
Sosok Rita Maharani yang bertubuh tinggi simetris, wajah elok, dan merias wajahnya. Apalagi Aura Rita Maharani sangat hebat. Begitu dia memasuki tempat tersebut, dia langsung menjadi pusat perhatian. Dia menarik perhatian banyak mahasiswa laki-laki. Gadis-gadis yang menghadiri dansa ini pada dasarnya adalah tipe gadis yang ingin menaiki derajat di dunia. Keluarga mereka biasa-biasa saja namun mereka cantik. Tapi, Rita Maharani berbeda. Dia tidak hanya cantik tetapi juga memiliki keluarga yang kaya. Dia telah hidup bergelimang hartl sejak usia dini. Dari segi pandangan semua orang, tidak ada gadis lain yang cantik di antara mereka semua selain dirinya. Tak ada gadis yang menyaingi Rita Maharani kalau dalam soal kecantikan, dan mungkin juga soal kekayaan. Rita Maharani adalah seorang mahasiswa yang tercantik di kampus itu. kalau saja dibandingkan dengan gadis-gadis yang hadir pagi itu, gadis-gadis ini seketika menjadi redup.
Setelah Rita Maharani masuk, dia pun pergi ke bar untuk duduk dan memesan segelas wine. Karena dia tidak jauh dari tempat Arsa, seketika ititu juga dia menyadari kalau Arsa juga sedang duduk di meja di dekatnya. Rita Maharani juga melihat ke arah Arsa Kenandra, tapi tidak datang untuk menyapa Arsa Kenandra.
"Ketika aku mendaftar untuk mengikuti pesta topeng ini beberapa hari yang lalu. Aku berharap akan bisa membuat Arsa menjauhiku. Tapi kenyataannya, dia malah berada di sini juga." gumam Rita Maharani.
Rita Maharani sebenarnya tidak berencana datang ke pesta saat itu. Tapi karena saat itu ada Arsa, Rita Maharani langsung mendaftar, dia langsung saja mendaftar tanpa berfikir kembali. Di sisi lain, si tuan muda Arsa Kenandra yang mengetahui hal itu segera mendaftar pula. Dan saat ini, mereka berdua sama-sama sudah berada di tempat tersebut. Sebenarnya, Rita berencana untuk membuat Arsa Kenandra marah. Iya sudah bosan terus di kejar-kejar Arsa dengan alasan ingin bertanggung jawab. Iya sangat ingin Arsa Kenandra menyerah untuk tidak mendapatkannya, apalagi menawari sebuah tanggung jawab.
Setelah beberapa saat Rita Maharani duduk, sudah lebih dari sepuluh teman laki-laki mendekati untuk sekedar berbicara dengan diri ya. Mereka mengajak Rita Maharani menari. Anak laki-laki yang mendatangi Rita Maharani tersebut, semuanya adalah mahasiswa STIE Keuangan dan Ekonomi Kota Surabaya. Tidak ada pelajar dari Universitas Kota Surabaya datang mendekati Rita Maharani, karena Mahasiswa Universitas Kota Surabaya sudah mengetahui secara spesifik latar belakang keluarga Rita Maharani. Dia mendapat bunga kampus atau mahasiswa tercantik dan terkaya di Universitas Kota Surabaya. Mereka tahu kalau sangat mustahil bisa mendaki Rita Maharani. Namun mahasiswa STIE Keuangan dan Ekonomi Kota Surabaya tidak mengetahui latar belakang keluarga Rita Maharani. Mereka hanya mengetahui bahwa Rita Maharani sangat cantik. Sosok yang terlihat baik dan memiliki temperamen yang sangat baik pula, dan bagaikan seorang peri.
__ADS_1
Beberapa anak laki-laki mendekati untuk berbicara dengan Rita Maharani. dan dalam sekejap, ada lebih dari 20 anak laki-laki yang mendekatinya.
"Arsa , apa yang akan kita lakukan? " tanya Adit. Arsa Kenandra mengambil gelasnya, menyesap anggurnya, lalu tersenyum dan berkata.
"Jangan khawatir, aku akan lihat apa yang akan dilakukan Rita Maharani." Arsa Kenandra akan melihat bagaimana tanggapan Rita Maharani dan pilihannya.
"Minggir!" Terdengar suara nyaring. Seorang mahasiswa lelaki di dekat Rita Maharani, mereka semua berbalik dan melihat seorang pria dengan rambut di semir ungu dan menggunakan jaket kulit, dengan seikat kunci mobil Ferrari tergantung di pinggangnya.
"Hadirin sekalian, aku naksir sama wanita cantik ini, aku harap, kalian semua mau memberikannya kepada saya? " kata David. Mahasiswa yang berada di sana tersenyum dan mengangguk .
__ADS_1
"Tidak masalah. Tentu saja." Pria berambut ungu bernama David itu memandang mereka dan berkata dengan bangga.
"Selama tidak ada masalah." Pria berambut ungu itu mengangguk puas. Kemudian David pun menghampiri Rita Maharani dan tampak seperti pria terhormat
"Nama saya David Lorenzo. Saya adalah mahasiswa senior di STIE Keuangan dan Ekonomi. Saya ingin tahu, apakah saya bisa mengajak Anda berdansa." Kata David di hadapan Rita Maharani. Rita Maharani terdiam dan menatap lelaki yang baru di lihatnya itu.
"Tentu." jawab Rita Maharani sambil tersenyum indah.
"Aku iri banget sama dia." ucap seorang mahasiswa.
__ADS_1
"Wah, itu beneran David." Ucapnya salah satu teman lelaki tadi.
"Suda berhasil diundang, sekarang dapat cewek bening, beuh, beruntngnya di David." Para mahasiswa STIE Keuangan dan Ekonomi yang berada di sekitar mereka begitu iri karena Rita Maharani tidak menghiraukan mereka saat mereka buru-buru mendekatinya.