
"Lalu bagaimana jika hasilnya positif?" sahut Kayra.
"Tidak akan mungkin positif. Karena Cika bukan anakku," jawab Davin dengan percaya diri.
"Ya tapi jika hasilnya positif. Maka kau juga harus bertanggung jawab pada anak itu," ucap Kayra.
"Terserah apa yang kau pikirkan Kayra. Tetapi aku terus menegaskan kepadamu. Jika Cika memang bukan anakku dan aku hanya ingin kau menepati janji mu," ucap Davin.
Kayra tidak menjawab lagi dan saling melihat dengan Kayra dengan tatapan mata mereka yang sangat tajam.
"Aku juga berharap Davin hasil tes DNA itu negatif," batin Kayra yang dari hatinya paling dalam sebenarnya sangat takut menghadapi hari esok yang mana mungkin nasib putranya juga ada di tangannya.
"Aku pastikan besok Hasim tesnya akan positif dan aku hanya akan bertanggung jawab padamu dan juga Brian," ucap Davin dengan yakin yang masih saling menatap dengan Kayra.
Di sisi lain Brian yang bermain-main melihat kearah ke-2 orang tuanya yang saling melihat.
"Ya Allah Brian hanya ingin mama dan papa benar-benar baikan. Brian sengaja tidak mau dekat-dekat dengan mereka. Supaya mama dan papa baikan. Walau sebenarnya Brian kangen di peluk sama mama dan papa," batin Brian yang harus menahan dirinya dan terus bersandiwara marah demi ke-2 orang tuanya.
"Brian kenapa?" tanya Zoy yang melihat Brian tampak sedih dengan melihat ke arah ke-2 orang tuanya.
"Tante apa ada harapan untuk mama dan papa akan baikan?" tanya Brian.
"Kenapa mengatakan seperti itu. Jelas masih banyak harapan. Brian tidak boleh menyerah, mama dan papa Brian akan baikan secepatnya," ucap Zoy yang menjadi bestie Brian untuk mempersatukan ke-2 orang tuanya.
"Baiklah Brian akan semangat terus," sahut Brian.
"Begitu dong," sahut Zoy mengacak-acak rambut Brian, "ayo kita main lagi," ajak Zoy. Brian mengangguk dan melanjutkan bermain-main bersama Zoy dan juga yang lainnya.
********
Rumah sakit.
Ini adalah hari yang sangat menegangkan di mana hasil tes DNA Cika akan keluar. Bukan hanya ada Pricilla dan Davin di depan ruangan Dokter yang akan memberikan hasil tes DNA tersebut.
Namun ada juga Aris, Silvia, Haykal, Zoy dan Dion yang ingin menjadi saksi kebenaran yang sebenar-benarnya.
__ADS_1
Mereka masih menunggu Dokter yang pasti dengan wajah yang penuh dengan ketegangan.
"Semoga saja hasil tes DNA negatif," batin Zoy yang pasti berharap banyak untuk kakaknya itu karena itu menyangkut hubungan Davin dan Kayra selanjutnya.
Tidak lama akhirnya Dokter keluar dari ruangan itu.
"Bagaimana Dokter hasilnya?" tanya Davin yang langsung menghampiri Dokter yang sudah tidak sabaran dengan hasilnya.
"Ini pak Davin hasilnya," sahut Dokter tersebut yang memberikan amplop putih pada Davin. Dengan gemetar tangan Davin mengambilnya. Walau sangat yakin hasilnya negatif. Tetapi Davin tetap saja dek-dekan.
"Baiklah kalau begitu, saya permisi dulu," ucap Dokter langsung pamit.
"Terima kasih Dokter," sahut Aris DNA Dokter tersebut pun langsung pergi yang menyisahkan yang lainnya yang masih ada di sana.
"Baiklah kita akan buka hasilnya dan ini akan menuntun semua kebohongan kamu," ucap Davin menatap sinis Pricilla.
"Terserah kamu mau bilang aku bohong atau tidak. Tetapi dengan kamu melakukan tes DNA kamu hanya mempermalukan diri kamu saja di depan keluarga Kayra yang mana kamu menunjukkan kebejatan mu yang menelantarkan Cika," ucap Pricilla.
"Sudahlah Pricilla kau jangan bicara panjang lebar lagi. Kita tidak punya waktu untuk mendengar keluhanmu. Jadi biarkan hasil tes DNA nya yang menjawab semuanya," sahut Silvia dengan kesal.
"Sudah-sudah jangan ada yang di ributkan lagi. Davin bukalah hasilnya," sahut Aris.
"Sini biar aku yang buka," sahut Haykal. Davin langsung memberikannya lada Haykal.
Haykal menarik napasnya dan membuangnya perlahan kedepan dengan perlahan membuka amplop putih itu yang membuat semua orang begitu tegang termasuk Davin pastinya.
Saat amplop itu terbuka Haykal langsung membacanya dan raut wajah yang ditunjukkan Haykal sangat sulit di tebak yang membuat orang-orang penasaran dengan hasilnya.
"Bagaimana hasilnya?" tanya Silvia yang tidak sabaran.
"Cocok," sahut Haykal yang membuat semua orang terkejut. Termasuk Davin dengan matanya yang melotot. Karena merasa tidak mungkin hasilnya cocok. Pricilla tersenyum dengan melihat hasil tes DNA itu.
"Apa yang kau katakan Haykal," sahut Davin yang tampak tidak terima.
"Hasilnya positif Davin," sahut Haykal yang membenarkan sekali lagi.
__ADS_1
"Tidak mungkin," sahut Davin yang menarik kertas itu dari Haykal dan membaca sendiri. Wajah terkejut Davin saat membacanya sudah menjelaskan bagaimana hasilnya yang membuat Aris pasrah dengan helaan napas dan mengusap wajahnya dengan ke-2 tangannya yang tidak tau harus mengatakan apa.
"Ini tidak mungkin!" bantah Davin.
"Kau masih mau mengelak. Aku sudah mengatakan apa yang kau lakukan hanya membuatmu mempermalukan diri mu sendiri dan lihat kenyataannya. Jika Cika adalah anak kita berdua," ucap Pricilla.
"Cukup Pricilla kau jangan mengarang cerita," bentak Davin yang tidak terima dengan tuduhan itu.
"Sudahlah Davin. Kau itu benar-benar keterlaluan. Hasilnya sudah menjelaskan dan kau tidak bisa mengelak lagi. Aku tadinya masih berharap banyak padamu. Tetapi dengan semua ini. Semuanya sia-sia, kau menghancurkan sendiri dan kau akan melukai perasaan Brian," sahut Silvia marah-marah yang begitu kesal dengan Davin.
"Silvia aku tegaskan Cika bukan anakku dan ini pasti ada kesalahan," sahut Davin menegaskan.
"Kau mau mengelak apa lagi Davin, di depan semua orang hasilnya positif," ucap Pricilla menegaskan.
"Lalu kenapa hasil yang ada di tanganku negatif," tiba-tiba terdengar suara yang tidak asing yang membuat semua orang melihat ke arah suara itu yang ternyata adalah Kayra yang berdiri dengan memegang amplop putih.
"Kayra!" lirih Davin.
Kayra menghela napasnya dan menghampiri Davin dan yang lainnya dan langsung berdiri di hadapan Pricilla.
"2 hasil yang berbeda, di tangan mu positif dan apa yang aku pegang negatif," ucap Kayra.
"Apa maksud mu?" tanya Pricilla.
"Aku seorang Dokter dan sebelum Davin melakukan tes DNA aku sudah melakukannya terlebih dahulu dan bahkan aku menunggu hasilnya sendiri sampai hasilnya keluar hari ini. Namun sangat aneh jika hasilnya berbeda," ucap Kayra yang ternyata diam-diam juga bertindak.
Zoy, Dion, Aris, Haykal serentak menghela napas dengan kata-kata Kayra. Yang pasti apa yang di katakan Kayra sudah pasti benar.
"Jadi maksud kamu Kayra. Kamu juga melakukan tes DNA," sahut Silvia yang memastikan.
"Iya benar dan hasilnya negatif. Jika Cika bukan anak Davin dan yang kamu pegang hasil tes DNA siapa," sahut Kayra yang menatap Pricilla dengan tajam.
Pricilla terlihat sangat panik saat mendengar kata-kata Kayra. Bahkan Pricilla mengepal ke-2 tangannya.
Bersambung
__ADS_1