Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 134 Insiden.


__ADS_3

Pecahan itu begitu kuat yang mengagetkan semua orang. Termasuk Kayra dan juga Pricilla. Yang mana Pricilla dengan wajahnya yang begitu terkejut dan langsung melihat ke belakang.


" Lancang sekali kau membuat pertunjukan murahan di Perusahaan ini!" tiba-tiba terdengar suara wanita yang sangat tegas membuat Pricilla melihat ke belakang dan juga Kayra menoleh kebelakang yang ternyata adalah Zoy.


" Zoy!" lirih Pricilla.


" Kau membuat hal murahan ini terjadi. Apa kau tidak malu melakukan semua ini!" teriak Zoy. Pricilla diam dengan menelan salivanya.


" Kau pamer sekali sebagai mantan kekasih dari kak Davin. Apa kau tidak berkaca dengan dirimu yang sudah dengan bangganya mengakui dirimu sebagai mantan kekasih kak Davin sampai rasa malu hilang di wajahmu yang dengan bangganya menunjukkan pertunjukan murahan itu,"


" Kau sekalian tidak memperlihatkan bagaimana keluargamu dengan liciknya Memanfaatkan Perusahaan kami dan Perusahaan mengalami kerugian besar karena korupsi yang kalian lakukan!" teriak Zoy.


Mendengar kata-kata Zoy para karyawan mulai menggunjing bisik-bisik. Pricilla melihat ke sekelilingnya yang mana sekarang dia jadi bahan pergosipan karena aib keluarganya yang di bongkar Zoy.


" Kau bangga juga dengan hal itu. Kau tidak mengatakan kepada mereka. Bagaimana keluarga Altarik tidak pernah menginginkan mu sebagaian dari hidup kak Davin. Kau seharusnya sadar Pricilla. Hanya di bagian mana dirimu di letakkan. Kau itu sangat tidak pantas menampilkan hal seperti itu!" teriak Zoy.


" Pricilla bukan hanya kau mantan kekasih Kaka Davin. Bukan hanya kau yang di katakan kata-kata seperti itu. Jadi jangan bangga dirimu Pricilla. Kau seharusnya malu dengan wanita di sampingmu yang sudah menjadi istrinya. Apa dia juga harus menunjukkan semua yang di berikan suaminya kepadamu. Agar kau bisa diam!" tegas Zoy.


" Kurang ajar kamu Zoy, kau mempermalukan ku di depan semua orang. Kenapa semua rencanaku berantakan," batin Pricilla yang hanya bisa mengepal tangannya dengan kuat yang menahan kemarahan. Karena tidak mungkin dia melawan Zoy.


" Kalian semua yang ada di sini. Sekarang bubar. Kalian semua dengarkan baik-baik kata-kata ku. Jangan sekali-kali aku melihat kalian semua seperti ini yang meninggalkan pekerjaan untuk melihat hal murahan seperti ini. Jika kalian melakukannya lagi. Aku tidak akan segan-segan memecat kalian semua!" tegas Zoy penuh penegasan dan penekanan.


" Bubar!" teriak Zoy. Yang lainnya pun akhirnya bubar dengan cepat karena takut pada Zoy.


" Dan kau!" tunjuk Zoy pada Pricilla, " kau bersihkan semua itu. Kau yang membuatnya dan kau juga yang harus membersihkannya!" tegas Zoy.


Pricilla merasa tidak mungkin melakukan hal itu. Masa iya dia mengerjakan pekerjaan sebagai seorang OB.

__ADS_1


" Ayo Kayra!" Zoy meraih tangan Kayra. Yang mana sejak tadi Kayra hanya diam saja.


" Awas kalau kau tidak membersihkannya!" ucap Zoy menekankan pada Pricilla. Lalu membawa Kayra pergi.


" Sial!" umpat Pricilla, " kenapa semuanya berantakan seperti ini. Aku sengaja melakukan. Karena Davin sedang di Luar Negri. Namun apa yang terjadi semuanya berantakan. Karena ulah Zoy yang sok baik. Semuanya berantakan!" umpat Pricilla dengan penuh kekesalan dengan rencananya yang berantakan.


" Sekarang aku harus berprofesi sebagai Ob untuk membersihkan semua ini. Argggghhh Sial!" umpat Pricilla yang termakan senjata sendiri. Niat ingin membuat Kayra kesal, marah dan cemburu. Namun ternyata dia yang jadi bahan perbincangan dan sekarang orang-oranga tau bagaimana keluarganya.


*********


Sekarang Kayra duduk di sofa di ruangan Davin.


" Minumlah!" Zoy memberikan Kayra air mineral. Namun Kayra sangat ragu untuk mengambilnya.


" Aku tidak menaruh apa-apa di minumanmu. Aku tau kau tidak mempercayaiku dan pasti takut aku melakukan sesuatu. Tetapi aku tidak membuat apa-apa. Jadi jangan khawatir," ucap Zoy yang tau Kayra tidak mempercayainya begitu saja.


" Makasih!" ucap Kayra yang langsung meneguknya.


" Kau baik-baik saja kan?" tanya Zoy. Kayra mengangguk.


" Aku rasa tidak perlu kaget dengan hubungan masa lalunya dan juga kak Davin. Bukannya seseorang hidup dalam dunia ini mempunyai masa lalu. Hanya mantan dan mungkin kau juga punya mantan. Yang pada intinya kau dan kak Davin sudah menikah dan semua itu terjadi bukan dalam pernikahan kalian," ucap Zoy memberikan Kayra pengertian.


" Iya aku mengerti," sahut Kayra. Padahal perasaannya tidak tenang sama sekali. Perasannya masih gundah dengan perbuatan Zoy.


" Sebaiknya kamu istirahat saja di sini. Aku permisi dulu!" ucap Zoy. Kayra hanya mengangguk saja dan Zoy langsung pergi.


Setelah kepergian Zoy Kayra menutup wajahnya dengan ke-2 tangannya dan langsung menangis tersedu-sedu. Ya dia harus menangis untuk perasaannya yang barusan hancur karena perbuatan Pricilla.

__ADS_1


Mungkin semua itu masa lalu. Namun tetap dia terluka dengan rasa sakit yang di alaminya. Dia bahkan mengingat-ingat kata-kata Davin di Vidio itu yang berkata cinta pada Pricilla. Dia juga mengingat perkataan Pricilla yang Davin tidak mungkin mengatakan itu kepadanya. Karena Davin tidak mencintainya.


" Hiks, hiks, hiks, Davin, Davin!" ucapnya menyebut nama suaminya yang seolah ingin mengadu pada suaminya dengan apa yang terjadi padanya.


***********


Sementara di tempat lain Davin berada di ruangan yang menyelesaikan pekerjaan terlihat gundah yang mana dia meeting dengan beberapa Pria. Namun hatinya merasa tidak enak. Yang memikirkan sesuatu. Bahkan beberapa kali Davin melihat jam di tangannya.


" Apa Kayra baik-baik saja," batinnya yang tidak fokus sama sekali. Yang mengingat istrinya yang tidak tau apa yang terjadi lada istrinya. Namun ada rasa takut yang di alaminya.


*********


Malam hari sudah jam 2 pagi namun Kayra sama sekali tidak bisa tidur sama sekali. Kayra begitu resah dengan banyaknya kejadian hari ini dan hanya 1 hari saja Davin meninggalkannya. Kayra beberapa kali membuang napasnya perlahan kedepan. Lalu turun dari tempat tidur keluar dari kamarnya.


Kayra memegang lehernya yang sepertinya merasa kering pada tenggorokannya dan Kayra langsung melangkah kedapur untuk meneguk air putih.


Langkahnya begitu pelan yang tidak semangat sama sekali. Langkah yang berjalan di gelap-gelap.


" Ahhhhhhh!" Kayra terpleset tiba-tiba membuat kakinya terlipat kebelakang dengan tangannya yang memegang perutnya.


" Auhhhhhhh!" lirihnya merasa sakit di perutnya.


" Tolong!" lirih Kayra berteriak dengan suara pelan untuk meminta tolong. Namun tidak ada yang datang sama sekali.


" Tolong!" Kayra mencoba untuk berdiri dengan memegang kursi. Namun saat berdiri yang adanya dia kembali jatuh dan keningnya terbentur mejanya.


" Auhhhh!" Kayra kembali mengeluarkan suara lirihan dan akhirnya pingsan dengan tangannya yang memegang perutnya yang tadinya sakit. Karena dia jatuh. Dalam pingsannya air matanya jatuh dengan dahinya yang berdarah. Akibat benturan yang terjadi tadinya

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2