Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.

Pernikahan Dalam Ikatan Surat Kontrak.
Bab 252


__ADS_3

Kayra masih berdiri di tempatnya yang masih melihat Pricilla yang memohon pada Suster.


"Kayra!" tegur Anggi.


"Ha iya kenapa?" tanya Kayra yang cukup kaget dengan teguran dari Anggi


"Iya kenapa?" tanya Kayra.


"Kamu yang kenapa? kenapa melamun coba," ucap Anggi geleng-geleng dengan kelakukan Kayra.


"Tidak apa-apa. Ayo kita kesana!" ucap Kayra yang melangkahkan kakinya yang langsung menghampiri Pricilla.


"Pricilla!" tegur Kayra.


"Kayra!"utuh Pricilla yang langsung menghampiri Kayra dengan memegang ke-2 tangan Kayra.


"Kayra aku tau aku banyak dosa pada kamu. Tapi aku mohon tolong Cika Kayra, dia tidak salah aku janji kalau Cika sembuh. Aku akan kembali ke kantor Polisi aku akan masuk ke penjara kembali. Aku janji Kayra. Tapi aku mohon untuk kali ini kamu tolong Cika. Kamu sembuhkan dia aku mohon Kayra, aku tidak punya banyak uang untuk semua ini. Jadi aku mohon tolong Kayra," ucap Pricilla yang memohon pada Kayra.


Anggi heran dengan Pricilla yang memohon pada Kayra yang sepertinya sangat mengenal Kayra.


"Kamu tenang dulu. Ayo bicara di ruangan ku!" ucap Kayra yang melepas tangannya dari Pricilla dan langsung pergi dengan cuek. Pricilla mengusap air matanya dan buru-buru mengikuti Kayra.


Sementara Anggi hanya mengangkat ke-2 bahunya dan juga meninggalkan tempat itu karena tidak ada lagi urusannya di sana.


*********


Kayra dan Pricilla berada di ruangan Kayra dengan Pricilla yang duduk di depannya.


"Aku akan bicarakan dengan Davin dengan masalah Cika. Aku bisa saja memberikan keringanan biaya atau tidak ada biaya sama sekali yang penting Cika bisa mendapat penanganan yang serius. Tapi aku harus tetap mendapatkan izin dari Davin," ucap Kayra yang berbicara dengan tenang.


"Terima kasih Kayra. Aku mohon Kayra tolong bantu Cika. Tolong sembuhkan dia. Aku mohon!" ucap Pricilla dengan menyatukan ke-2 tangannya.


"Pricilla aku juga sudah memeriksa kondisi Cika dan di sini yang menolongnya paling utama adalah donor tulang sumsum belakang yang artinya itu di dapatkan dari ayah kandungnya," jelas Kayra.


Pricilla mendengarnya kaget.


"Kamu jangan mengatakan lagi. Jika Davin ayahnya," sahut Kayra. Pricilla terdiam yang tidak tau harus mengatakan apa.


"Jadi sekarang katakan. Siapa sebenarnya ayah kandungnya. Karena hanya itu yang akan bisa menolongnya. Aku tidak mau mencampuri urusan kamu dan juga Pria yang menjadi ayahnya. Hanya saja aku hanya mengatakan ini karena itu yang di butuhkan Cika bukan yang lain," ucap Kayra dengan menegaskan.

__ADS_1


Pricilla terdiam dengan kedua tangannya yang saling menggenggam erat yang seperti tidak punya jawaban apa-apa.


"Temui aku jika kau siapa untuk melakukan pendonoran dan bawa ayahnya menemuiku. Maka anakmu akan bisa di selamatkan. Jika kau punya masalah. Maka selesaikanlah. Aku tau kau orang yang pintar dan pasti paham bagaimana menyelesaikan masalah tanpa merugikan orang lain," ucap Kayra yang berbicara apa adanya dan Kayra langsung berdiri dari tempat duduknya yang meninggalkan Pricilla yang terdiam dengan tubuh yang bergetar.


"Aku tidak mungkin mengatakannya," batin Pricilla yang sepertinya takut untuk memberitahu siapa ayah yang sebenarnya dari Cika. Yang pasti bukan Davin seperti apa yang di katakan Kayra. Karena selain pernah Drama tes DNA yang sudah membuktikan dengan jelas dan jika Pricilla masih mengatakan hal itu maka Kayra mungkin akan melempar Pricilla.


*********


Davin dan Kayra makan malam di luar. Kalau sudah menikah jadi maunya berduan. Anaknya tinggal. Tidak juga kebetulan Brian sedang di rumah Aris dan makanya tidak ikut makan bersama mereka.


"Sayang!" tegur Kayra


"Iya kenapa?" tanya Davin yang mengunyah makanannya yang melihat ke arah Kayra yang duduk di depannya.


"Aku ingin mengatakan sesuatu pada kamu," ucap Kayra.


"Apa itu?" tanya Davin.


"Ini masalah Pricilla," jawab Kayra.


"Pricilla, apa dia mengganggu mu?" tanya Davin yang terlihat khawatir.


"Kayra, kita sudah memberi keringanan untuk pricillia di bebaskan dan itu demi Cika. Jadi aku rasa itu sudah cukup," sahut Davin.


"Tapi Cika anak kecil yang mengalami kanker dan hal itu sangat serius. Jika kita punya apa salahnya dan ini untuk anak yang tidak tau apa-apa dan dia juga temannya Brian," ucap Kayra yang dengan tulus ingin membantu Cika.


Davin menghela napasnya dengan perlahan kedepan, "baiklah kalau memang itu yang kamu inginkan," ucap Davin yang setuju dengan ide Kayra.


"Jadi tidak apa-apa jika kita membantu biaya pengobatannya?" tanya Kayra.


"Jika istriku ingin berbuat baik. Maka aku akan menjadi suami yang jahat jika tidak memberi izin," sahut Davin membuat Kayra tersenyum.


"Makasih ya. Aku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk Cika dan ini juga karena aku seorang Dokter," sahut Kayra.


"Bicara masalah Dokter. Bagaimana dengan Cika. Bukannya sebelumnya kamu mengundurkan diri dari Dokter Cika?" tanya Davin.


"Iya. Tetapi aku akan kembali untuk menangani Cika dan Insya Allah semoga saja Cika bisa sembuh," jawab Kayra.


"Ya sudah aku serahkan saja pada kamu dan kalau pricillia macam-macam kamu harus cepat beritahu aku. Karena kali ini aku benar-benar tidak akan mengampuninya," ucap Davin harus benar-benar tegas pada Pricilla.

__ADS_1


"Iya aku tau itu," sahut Kayra, "tapi..." tiba-tiba Kayra mengucapkan kata tapi membuat Davin heran.


"Tapi apa?" tanya Davin.


"Cika butuh sekali donor sum-sum tulang belakang dan itu hanya di dapatkan dari ayah kandungnya. Karena Pricilla tidak cocok sama sekali. Dan Cika juga tidak punya saudara dan satu-satunya hanya akan dapat dari ayah kandungnya," ucap Kayra dengan wajah senduh nya.


"Kalau begitu periksa aku," sahut Davin dengan santai membuat Kayra mengkerutkan dahinya dan langsung memukul tangan Davin.


"Kamu ini ya," geram Kayra dengan candaan Davin yang menyebalkan.


"Bukannya awalnya kamu meyakini kalau Cika adalah anak kandungku. Jadi periksa aku," ucap Davin.


"Issss, kamu ini ya, sekali lagi bicara seperti itu aku benar-benar tidak mau pulang," ucap Kayra mengancam.


"Oke-oke jangan ngambek. Aku hanya bercanda sayang," sahut Davin yang langsung membujuk istrinya brabe kalau sampai ngambek.


"Ya sudah sayang aku tidak akan melakukannya lagi," bujuk Davin.


Kayra sudah tidak kesal lagi karena mendapat bujukan dari sang suami.


"Oh iya bicara masalah ayah kandungnya. Lalu bagaimana apa dia mengatakan siapa ayah kandungnya?" tanya Davin.


"Dia tidak mengatakan apa-apa dan jujur sebenarnya aku sangat kesal dengan Pricilla yang menutupi hal itu. Karena hanya itu satu-satunya yang bisa membantu Cika dan aku hanya berharap dia akan cepat membawanya kepadaku," ucap Kayra.


"Aku juga penasaran sih sebenarnya Pricilla menikah dengan siapa. Karena aku juga tidak tau selama ini bagaimana kabarnya dan tiba-tiba aja sudah menikah dan mengatakan aku ayah dari anaknya," sahut Davin yang memang tidak tau menau tentang Pricilla.


"Kita lihat saja nanti apa Pricilla akan membawa ayah Cika atau tidak. Tetapi jika dia menyayangi Cika. Aku yakin sih dia akan melakukan apapun demi Cika," sahut Kayra.


"Ya sudahlah semoga ada jalan yang terbaik dan Cika juga sangat kasihani dia tidak tau apa-apa dan jika kamu ingin membantunya. Maka lakukanlah sebatas kemampuan kamu dan kalau ada apa-apa. Kamu langsung beritahu aku," ucap Davin.


"Baiklah sayang terima kasih sudah mendukungku," ucap Kayra.


"Sama-sama. Ya sudah kamu makan lagi, dari tadi bicara terus. Setelah ini akan jemput Brian," ucap Davin.


"Dia bakal ngambek nggak yah. Kalau tau kita makan berdua tanpa mengajaknya?" tanya Kayra.


"Kayaknya bakal ngambek. Kita harus siap-siap setelah itu," ucap Davin. Kayra hanya tersenyum mendengarnya yang pasti mereka berdua akan mendapat amukan dari anak mereka.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2