
Pernikahan.
Hari yang di tunggu-tunggu. Tidak ada yang harus di undur atau di tunda-tunda untuk pernikahan Davin dan juga Kayra. Di mana hari yang di tunggu-tunggu yang akan di langsungkan kan pernikahan ulang itu yang di awali dengan penuh dengan cinta. Karena ini awal dari segalanya yang ke-2nya akan memulai kehidupan yang baru.
Pernikahan sendiri juga tidak di adakan terlalu mewah atau pesta besar. Hanya keluarga inti saja yang hadir untuk pelaksanaan ijab kabul. Karena awalnya Kayra dan Davin juga menikah dengan kemewahan dan itu sudah cukup dan yang terpenting sekarang bagi Kayra dan Davin adalah kesakralan untuk pernikahan mereka.
Hanya ada Aris, Haykal Silvia, Altarik, Oma Elishabet, Mesya, Zoy, Giselle, Dion dan pasti Reyhan dan teman Kayra Indri untuk teman-teman Kayra di rumah sakit tidak di undang karena tidak perlu juga ada yang tau pernikahan ulang mereka karena orang-orang juga tau kalau mereka sudah menikah.
Kayra tampil cantik dengan dress putih dengan lengan pendek yang panjang dress sampai kebawah. Di mana Kayra sekarang sedang di gandeng putranya untuk menuju papanya yang tampan yang menggunakan stelan jas putih yang terlihat sangat tampan yang gagah tersenyum menyambut wanita cantik yang merupakan istri dari anaknya tersebut.
Sampai akhirnya tiba Kayra dan Brian sudah berada di hadapan Davin.
"Ini papa calon istri papa, ibu cantik Brian" ucap Brian dengan bicaranya yang tidak pernah tidak menggemaskan yang menyerahkan sang mama kepada papanya.
"Terima kasih Brian," sahut Davin menjulurkan tangannya untuk di sambut Kayra dan Kayra pun menyambut uluran tangan itu berpindah berdiri di samping Davin.
"Brian serahkan mama pada papa dan papa harus menjaga mama dengan baik," ucap Brian yang membuat Kayra tersenyum mendengarnya.
"Baik sayang. Papa pasti akan menuruti apa kata Brian," sahut Davin dengan tersenyum.
"Brian percaya itu," sahut Brian.
"Sudah-sudah sekarang kita mulai mulai saja ijab kabulnya," ucap Altarik.
"Baik pah," sahut Davin. Davin dan Kayra tersenyum dan saling melihat dan mereka langsung berjalan menuju tempat ijab kabul untuk melangsungkan proses yang di tunggu-tunggunya.
Kayra dan Davin duduk dengan bersebelahan di depan penghulu dan Zoy langsung memberi selendang di atas kepala ke-2 orang tersebut.
__ADS_1
Penghulu langsung menjulurkan tangannya dan langsung di sambut oleh Davin yang mana proses ijab kabul akan di laksanakan.
"Saya nikahkan Davin Altarik Ardiansyah dengan Kayra Anatasya Devi dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas di bayar tunai," ucap penghulu dengan 1 kali tarikan napas.
"Saya terima nikahnya Kayra Anatasya Devi dengan mas kawin tersebut di bayar tunai," sahut Davin yang menjawab dengan 1 kali tarikan napas.
"Bagaimana saksi sah," sahut penghulu.
"Sah," sahut semuanya dengan serentak
"Alhamdulillah," sahut penghulu yang langsung memimpin doa dan Davin dan Kayra saling melihat dengan mereka yang sama-sama tersenyum.
"Ya Allah terima kasih sudah buat mama dan papa Brian jadi hidup bersama. Terima kasih ya Allah, Brian janji akan ikut juga jagain mama dan papa," batin Davin dengan tersenyum penuh dengan kebahagiaan yang akhirnya melihat ke-2 orang tuanya bersanding.
"Papa sangat bangga dengan kamu Kayra dengan kemurahan hati kamu dan menjauhkan ego kamu. Kamu bisa menerima Davin kembali dan sekarang Davin hidup bersama kamu kembali. Papa sangat bangga Kayra dengan kamu," batin Aris yang juga pasti sangat bahagia dengan pernikahan putrinya itu.
Tidak ada acara lain selain proses ijab kabul yang menyatukan 2 orang itu kembali dalam status suami istri yang sah pada akhirnya. Setelah proses ijab kabul hanya ada makan bersama. Karena di acara itu hanya ada keluarga inti Kayra dan keluarga inti Davin dan tidak ada keluarga yang lain lagi.
Davin dan Kayra juga sudah berada di dalam kamar dengan Kayra yang berdiri di depan cermin yang menyisir rambutnya yang menggunakan piyama berwarna silver. Tiba-tiba sebuah pelukan datang dari belakanganya yang Kayra langsung melihat ke depan cermin yang tak lain pelukan itu dari siapa lagi jika bukan dari sang suami.
Kayra tersenyum dengan mendapatkan pelukan erat itu dengan wajah Davin yang menempel pada pipi Kayra, "aku mencintaimu," bisik Davin di telinga Kayra yang membuat Kayra tersenyum dan langsung berbalik badan dan Davin langsung memeluk pinggang Kayra untuk lebih mendekat lagi pada dirinya.
"Mencintai?" tanya Kayra dengan ingin memastikan.
"Iya aku mencintaimu. Bagaimana dengan dirimu apa mencintaiku?" tanya Davin. Kayra tersenyum yang sepertinya tidak ingin mengatakan apa-apa.
Davin yang menunggu jawaban itu memegang dagu Kayra dengan mensejajarkankan pada wajahnya untuk melihat lebih kelas lebih dekat wajah istrinya itu.
__ADS_1
"Katakan apa kau mencintaiku?" tanya Davin dengan ke-2 alisnya yang terangkat. Kayra masih dia sampai Davin mencium bibirnya membuat Kayra kaget dan spontan memukul Davin saat kecupan itu terlepas.
"Davin kamu ya," geram Kayra dengan kesalnya.
"Makanya kalau di tanya jangan diam saja," ucap Davin.
"Tapi kamu tidak perlu langsung main cium-cium aja," ucap Kayra.
"Kenapa memangnya kalau main cium-cium aja. Kita kak sudah menikah jadi sangat wajar kalau kita saling berciuman dan bahkan melakukan hal yang lebih ya seperti malam pertama gitu," ucap Davin yang membuat Kayra melotot kepadanya.
"Kamu ini. Apa-apaan malam pertama," sahut Kayra dengan wajah kesalnya.
"Oh jadi ceritanya sekarang tidak mau malam pertanyaan ku," ucap Davin.
"Kenapa sih harus bahas itu?" tanya Kayra.
"Ya baiklah kalau begitu katakan apa kamu mencintai ku apa tidak karena tadi aku belum mendapatkan jawabannya," ucap Davin.
Kayra menghela napasnya perlahan kedepan dan mengalungkan tangannya padan leher Davin, "apa itu sekarang perlu kita lakukan?" tanya Kayra.
"Sangat perlu. Aku sangat merindukanmu dan saat aku ingin melakukan itu bukannya kamu meminta syrat untuk aku menikahi mu. Jadi sekarang ini saatnya aku untuk kembali memilikimu," ucap Davin.
"Ohhhh, begitu," sahut Kayra yang hanya mengangguk-angguk saja membuat Davin menautkan ke-2 alisnya yang mendengar respon Kayra yang sangat singkat.
"Hanya oh-oh saja," Davin yang kesal langsung menggendong Kayra ala bridal style.
"Davin apa yang kamu lakukan turunkan aku Davin. Davin kamu benar-benar ya," Kayra hanya bisa memberontak saat Davin membawanya ke atas ranjang. Kayra memang tidak bisa melakukan apa-apa lagi.
__ADS_1
Bersambung