Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 147 Amukan.


__ADS_3

" Bagaimana enak tidak masakanku?" tanya Kayra yang sekarang duduk di sebelah Davin. Walau terjadi perang di dapur. Tetapi masakan Kayra akhirnya selesai juga.


" Davin jawablah. Kenapa diam saja?" tanya Kayra dengan kesalnya yang mana Davin hanya mengunyah makanan itu dengan eksperesi datar. Bahkan Davin sudah menyendokkan berkali-kali. Namun tidak ada respon atau komentar apa-apa sama sekali.


" Davin! pekik Kayra dengan kesal.


Davin menoleh ke arah Kayra dan menatap Kayra intens. Wajah kesal Kayra yang di tunjukkannya pada Davin, " Masakan kamu sangat enak," ucap Davin dengan tersenyum.


" Sungguh?" tanya Kayra tidak percaya.


" Sungguh Kayra. Aku tidak tau kalau kamu bisa memasak seenak ini. Bagaimana kalau kamu jangan bekerja di Perusahaan saja. Bagiamana kalau kamu bekerja menjadi chef saja," ucap Davin dengan tersenyum.


" Issss, kau mengejekku," sahut Kayra kesal dengan bibirnya kerucut.


" Siapa yang mengejekmu. Apa yang aku katakan benar. Kamu itu pintar memasak. Jadi cocok untuk kerja di Restaurant. Bukan di Perusahaanku," lanjut Davin.


" Terserah," sahut Kayra semakin kesal.


" Sudah jangan ngambek, kamu juga makan," ucap Davin yang langsung menyodorkan makanan untuk Kayra dan Kayra langsung membuka mulutnya dengan tersenyum.


" Memang enak," ucap Kayra dengan tersenyum. Davin juga tersenyum dengan menatap Kayra intens di mana memang wajah mereka yang saling berdekatan dan mata Davin fokus pada bibir Kayra yang bergerak-gerak dan perlahan Davin memajukan wajahnya untuk meraih bibir itu.


" Ehemm!" tiba-tiba terdengar suara deheman membuat Davin tidak jadi melakukannya.


" Papa!" lirih Davin yang jadi salah tingkah dan Kayra pun sama lebih gugup lagi.


" Kenapa tidak makan di kamar saja. Jadi bisa berlanjut," ucap Altarik dengan menuang air putih ke dalam gelas.


" Apa sih nggak jelas," ucap Davin sewot.


" Papa juga pernah muda," sahut Altarik dengan mengedipkan satu matanya pada Davin yang terlihat mengejek Davin. Davin hanya mendengus kesal.


" Lanjutkan saja kalau mau di lanjutkan," ucap Altarik tersenyum dan langsung pergi.

__ADS_1


Davin berdecak kesal dengan godaan papanya. Namun Kayra tersenyum melihat wajah suaminya yang kesal dan terlihat memerah.


" Kenapa kamu senyum-senyum?" tanya Davin degan melihat horor Kayra.


Cup.


Kayra langsung mencium pipi Davin.


" Sangat tampan, kamu sangat tampan, kalau wajahnya memerah seperti ini," ucap Kayra dengan tersenyum.


" Aku sudah selesai memasak dan sekarang mau mandi," ucap Kayra berdiri dari tempat duduknya, " kamu mau ikut tidak!" Kayra dengan beraninya menwarkan Davin dan Kayra langsung pergi.


Davin mendengus mendengar ajakan Kayra.


" Sekarang dia benar-benar semakin berani. Berani menantangku. Kamu pikir kamu bisa lolos," ucap Davin menyunggingkan senyumnya yang langsung berdiri dari tempat duduknya yang pasti untuk menerima tantangan Kayra.


********


Kayra berdiri di depan cermin yang terlihat siap-siap yang menggunakan dress putih selututnya. Rambutnya hanya di gerainya saja. Kayra hanya memoles make-up di wajahnya. Make-up tipis di wajahnya. Hanya dengan make-up tipis wajahnya sudah sangat cantik.


Namun saat Kayra ingin menuruni anak tangga Kayra di kejutkan dengan kedatangan Pricilla yang sedang berbicara dengan Oma. Berdiri berhadapan dengan Oma dan terlihat Oma sedang marah kepada Pricilla.


" Kau berani sekali berbicara seperti itu kepadaku!" sentak Oma dengan suara menekan.


" Oma adalah orang yang paling tua. Oma akan menjadi penjahat jika menghalangi hubunganku dengan Davin," ucap Pricilla yang bicara sambil mengeluarkan air mata.


" Jaga bicaramu Pricilla. Aku tidak pernah menghalangi hubungan kalian berdua. Tetapi kamu seharusnya menyadari jika Davin sudah menikah dan mencintai istrinya," tegas Oma.


" Pernikahan itu palsu. Davin hanya menikahi Kayra hanya demi wasiat. Davin tidak mencintainya. Davin hanya mencintaiku. Jika dia mencintai Kayra. Kenapa ketika sudah menikah dengan Kayra dia masih berhubungan padaku. Dia masih melindungiku dan Oma lihat sendiri apa yang di lakukannya saat di Dubai. Dia melindungiku. Agar suruhan Oma tidak bisa menangkap kebersamaan kami. Itu sudah menjelaskan perasaan Davin kepadaku," ucap Pricilla.


" Cukup Pricilla! aku muak melihatmu. Kau benar-benar sudah melewati batasmu. Berani datang kerumah ini dan bicara dengan kata-kata yang sangat murahan. Aku sudah kehilangan kesabaran kepadamu. Kau itu sebaiknya tidak ada lagi di Perusahaan manapun!" tegas Oma dengan menunjuk tepat di wajah Pricilla yang membuat Pricilla kaget.


" Oma ingin mengeluarkan ku dari Perusahaan hanya demi hubungan dan dan Kayra?" tanya Pricilla menekan suaranya.

__ADS_1


" Davin cucuku dan Kayra cucu menantuku. Bagiku mereka jauh lebih berharga dari pada kau. Jika kau menjadi racun di kehidupan Kayra dan Davin. Maka aku harus memusnahkan racun itu!" tegas Oma dengan kata-kata yang tenang. Namun menyakitkan.


Pricilla mendengarnya tersenyum dengan menahan luka yang parah.


" Oma sangat keterlaluan. Kalian semua keterlaluan!" teriak Pricilla dengan suara menggelegar.


Pricilla tiba-tiba melihat ke arah tangga dan mendapati Kayra ada di sana yang berdiri terdiam.


" Semua ini gara-gara kau Kayra!" teriak Pricilla dengan menatap Kayra penuh dengan kebencian.


" Kau jangan menyalahkannya Pricilla," sahut Oma.


" Oma telah membela wanita yang salah. Dia menghancurkan hubungan ku dan aku tidak akan membiarkan hal itu!" teriak Pricilla yang langsung menaiki anak tangga yang membuat Oma kaget.


" Pricilla apa yang mau kau lakukan!" teriak Oma panik dengan Pricilla yang menghampiri Kayra dan Kayra juga kaget dengan Pricilla yang kesetanan.


Plakkk.


Tiba di depan Kayra Pricilla langsung menampar Kayra dengan kuat yang membuat Kayra shock dengan wajahnya miring kesamping dan tangannya yang memegang pipinya.


" Pricilla!" teriak Oma dengan terkejutnya dan sangat kebetulan Davin datang dan melihat dari bawah di mana Pricilla menampar Kayra.


" Pricilla!" ucap Davin menekan suaranya dengan tangannya yang terkepal.


" Wanita kurang ajar. Kau sudah merusak hubunganku dan Davin. Kau itu hanya wanita yang di nikahi secara kontrak hanya untuk memenuhi keinginan Davin. Namun kau begitu serakahnya yang ingin memiliki Davin seutuhnya. Kau itu wanita serakah!" maki Pricilla dengan suaranya yang menggelegar yang menunjuk-nunjuk tepat di wajah Kayra.


Di mana Kayra masih diam dengan memegang pipinya dan air matanya yang keluar.


" Apa kau tidak puas mendapatkan semua yang kau mau hah! Davin sudah memberikan uang banyak kepada keluargamu. Seharusnya kau tidak punya niat untuk memilikinya!" teriak Pricilla yang sekarang memegang ke-2 bahu Kayra dan menggoyang-goyangkannya dengan penuh makian kepada Pricilla.


" Apa kau puas Kayra membuat hidupku menderita. Aku dan Davin saling mencintai dan seharunya kau tau itu. Tetapi kau selalu Tidka mau kalah dan ingin menggantikan posisiku. Wanita sialan!" teriak Pricilla.


" Kurang ajar kau Pricilla," desis Davin sudah di penuhi anak tangga dan langsung menaiki anak tangga untuk melindungi istrinya dari amukan Pricilla.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2