Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Siapa Pemuda berbaju lusuh itu?


__ADS_3

Di dalam ruangan tersebut, semua orang tidak bisa membayangkan, betapa kuatnya latar belakang identitas pemuda itu. Sehingga bisa membuat tuan Atma menjatuhkan mikrofon dan lari dari panggung untuk memberi hormat secara khusus kepadanya. Pada saat itu juga, semua orang sangat ingin tahu tentang pria muda dengan pakaian yang sangat biasa ini.


"Apa sebenarnya identitas orang tersebut? " kata seorang hadirin.


"Tuan Arsa, saya tidak melihat Anda sama sekali di sini sebelumnya, jadi saya tidak datang untuk menyapa Anda, mohon jangan salahkan saya." Atma berkata dengan hormat.


"Tuan Atma, anda tidak bersalah. Tidak masalah," kata Arsa dengan enteng.


"Tuan Atma, ini... Ini apa yang terjadi sebenarnya?" tanya mempelai pria bernama Edo itu. Saat itu, kedua mempelai, Felisa dan suaminya sudah turun dari panggung.


"Edo, kamu sangat luar biasa. Kamu bahkan bisa mengundang Pimpinan Kendi Grup. Kenapa kamu tidak memberitahuku sebelumnya. Kamu hampir saja membuatku tidak sopan kepada tuan Arsa." Atma menatap pengantin pria dan berkata.


"Apa? Pimpinan Kendi Grup? Kamu bilang dia Pimpinan Kendi Grup?" tanya Felisa dengan nada kaget. Suaranya terdengar menjadi lebih tajam.


"Iya, tuan Arsa adalah pimpinan Kendi Grup cabang Kota Surabaya. Bagaimana kamu bisa mengundang Tuan Arsa, kok kamu tidak tahu identitasnya? " Jawab Atma. Begitu Atma selesai mengatakan ini, Felisa hanya merasakan ledakan tiba-tiba di kepalanya, meledak dengan sangat dahsyat.

__ADS_1


"Astaga, cinta pertamanya, si Arsa, sekarang telah menjadi Pimpinan Kendi Grub cabang Kota Surabaya? Sungguh luar biasa ya posisinya. Yang lebih luar biasa lagi karena dia bisa ada di sini." kata seorang hadirin.


Setelah mempelai laki-laki mendengar kata-kata Atma, wajahnya langsung berubah menjadi abu-abu karena memucat. Seolah-olah dia telah dipukul dengan keras hingga nerasakan sakit yang luar biasa.


Dan semua orang mundur beberapa langkah setelah mengetahui semuanya.


"Dia ini ternyata Pimpinan Kendi Grub? Dan aku sudah mengejeknya di pintu masuk sebelumnya? Bahkan mengancam akan menyingkirkan Arsa? " gumam Willy dalam hati. Feri dan Sensen pun juga sangat terkejut ketika Arsa menggerakkan tangannya di atas meja. Terungkapnya identitas Arsa secara tiba-tiba saat Atma mendekati mereka terasa seperti gelombang badai yang menghantam secara tiba-tiba. Orang yang duduk semeja dengan dia sejak tadi bahkan tidak menganggapnya. Terus meremehkan dan bersikap seenaknya. Bahkan CEO Kendi Grub itu dianggap sebagai bahan tertawaan oleh mereka dan diabaikan tanpa tahu bagaimana kuatnya pengaruh orang anak muda tersebut. Dan sebenarnya pemuda berpakaian santai dan di bawah standart itu adalah Pimpinan Kendi Grub. Di saat fikiran mereka melayang jauh memikirkan konsekuensi apa dari hal yang di lakukannya tadi, hati mereka bergetar. Dan ekspresi wajah paling buruk di antara orang-orang yang duduk di meja tersebut adalah Willy.


Willy dan wajah pucatnya, terus menatap lurus ke arah Arsa, menunjukkan bahwa dia tidak dapat memahami hal-hal yang penting.


"Ya Tuhan... Bagaimana mungkin Arsa bisa menjadi Pimpinan dari Kendi Grub tempatku bekerja? " gumam Willy masih tak percaya dengan kenyataan yang sudah terlihat dengan jelas itu. Saat ini juga, Willy tiba-tiba teringat kalau Pimpinan baru Kendi Grub benar-benar adalah Arsa. Dan ddulu saat iya mendengar berita itu, pemberi informasi mengatakan bahwa CEO baru masih sangat muda. Karena dia bekerja di lokasi yang tidak berada di kantor, dia tidak pernah bertemu dengan pimpinannya. Hari ini, Willy bertemu dengan Arsa , dia tidak pernah berpikir bahwa Arsa akan menjadi Pimpinan baru Kendi Grub. Dia hanya berpikir kalau nama pimpinan Kendi Grub yang baru hanya sama dengan teman lamanya itu. Sama-sama bernama Arsa Kenandra.


"Sungguh, orang ini ternyata adalah Pimpinan Kendi Grub cabang Kota Surabaya. Orang Ini memang jauh lebih baik daripada Atma! "


"Aku bahkan tidak menyangka Pimpinan Kendi ada di sana."

__ADS_1


"Apa aku sedang bermimpi. Arsa seorang CEO? " gumam Felisa lirih.


"Dan ternyata kita semua belum tahu, bahwa Pimpinan Kendi Grub adalah mantan pacar pengantin wanita." Kata Feri pelan. Setelah Atma melihat reaksi kaget kedua mempelai, dia merasa bingung.


"Saya di sini hanya sebagai mantan pacar Felisa. Mereka tidak tahu siapa saya. Jadi hal seperti ini tidak mengherankan." Kata Arsa dengan tenang.


"Ternyata begitu." Tiba-tiba saja Atma mengangguk dan menyahut. Setelah itu, Atma melanjutkan.


"Tuan Arsa bukan hanya Pimpinan Kendi Grub cabang Kota Surabaya, tetapi dia juga memiliki identitas yang lebih kuat." kata Atma dengan bangga.


"Seperti apa identitasnya?" tanya Sensen yang sudah penasara.


"Dia adalah cucu dari Tuan Andi Sudiryo." jawab Atma dengan serius.


"Dia... Dia adalah cucu Andi Sudiryo? " jawab Atma sambil menatap Arsa. Suara-suara gaduh mulai terdengar lagi. Siapa yang tidak tahu nama Andi Sudiryo? Siapa di antara mereka yang tidak tahu betapa hebatnya Andi Sudiryo? Cucu Andi Sudiryo, sebuah latar belakang identitas yang luar biasa! Willy bahkan merasa lebih putus asa di antara semuanya. Di mata semua orang yang ada di sana, pemuda yang terlihat biasa ini ternyata memiliki kekuatan yang tak terkalahkan.

__ADS_1


Begitu pula dengan Felisa dan mempelai laki-laki yang mendengar ini, wajah mereka menjadi pucat pasi. Mereka tidak bisa berdiri tegak, namun jatuh ke belakang karena tak kuat menahan beban tubuh yang semakin bergetar hebat. Untungnya, mereka dengan cepat di tangkap oleh para pengiring pengantin dan pendamping yang berada di dekat mereka sebelum pingsan dan ambruk di tanah.


Di saat itu pula, Arsa berdiri. Arsa berdiri bersama dengan Atma yang berada di sampingnya. Kondisi yang semula meriah tiba-tiba berubah menjadi sunyi. Semua tamu yang ada di sana tak ada yang berani mengucapkan suara, sepatah katapun. Suasana terlihat sangat hening dan mencekam. Inilah tekanan yang dibawa oleh seorang pemuda yang tampak biasa, namun memiliki latar belakang identitas yang sangat berpengaruh! Lalu, siapa yang berani menyinggung Arsa saat ini? Silahkan saja jika berani.


__ADS_2