Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 275


__ADS_3

Tingnong-tinnong.


Suara bel rumah terdengar berbunyi.


"Iya sebentar," sahut Giselle yang menuruni anak tangga yang terlihat buru-buru


"Apa tidak ada pelayan apa yang membukakan pintu benar-benar ya, kemana sih semua orang kenapa coba tidak orang sama sekali, Jadi aku yang harus membukan pintu," oceh Giselle yang berjalan menuju pintu yang langsung membuka pintu.


Mulutnya yang komat-kamit langsung terdiam ketika di kagetkan tamu yang datang yang mana tamu itu adalah Aldo. Pria yang di pastikan sangat di sukainya itu sejak pertama kali bertemu.


"Selamat pagi Giselle!" sapa Aldo dengan ramah. Namun Giselle terliahat diam yang seperti biasa jika bertemu dengan Aldo pasti ada acara bengong- bengong nya dan sekarang dia masih sibuk dengan lamunannya.


"Giselle!" sapa Aldo yang akhirnya membuat Giselle sadar dan menggoyangkan kepalanya.


"Eh kak Aldo ternyata, ada apa ya kak?" tanya Giselle dengan gugup.


"Hmmm, saya ingin bertemu dengan Oma dan Tante Mesya, juga Om Altarik," ucap Aldo.


"Oma, mama dan papa sedang keluar, mereka sedang mengecek persiapan pernikahan kak Lian dan Pricilla," jawab Giselle.


"Oh begitu rupanya," sahut Aldo.


"Ya sudah kak Aldo sebaiknya masuk dulu aja, biar Giselle telpon mereka," ucap Giselle dengan mempersilahkan dengan ramah


"Tidak usah Giselle, kebetulan saya hanya mengantarkan ini saja," ucap Aldo yang memberikan bingkisan yang di bawanya saja yang pasti cukup banyak.


"Apa ini kak?" tanya Giselle.


"Ini tradisi keluarga kami jika ada anak perempuan yang ingin menikah. Maka kami wajib memberikan bingkisan dan bingkisan ini untuk keluarga mempelai Pria," jelas Aldo.


"Ya ampun kak Aldo ini sangat merepotkan," ucap Giselle.


"Tidak merepotkan kok. Karena itu sebuah keharusan," jawab Aldo yang apa adanya.


"Kalau begitu terima kasih ya kak Aldo. Nanti saya akan berikan pada mama dan juga yang lainnya," ucap Giselle.


"Baiklah Giselle," sahut Aldo yang mengangguk tersenyum, "ya sudah Giselle kalau begitu saya pamit dulu ya," ucap Aldo pamit.


"Kak Aldo tidak mau mampir dulu," ucap Giselle yang menawarkan Aldo.


"Tidak usah, saya harus buru-buru," ucap Aldo.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu kak," sahut Giselle Aldo mengangguk dan langsung pergi dan Giselle tersenyum lebar yang baru saja bertemu dengan Aldo.


"Ya ampun kak Aldo itu tampan sekali, dia juga sangat baik dan ramah. Tetapi dia sepupu Pricilla. Kenapa harus sepupu Pricilla sih," batin Giselle yang tampaknya menyayangkan jika Aldo adalah sepupu Pricilla. Karena sepupu Pricilla baginya mungkin ada kurangnya atau menyayangkan hal itu mungkin.


*********


Akhirnya hari pernikahan Lian dan Giselle pun tiba pada acaranya. Tidak banyak yang di persiapkan dalam pernikahan itu, semuanya berjalan dengan lancar dari proses ijab kabul sampai detik ini proses resepsi yang di hadiri keluarga besar dan juga kerabat-kerabat beserta rekan-rekan dari ke-2nya.


Pasta yang di adakan juga sangat mewah. Karena memang tidak ada alasan untuk tidak mewah. Karena semua orang tau keluarga Lian keluarga yang super kaya Raya.


Di pelaminan terlihat Pricilla dan Lian yang berdiri bersalaman dengan para tamu. Terlihat Pricilla dan Lian masih sama-sama canggung di atas pelaminan. Mungkin karena permasalahan di antar ke-2nya yang pernah ada dan akhirnya sudah saling menerima dan melanjutkan pada pernikahan mereka.


Kayra dan Davin terlihat juga ikut menikmati pesta pernikahan itu yang mana ke-2nya berdiri melihat pengantin baru yang ada di depan mereka tersebut dengan Davin yang merangkul bahu istrinya


"Mantan kamu cantik ya," ucap Kayra tiba-tiba membuat Davin mengkerutkan dahinya.


"Apa ini maksudnya, kenapa bawa-bawa mantan?" tanya Davin.


"Ya kan memang Pricilla mantan kamu, aku tidak salah dong," ucap Kayra.


"Lalu kenapa tiba-tiba bawa-bawa mantan," sahut Davin.


"Aku hanya mengatakan mantan kamu, cantik kan, itu aja kok," sahut Kayra dengan santainya bicara membuat Davin menyinggung senyumnya.


"Kok pakai sangat?" tanya Kayra yang mulai cemburu.


"Ya memang iya kan dia itu sangat cantik. Lalu apa yang salah," sahut Davin yang sengaja membuat istrinya cemburu.


"Issss kamu ini yah benar-benar menyebalkan," geram Kayra.


"Kenapa marah, bukannya kamu tadi yang memulai," sahut Davin dengan santai. Ya begitulah wanita dia yang memulai mengungkit mantan dan ketika di tanggapi si laki-laki. Dia yang marah dan lihatlah wajah Kayra yang ngambek dengan suaminya.


"Sayang kenapa jadi ngambek sih?" bujuk Davin.


"Kamu itu menyebalkan sekali, sangat memasakkan, bisa-bisanya kamu itu mengatakan wanita lain sangat cantik di depanku," ucap Kayra yang menyalahkan Davin.


"Kan kamu tadi bertanya, aku hanya menjawab saja," sahut Davin.


"Ya tapi nggak usah pakai sangat juga," sahut Kayra yang malah marah-marah.


"Iya-iya deh, kamu yang paling cantik," bujuk Davin dengan mencubit gemas pipi istrinya dari pada istrinya ngamuk nanti yang ada akan semakin brabe.

__ADS_1


"Bohong," sahut Kayra yang tidak percaya.


"Benar sayang kamu itu yang paling cantik," puji Davin lagi yang berusaha membujuk istrinya.


"Kayra!" tiba-tiba Anggi yang datang bersama Maya untuk menghadiri pernikahan Lian dan Pricilla.


"Maya, Anggi," sapa Kayra.


"Pak, Davin," sapa Maya dan Anggi menundukkan kepala mereka menyapa atasan mereka. Davin hanya tersenyum membalas sapaan itu.


"Kalian baru datang?" tanya Kayra.


"Iya benar soalnya tadi macet, untung aja acaranya belum selesai," jawab Anggi.


"Lagian ini baru jam berapa. Jadi mana mungkin sudah selesai," jawab Kayra.


"Iya sih, oh ya sudah kita mau kasih ucapan selamat dulu ya untuk pengantinnya," ucap Maya.


"Ya sudah selesai itu, kalian nikmati ya pestanya dan makanannya," ucap Kayra.


"Kalau itu jangan di suruh," sahut Anggi yang mana dia sama-sama tersenyum dan langsung pergi bersama dengan Maya keras pelaminan untuk memberikan ucapan selamat.


"Kamu tidak marah lagi?" tanya Davin. Kayra dengan cueknya hanya mengangkat ke-2 bahunya membuat Davin merangkul erat istrinya itu.


"Jangan marah istriku cantik, bagiku kamu yang paling cantik di dunia ini," ucap Davin dengan apa adanya yang membuat Kayra tersenyum yang kalau sudah di puji adalah kebahagiannya.


Lain dengan Kayra dan Davin. Sementara Brian dan Cika di mana mereka berdua duduk bersebelahan dengan melihat ke arah pelaminan.


"Sekarang kita sama Cika mama dan papa kita sudah sama-sama menikah dan tinggal 1 rumah," ucap Brian.


"Iya Brian kamu benar dan aku sangat bahagia," sahut Cika.


"Aku juga bahagia," sahut Brian yang tertawa saling melihat dengan Cika.


"Cika Brian lihat Camera," sahut Dion yang tiba-tiba datang memotret dan Cika dan Brian langsung berpose dengan 2 hari dan sama- tersenyum.


...Jangan lupa mampir ke Novel terbaru aku ya....


...Mantan? tapi Nikah Yuk. Di tunggu like koment dan vote sebanyak-banyaknya....


__ADS_1


Bersambung


__ADS_2