
"Pricilla jawablah Kayra. Hasil tes siapa yang kau pegang?" tanya Zoy.
"Apa maksud kalian menuduhku berbohong. Ini jelas-jelas hasilnya positif dan kita semua melihat Dokter itu memberikan kepada Davin dan di buka di sini dan Kayra sendiri. Tidak tau apa yang di lakukannya. Kenapa dia mendapatkan hasil tes DNA tersebut. Tetapi seperti yang di katakannya. Jika dia adalah seorang Dokter. Jadi pasti dia memanipulasi hasil yang di pegangnya," ucap Pricilla yang membuat Kayra mendengus tersenyum.
"Kau jangan bicara sembarangan. Pasti kaulah yang memanipulasi hasil tes tersebut," sahut Silvia.
"Kalian itu jelas memihak pada Kayra. Tetapi pada intinya hasil tes ini adalah yang benar. Jika Cika anak dari Davin," tegas Pricilla.
"Kau mengulangi kata yang sama. Aku sudah menegaskan. Jika Cika bukan anakku," sahut Davin yang membantah terus.
"Sudah hentikan semuanya. Kita akan melakukan tes lagi untuk membenarkan semuanya," sahut Aris yang mengambil tindakan. Pricilla mendengarnya kaget.
"Baiklah aku setuju," sahut Davin yang tidak takut sama sekali.
"Untuk apa melakukannya lagi," sahut Pricilla yang tampaknya tidak setuju.
"Kenapa kau takut. Hasilnya berubah," sahut Zoy.
"Tidak aku tidak takut. Hanya saja aku kasihani pada Cika yang berkali-kali melakukan tes DNA," sahut Pricilla.
"Itu semua kesalahan mu. Karena kamu yang membuat Cika berharap terlalu banyak," sahut Silvia.
"Jangan membuang waktu Pricilla. Kita lakukan tes DNA ulang dan jika kamu jika tidak setuju maka kami akan mempercayai hasil di pegang Kayra dan aku yakin Davin juga setuju itu," sahut Haykal.
"Iya aku setuju. Karena memang Cika bukan anakku," sahut Davin.
"Bagaimanapun Pricilla. Semuanya sekarang ada di tangan kamu," sahut Zoy.
"Baiklah siapa takut," sahut Pricilla yang berusahalah untuk tenang dengan menerima tantangan itu untuk melakukan hasil tes DNA kembali.
"Kurang ajar kau Kayra. Aku tidak menyangka semuanya akan begini," batin Pricilla yang terlihat sangat panik.
********
__ADS_1
Akhirnya hasil tes DNA itu di lakukan kembali untuk membuktikan kebenarannya dan kali ini tidak perlu menunggu lama-lama. Mereka menunggu di luar. Karena memang hasilnya keluar langsung dan tidak ada kesempatan untuk melakukan kejurangan yang seperti di curigai.
Sampai akhirnya menunggu Dokter pun kembali keluar dengan membawakan hasil tes DNA tersebut.
"Bagaimana Dokter hasilnya?" tanya Davin dengan wajahnya penuh ketegangan.
"Baiklah saya akan buka," sahut Dokter. Yang lain mengangguk dan Dokter tersebut langsung membuka hasilnya dengan perlahan.
"Sial aku benar-benar lengah sampai Kayra ternyata bertindak. Aku pikir dia akan simpatik dengan Cika. Karena Cika sakit. Namun di luar dugaan ku tanpa sepengetahuanku diam-diam dia melakukan tes DNA pada Cika," batin Pricilla dengan wajahnya yang penuh kepanikan.
"Hasil tes DNA saudari Cika dan pak Davin, negatif," sahut Dokter.
Davin dan langsung menghela napasnya yang benar-benar lega. Kayra juga terlihat menghela napasnya, begitu juga dengan yang lainnya yang pasti sangat bahagia dengan hasilnya. Namun Pricilla hanya bisa menunjukkan wajah kesal. Namun pasti panik dengan kebohongan yang di ciptakan nya yang tidak bertahan lama.
"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu," ucap Dokter itu pamit
"Terima kasih Dokter," sahut Aris.
Davin mengusap wajahnya dengan ke-2 tangannya dan kembali menghela napasnya. Lalu berhadapan dengan Pricilla dengan menatap tajam Pricilla.
"Apa yang kau katakan Davin. Aku tidak menciptakan drama apa-apa. Memang aku dokter apa hah! Dokter yang memberikan hasilnya dan kalau salah apa itu salahku," sahut Pricilla yang masih mencari pembelaan.
"Lalu kenapa mengatakan Cika anak Davin. Itu dramanya," sahut Silvia dengan kesal. Pricilla sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi yang terjebak sendiri dalam permainannya.
"Keterlaluan kamu Pricilla. Kau harus bertanggung jawab dengan perbuatanmu," ucap Davin.
"Apa yang ingin kau lakukan hah! hasilnya tesnya aku tidak tau menau dan kau atau kian semua tidak bisa melakukan apa-apa," sahut Pricilla.
"Pihak rumah sakit akan membawa masalah ini pada hukum," sahut Kayra yang mengejutkan Pricilla.
"Apa maksudmu? apa salahku?" tanya Pricilla dengan panik.
"Karena kamu berani masuk keruang Dokter dan mengganti hasil tes DNA tersebut," jawab Kayra.
__ADS_1
Mata Pricilla melotot mendengarnya yang benar-benar sangat terkejut dengan kata-kata Kayra.
"Kau jangan mengarang cerita Kayra. Kau tidak punya bukti sama sekali," tegas Pricilla.
"Kayra bicara berdasarkan bukti. Dan buktinya ada," sahut Dion yang baru mengeluarkan suaranya.
" Apa maksud mu?" tanya Pricilla.
"Kami tertangkap rekaman Cctv dan semua sudah membuktikan bahwa kamu melakukan tindakan ilegal dan kami sudah melaporkan masalah ini pada polisi," jawab Dion.
Pricilla benar-benar terkejut mendengarnya yang berharap jika dia salah dengar. Bola matanya yang melotot itu bahkan sampai ingin keluar.
"Tidak, itu tidak mungkin," sahut Pricilla membantah.
"Apa lagi yang tidak mungkin. Bukti sudah ada," sahut Zoy.
"Tidak mungkin semua itu!" Pricilla tetap membantah.
"Pricilla, sebenarnya aku sudah tau apa yang kamu lakukan. Aku hanya diam dan melihatmu bertindak sejauh mana lagi. Tanpa tes ulangpun sudah menjelaskan jika Cika bukan anak Davin. Karena aku dan Dion punya bukti yang kuat. Namun kami hanya mengikuti permainan mu saja," ucap Kayra dengan santai.
Tidak di duga-duga Kayra yang diam yang seolah-olah menaruh simpatik besar pada Cika dan terus tidak mempercayai Davin. Ternyata di belakang Davin dia mencari kebenarannya sendiri dan di bantu dengan Dion.
"Kau itu wanita licik Pricilla. Jadi aku juga harus hati-hati jika ingin bertindak kepadamu dan semua sudah terbukti jelas. Cika bukan anak Davin dan kau harus mempertanggung jawabkan perbuatan mu dan juga sekalian kau harus membayar perbuatan mu dulu kepadaku. Jika dulu aku diam saja. Maka tidak sekarang. Aku sudah melupakan perbuatan mu. Tetapi kau sendiri yang datang dengan mengingatkan ku. Jadi terima sendiri resikonya," ucap Kayra dengan menatap tajam Pricilla yang mana Pricilla tampak ketakutan dengan berkeringat dingin.
Sepanjang Kayra berbicara Davin hanya melihatnya dengan Davin yang tersenyum penuh arti. Dia mungkin sangat bahagia dengan tindakan Kayra yang tidak di duganya.
"Aku tidak percaya Kayra kau ternyata telah bertindak," batin Davin yang tersenyum pada Kayra.
"Pricilla sekarang semuanya dan sekarang kau harus bersiap-siap dengan semua tanggung jawabmu," sahut Silvia.
"Argggg, brengsek kalian semua. Kalian telah menjebakku," umpat Pricilla dengan emosi dan langsung pergi dari tempat itu dengan menatap tajam Kayra.
"Polisi pasti akan menjemputmu," teriak Zoy.
__ADS_1
Bersambung