Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Rencana Jahat


__ADS_3

"Kalau kamu ngga percaya ya sudah?" Arsa Kenandra merentangkan tangannya merasa.bodo amat atas apa yang di katakan oleh Rita.


"Oke, aku terpaksa percaya. Sekarang ayo ambil Ferrariku, mobilnya diparkir di sana." Rita Maharani berkata sambil berjalan ke arah di mana mobil ferrarinya berada. Arsa dan Rita sama-sama tokoh yang berpengaruh di kampus itu saat ini. Dan mereka sangat terlihat serasi jika bersama. Setelah melihat mereka di gerbang sekolah, banyak mahasiswa yang tidak tahan untuk mengeluarkan ponsel mereka untuk mengambil gambar secara diam-diam.


Setelah keduanya memasuki Ferrari merah, mereka pergi. Di dalam beranda media sosial kampus.


"Datang dan saksikan! Konglomerat lokal yang mengemudikan Lamborghini kemarin. Hari ini, dia berada di gerbang sekolah, Di sini juga terlihat Ferrari milik bunga kampus kita, Rita Maharani. Banyak mahasiswa di gerbang sekolah menyaksikannya dengan mata kepala sendiri." sebuah postingan telah masuk ke beranda.


"Saya teman sekelas pemilik Lamborghini itu. Berita terbaiknya adalah gadis tercantik di kampus kita, Rita Maharani, datang ke kelas kami untuk mencarinya! Ada bukti foto dan itu adalah sebuah kenyataan." Satu postingan lagi menambah kegemparan. Setelah dua postingan ini muncul di beranda, maka menjadi sebuah berita hangat. Postingan panas yang kini menjadi trending topik kembali. Jumlah komentar balasan benar-benar sudah tak terhitung jumlahnya. Sangat melonjak drastis. Dengan munculnya dua postingan ini, benar-benar membuat beranda tak pernah sepi. Istilahnya, di goreng dan di goreng lagi.


" Ya Tuhan... Rita Maharani, sang bunga kampus berinisiatif mencari ke kelasnya? Apakah dia masih Rita yang selalu bersikap dingin itu? " salah satu ribuan komentar yang ada di kedua postingan tersebut.

__ADS_1


"Berita ini terlalu di besar-besar kan."


"Sobat ini terlalu luar biasa. Kemarin aku melihat lelaki bermobil lamborghini itu menggandeng wanita cantik. Hari ini dia juga menggandeng gadis tercantik di kampus kita. Bahkan, Rita sendiri yang menemuinya, dan dia masuk ke mobil Rita! Apakah itu pertanda, mereka akan berkencan? " dan masih banyak lagi komentar-komentar di sana. Bahkan, tak ayal, komentar sarkastik pun juga ada.


Di luar Rumah Rita Maharani.


"Rita, rumah mu terlihat mewah." Arsa melihat sekeliling rumah Rita dengan tatapan kagum.


"Jangan kebanyakan omong kosong, pasti jauh lebih baik daripada rumah kumuh kamu itu." Rita menatap Arsa dengan tatapan datarnya. Setelah terdiam beberapa saat, Rita berkata kepada Arsa lagi.


"Jangan khawatir, dia tidak akan marah." Arsa tersenyum sambil menjawab. Arsa dengan papa Rita pada saat lelang terakhir hari itu terlihat bersama. Dan papa Rita juga tahu kalau dia adalah pimpinan Kendi Grub sekaligus cucu biologis Tuan Andi Sudiryo. Oleh karena itu, Arsa tidak berpikir kalau papa Rita akan berani marah padanya. Bahkan Arsa tahu papa Rita meminta putri nya untuk mengundangnya, 80% ingin menjodohkannya dengan Rita dengan cara ini.

__ADS_1


"Huh, seperti tidak ada cara lain saja." Arsa tersenyum getir.


"Oh iya, Selain itu kan, kita akan berpura-pura menjadi pasangan? Kalau begitu kita harus berpura-pura menjadi pasangan sungguhan. Jadi, gandeng aku dengan baik." kata Rita lagi. Mereka pun masuk ke dalam rumah Rita bersama.


"Papa, aku pulang." Rita mengajak Arsa dan masuk ke rumahnya.


"Iya sayang, papa di sini. Tuan Arsa, silahkan masuk, selamat datang. Jamuan sudah siap." Endrow pun bergegas menuju ke pintu untuk menyambut keduanya. Dia sangat antusias dengan Arsa, di wajahnya terukir senyuman. Hal Ini membuat hati Rita ragu, papanya terlalu antusias dengan Arsa. Dan biasanya tidak seperti itu. Antusiasme yang dia rasakan tidaklah normal, dan papanya juga memanggil Arsa dengan sebutan Tuan. Dia khawatir sekarang ada sesuatu yang terjadi pada papanya. Karena terlihat sangat baik pada Arsa. Padahal, kemungkinan besar, papa Rita tahu kalau keluarga Arsa miskin, dan papanya selalu peduli akan hal ini.


Di belakang Endrow, Arsa dan Rita masuk ke dalam ruang makan. Setelah duduk, Endrow menyuruh pelayan untuk menyajikan makanan. Dan Endrow berinisiatif mengeluarkan sebotol Wine yang berusia hampir 85 tahun.


"Papa kenapa membawa minuman itu ke sini? " Rita bertanya ketika melihat papanya datang dengan anggur yang begitu enak, dia terlihat sangat terkejut. Rita tahu kalau papanya tidak akan menyajikan anggur yang sangat baik kecuali dia menjamu tamu spesial.

__ADS_1


"Rita, untuk menghibur menantuku yang tampan, tentu saja, kita harus minum yang enak," kata Endrow sambil tersenyum. Setelah itu, Endrow pun menuangkan anggur yang baru saja di bawanya untuk Arsa dan Rita. Setelah menuangkan anggur ke masing-masing gelas kedua anak muda itu, Endrow berkata sambil tersenyum,


"Tuan Arsa, betapapun cantiknya putriku, aku tidak bisa berkata apa-apa untuk memuji tentang penampilannya. Keluargaku hampir tidak bisa mencapai tingginya keluarga anda. Tapi menurutku, putriku Rita, masih layak untukmu. Bagaimana menurut anda?" Ketika Rita mendengar kata-kata papanya, wajahnya tercengang. Papanya benar-benar mengatakan itu pada Arsa. Keluarga mereka hampir tidak bisa sampai ke mana Arsa berada. Papanya benar-benar memberi tahu Arsa bahwa dia "nyaris" layak untuk Arsa. Mendengar apa yang di katakan oleh papanya, artinya ini, tampaknya Arsa adalah orang yang sangat mengagumkan.


__ADS_2