
Begitu pun dengan Andika, iya juga berkumpul dengan para tuan muda kaya. Total aset keluarganya sudah mencukupi untuk bisa hadir dalam pelelangan ini. Keluarganya juga berada di level teratas para orang-orang kaya di Surabaya.
"Ayo! Ayo kita sapa tuan Kelvin! " kata Andika saat iya melihat Kelvin juga berada di sana. Seseorang menunjuk ke arah pintu masuk, dan di sana berdiri seorang Kelvin.
Andika langsung mengajak beberapa orang yang baru di kenalnya yang juga ingin mengenal Kelvin. Meskipun Andika dianggap sebagai salah satu tingkat atas di antara sepuluh orang terkaya terkaya, dia jauh berada di belakang Kelvin.
"Malam yang menyenangkan tuan Kelvin." Kata Andika setelah mendekat, mereka semua segera menyapa Kelvin.
"Ini kalian," jawab Kelvin dengan cepat.
"Tuan Kelvin, Anda baru saja kembali ke Surabaya dan tidak punya banyak teman. Bagaimana ikut bergabung dengan kami?" Andika berinisiatif untuk menjilat lelaki di depannya. Dia ingin menjalin hubungan yang baik dengan Kelvin. Dia berfikir kalau bisa berteman dengan Kelvin, akan sangat bermanfaat baginya.
"Maaf. Ada orang lain yang harus kutemui." kata Kelvin langsung menolak. Kalau seandainya saja resort pemandian air hangatnya tidak bergantung pada orang-ora kaya ini di masa depan, Kelvin tidak akan pernah mau berurusan dengan Andika. Alasannya sangat sederhana, hanya karena Andika telah menyinggung Arsa. Sebagai seorang pemuda yang cerdas dan sukses, dia sangat menyadari siapa yang harus dia dukung.
"Baiklah kalau begitu. Kami tidak akan mengganggu Anda lagi Tuan Kelvin." Andika yang melihat penolakan secara langsung dari Kelvin hanya bisa mengangguk.
__ADS_1
Setelah keluar dari ruangan tersebut, Kelvin langsung masuk ke bagian dalam hotel.
"Tuan Kelvin." Saat Kelvin baru saja memasuki ruangan, dia mendengar seseorang yang menyapa dan memanggil namanya dari belakang. Dia berbalik dan memiringkan kepalanya untuk melihat dan terkejut dengan apa yang dia lihat.
"Bukankah ini papanya Rita, Tuan Endrow? " gumam Kelvin dalam hati.
"Tuan Kelvin, saya mendengar bahwa Anda baru saja kembali ke Kota Surabaya. Saya sudah merencanakan mencari waktu untuk mengunjungi Anda. Tapi kebetulan kita bertemu di sini hari ini." kata Endrow berjalan ke arah Kelvin dengan cepat. Pada saat yang sama, dia mengulurkan tangannya kepada Kelvin.
"Tuan Endrow, apa kabar? Kenapa Saya tidak melihat putri Anda, si Rita? " jawab Kelvin sambil tersenyum dan menjabat tangan Endrow.
"Putriku berkemauan sangat keras. Saya sudah mengajaknya untuk datang bersama. Tapi dia tidak mau." kata Endrow tersenyum tak berdaya.
"Tuan Kelvin, bagaimana pendapat Anda tentang putri saya? Tuan, anda sangat berwibawa, dan saya merasa kalau Anda dan Rita adalah pasangan yang cocok."
"Itu... Hmmm" tiba-tiba saja Kelvin tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Dia merasa malu mendengar apa yang di katakan oleh Endrow. Dia tidak bodoh. Kata-kata Endrow merupakan petunjuk yang nyata baginya. Sudah jelas, kalau lelaki paruh baya di depannga itu ingin menjodohkankan dirinya dan Rita. Tapi, yang menjadi pertanyaannya, apakah Kelvin berani menyetujuinya? Sama sekali tidak! Hal itu karena Kelvin tahu kalau Rita adalah wanitanya Arsa.
__ADS_1
"Beraninya aku tergoda oleh wanitanya Arsa? gumam Kelvin dalam hati.
"Kenapa tuan Kelvin? Apa menurut anda, Rita ku tidak cantik? " Endrow bertanya-tanya karena ekspresi Kelvin.
"Itu tidak benar tuan Endrow. Tentu saja dia cantik, menawan, dan cerdas. Paket lengkap untuk seorang wanita sepertinya. Tapi setahuku, Rita sudah punya pacar." Kelvin tertawa datar.
"Bagaimana anda tahu kalau Rita sudah punya pacar? " tanya Endrow dengan terkejut. Sesaat kemudian, dia menggelengkan kepalanya dan berkata lagu.
"Pacar Rita saat ini sangatlah tidak layak. Keluarganya masih tinggal di perkampungan kumuh. Dia sangat miskin yang hampir tidak bisa memenuhi kebutuhan Rita nantinya. Bagaimana dia bisa layak untuk putri saya? Seperti halnya, nanti kalau mereka tetap bersama, Putriku akan menjadi bunga yang berada di atas kotoran. Kata-kata penuh penghinaan itu di tujukan untuk Arsa. Setelah Kelvin mendengar ucapan ini, dia tidak dapat menahan diri untuk tidak menutupi mulutnya dan tertawa. Dia tidak dapat menahan diri untuk bertanya- tanya pada dirinya sendiri. Bagaimana mungkin lelaki paruh baya di depannya itu tidak menyadari.
"Pacar putri Anda bukan anak laki-laki miskin" kata Kelvin dalam hati. Kelvin tidak bisa menahan diri untuk mencibir papa Rita di dalam hatinya. Dia adalah cucu laki-laki terkaya di Surabaya, dan pemuda lain tak ada bandingannya dengan Arsa. Endrow saja yang tidak tahu kalau sebenarnya Arsa lebih baik dari Kelvin.
"Dia memiliki calon menantu yang yang belum dia kenal. Tapi dia masih saja mengeluh seperti ini." kata Kelvin dalam hati sambil tersenyum.
"Tuan Endrow, apakah Anda tahu kalau Kendi Grub cabang Surabaya memiliki pimpinan baru? " Kelvin tahu kalau Arsa menyembunyikan identitasnya, dan Kelvin tidak ingin menjadi alasan jika penyamaran Arsa terbongkar. Menurut Kelvin, iya tidak akan memberitahu Identitas Arsa secara langsung, tetapi dia memutuskan hanya mengingatkan dan memberi petunjuk kepada Endrow.
__ADS_1
"Pinpinan baru Kendi Grup? Aku pernah mendengarnya sekilas tentang dia." jawab Endrow sambil mengangguk.
"Lalu, tahukah anda siapa pimpinan baru ini dan bagaimana latar belakang serta identitasnya? " tanya Kelvin sambil tersenyum.