
"Kenapa tidak? " Arfan tertawa. Arfan sebagai anggota klub pasti mencoba untuk melakukan latihan beberapa kali. Arfan sudah berusaha Mengumpulkan skor lebih dari satu kali, dan menurutnya keterampilan menembaknya benar-benar yang terbaik di antara semuanya. Dan bagaimana dengan Arsa, seorang mahasiswa miskin yang ditinggalkan keluarganya, bisa menyentuh pistol? Tapi, Apa bedanya Arsa dibandingkan dengannya jika dia akhirnya mati? Arsa berfikir bahwa tidak ada yang harus di sombongkan dengan kata-kata.
__ADS_1
Pelatih Arsa tidak bisa tinggal diam lebih lama lagi.
__ADS_1
"Tuan Arsa, secara umum, bagi orang aw...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1