemat dan bisa mandiri. Tapi aku tidak tau kalau mama Mesya apakah diam-diam mengirim biaya lebih atau tidak yang jelas setahuku selama bertahun-tahun Oma hanya mengawasi dengan semua kebutuhan yang pas-pasan," jelas Davin.


"Lalu sekarang bagaimana?" tanya Kayra.


"Aku juga tidak tau Kayra. Aku tidak tau bagaimana Oma akan bertindak untuk hal ini," sahut Davin yang juga pusing dengan memijat kepalanya.

__ADS_1


"Aku juga bingung. Tapi aku lega yang tau siapa ayah kandung Cika dan aku juga sangat laga dengan keluarga ini yang tidak perlu ini dan itu yang bisa percaya pada Pricilla dan keputusan Oma yang akan bertanggung jawab. Walau mama Mesya tidak sepenuhnya percaya atau masih meragukan semuanya. Tapi aku sudah benar-benar lega dengan kemajuan yang banyak," ucap Kayra dengan bernapas lega.


"Kamu benar. Sekarang tinggal Lia. Ini anak mau apa tidak mengakui perbuatannya. Walau sudah bukti anak itu sangat keras kepala dan bisa-bisa tidak mengakui perbuatannya dan bisa saja nanti akan membuat kegaduhan dan akhirnya Cika tidak akan dapat donor," ucap Davin yang masih belum bisa tenang.


"Tapi aku sangat berharap. Jika Lian akan bertanggung jawab dan semoga hati nuraninya keluar untuk anak yang tidak berdosa," sahut Kayra dengan harapannya. Davin menganggukkan kepalanya yang juga berharap yang sama.


********


Sementara Mesya berada di dalam kamar bersama dengan Zoy dan juga Giselle yang mana wajah Mesya yang penuh dengan Amara dengan wajah frustasi yang sudah tidak bisa di katakan lagi seperti apa dengan kepala yang pasti sangat sakit.


"Lian kamu benar-benar tidak pernah berhenti mencari masalah. Kenapa kamu selalu menciptakan masalah dengan membuat keonaran," umpat Mesya dengan kesalnya kepada Lian.


"Mah belum tentu juga semua ini benar. Pricilla lagi-lagi pasti hanya menciptakan drama," sahut Giselle.


"Giselle sudahlah kamu jangan menjadi provokator lagi. Sudah sangat jelas apa yang terjadi di mana kak Lian nyata dalam tindakannya dan anak yang bernama Cika itu. Aku juga sangat tau kondisinya dan ini bukan drama-drama ana lagi," sahut Zoy.


"Tapi kak, wanita itu kan...."


"Sudah stop kamu bisa tidak jangan membuat masalah semakin banyak dengan cara kamu mencuci otak mama," tegas Zoy.


"Apa sih kak, siapa juga yang mencuci otak mama. Kakak itu benar-benar aneh," sahut Giselle dengan sewot.

__ADS_1


"Sudah-sudah kalian ini kenapa jadi ribut sih, mama itu lagi pusing. Jadi jangan membuat suasana menjadi pusing. Kalian benar-benar nggak bisa di kasih tau," ucap Mesya dengan kesalnya.


Bersambung


__ADS_2