Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Balasan untuk Nindira


__ADS_3

"Nindira, lagi pula, aku harus berterima kasih padamu. Aku harus membayar kembali uang yang kamu bayarkan untuk biaya sekolahku saat itu." Ucap Arsa dengan tulus. Lalu, Arsa mengeluarkan cek yang sudah disiapkan sejak lama. Bahkan di tengah kebenciannya terhadap orang lain, masih ada tempat tersisa untuk sebuah kebaikan. Arsa akan selalu menyimpan dendam terhadap seseorang dan tidak akan pernah melupakannya. Tapi, dia juga tidak akan pernah melupakan orang-orang yang telah baik padanya.


"Ini adalah cek senilai 1 Milyar rupiah. Ambillah!" Arsa Kenandra menyerahkan cek itu kepada Nindira.


"Satu Milyar! " gumam teman-teman Arsa. Arsa Kenandra tidak akan pernah melupakan orang-orang yang pernah berbuat baik kepada dirinya. Dan pastinya, dia akan membalasnya sepuluh ribu kali lipat dari yang mereka lakukan. Mereka yang ada di sana merasa terkejut karena rasa iri. Beberapa mantan siswa di sekitar Arsa dan Nindira kaget melihat Arsa Kenandra memberi Nindira cek sebesar 1 Milyar Rupiah, yang tentunya merupakan jumlah uang yang sangat besar bagi mereka.


"Satu Milyar? " gumam seseorang di dalam ruangan itu lagi. Mereka bahkan berpikir untuk membantu Arsa Kenandra saat SMA. Dengan bantuan Itu, maka mereka akan menjadi kaya, tapi sayang sekali mereka tidak melakukannya. Bahkan Nindira sendiri merasa terkejut. Iya menutup mulutnya, merasa takut dengan jumlah yang begitu besar. Dia bahkan tidak berpikir kalau dia bisa memiliki uang sebanyak itu.


"Arsa, ini. Ini terlalu banyak, aku hanya membayar uang sekolahmu beberapa ratus ribu rupiah saja pada waktu itu, bahkan jika kamu ingin membayarku kembali, kamu bisa mengembalikan kembali seratus ribu rupiah saja." Nindira melambaikan tangannya lagi dan lagi.

__ADS_1


"Benar. 1 juta rupiah. Yang lainnya, anggap saja sebagai bunga," kata Arsa Kenandra sambil menyelipkan cek itu ke tangan Nindira.


"Sekalipun kamu membayar bunganya, kamu tidak boleh memberikan sebanyak itu. Lagi pula, aku ikhlas membantumu saat itu. Aku tidak ingin mendapatkan apa-apa dari kamu. Aku sungguh tidak bisa menerima ini uang, kalau tidak, berarti aku telah merendahkan diriku sendiri." Kata Nindira sambil mengembalikan uang itu kepada Arsa Kenandra.


" Ini...Oh... baiklah kalau begitu." Arsa Kenandra ragu-ragu dan akhirnya menyimpannya. Arsa Kenandra tahu dia tidak akan menerima uang itu.


"Sekali lagi, jika ada yang bisa aku lakukan untuk kamu di masa depan, tanyakan saja kepadaku. Aku akan mengingat kebaikan kamu kepada ku di sekolah menengah atas selama sisa hidup ku. Arsa Kenandra berkata dengan serius.


Di saat itu pula, si paling cantik di kelas, si Erika berlari. Erika langsung duduk di pangkuan Arsa Kenandra dan berkata.

__ADS_1


"Arsa, kita berteman waktu SMA. Aku tidak benci cek itu. Kenapa kamu tidak memberiku satu Milyar itu jika Nindira tidak mau? " Erika baru saja melihat Arsa Kenandra memberi cek pada Nindira. Dia sangat iri karena Nindira bisa menjalin hubungan dengan Arsa Kenandra.


"Erika, kamu sepertinya tidak pernah membantuku kecuali bertanya padaku bagaimana cara mengerjakan soal di SMA bukan? Menurutmu apa yang bisa membuat aku untuk mengizinkan diriku memberimu satu Milyar ini? " Arsa Kenandra mencibir. Jika saja Erika saat dulu membantunya, iya naksir Erika di saat masih sekolah menengah atas. Setelah melihat bagaimana sifat Erika yang sebenarnya, Arsa tidak punya perasaan baik pada Erika sama sekali. mengatakan.


"Dengan... Aku bisa menemanimu di malam hari." Erika mengedipkan mata pada Arsa Kenandra. Karena merasa tak perlu, Arsa Kenandra menggelengkan kepalanya.


"Erika, kalau apa yang aku katakan ini benar, kamu sepertinya sudah kotor. Jadi aku tidak tertarik padamu. Tolong bangun dan pergilah dari hadapanku." kata Arsa. Yang paling mengecewakan Arsa Kenandra di reuni kali ini adalah perubahan Erika. Di sekolah menengah atas dulu, dia adalah seorang gadis yang sederhana dan polos. Tapi sekarang? Dia menempel pada siapa pun yang dia lihat telah berkembang. Jika Varo tidak dijatuhkan olah Arsa sejak awal, dia mungkin akan menemani lelaki brengsek itu menginap di sebuah kamar hotel malam ini.


Setelah Erika mendengar perkataan Arsa Kenandra, wajahnya menjadi panas dan merah, lalu dia berdiri dengan perlahan. Pada waktu yang bersamaan pula, semua siswa datang untuk mendekati Arsa Kenandra, dengan tujuan yang jelas, yaitu menjalin hubungan dengan Arsa Kenandra. Arsa Kenandra adalah pimpinan Kendi Grub dan cucu dari Andi Sudiryo, orang terkaya di Surabaya. Mereka mempunyai hubungan pertemanan yang biasa antara satu sama lain, dan tujuan mereka mendekati Arsa saat ini adalah untuk mencapai kesejahteraan. Karena tak mau terlihat sombong atau tak menghargai. Arsa Kenandra bersulang kepada para mantan siswa ini dan menjawab perkataan serta sapaan semuanya satu per satu, namun sikapnya sangat hambar. Selain itu, ada dua orang saat masih di SMA. Dua orang itu yang nyaris tidak pernah tersenyum pada Arsa Kenandra. Tapi Arsa masih memberi mereka 100.000 sebagai hadiah. keduanya selalu tidak sopan. Dan kini menerima uqng pemberian Arsa secara langsung, lalu terus berterima kasih kepada Arsa Kenandra.

__ADS_1


Setelah reuni selesai, waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 malam. Arsa Kenandra pun bergegas untuk pulang. Semua orang telah pergi, karena mantan ketua kelas, si Nindira sedikit mabuk, jadi Arsa Kenandra mengantarnya sendiri dan mengawasi sampai gadis itu pulang dan sampai di rumahnya. Selain itu, karena Nindira mabuk, Arsa Kenandra, tanpa sepengetahuan Nindira, diam-diam memasukkan cek sebesar 1 Milyar rupiah ke dalam tas kecil yang diambil Nindira.


__ADS_2