Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Permintaan Arsa


__ADS_3

Di Depan Arsa Kenandra


"Apa yang sangat kau banggakan anak muda? Paling buruk, aku akan dikurung selama sepuluh hari, Aku akan menganggapnya sebagai liburan." Pria tua itu tidak setuju dengan apa yang di minta oleh Arsa. Melihat cara lelaki tua itu tidak setuju, jelas kalau dia telah melakukan banyak hal semacam ini.


"Dikurung selama sepuluh hari? Apa menurutmu itu bisa dilakukan dengan hal semurah itu? Kamu mau tau apa yang bisa aku lakukan? " Arsa Kenandra mencibir.


"Apa maksudmu? " Pria tua itu menatap Arsa Kenandra. Pria paruh baya dan Aprilia Dewi, di sebelahnya juga memandang Arsa Kenandra. Keduanya bingung dan tidak mengerti apa maksud Arsa Kenandra.


"Maksud Aku sangat sederhana. Ketika kamu menyentuh mobilku, secara otomatis kamu sudah merusak mobilku. Kamu harus membayarnya sesuai dengan harganya." kata Arsa Kenandra sambil tersenyum. Ketika Arsa Kenandra ditangkap, dia mengatakan kepada pria tua itu bahwa dia akan membayar harganya, dan pernyataannya tidak akan sia-sia. Adapun harga sepuluh hari penahanan, jelas tidak cukup! Kemudian Arsa Kenandra berkata kepada pria paruh baya dan Aprilia Dewi.


"Kalian berdua bisa melihatnya. Di Mobilku ada lubang kecil, tepat di cap mobilku dan ada sedikit cat yang terkelupas." Arsa Kenandra menunjuk ke titik di cap mobil tersebut dari mobilnya.


"Wah, itu benjolan kecil yang tidak mencolok. Kamu bahkan tidak bisa melihatnya jika kamu tidak melihat lebih dekat. Nah, jika kamu ingin aku membayarnya, maka aku akan membayarnya. Berapa harganya? Berapa biaya untuk memperbaikinya? " pria tua itu berteriak. Polisi paruh baya berwajah oval itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya, seperti yang dia tahu. Harga perbaikan mobil mewah semacam ini sangat mahal, meski hanya benjolan kecil, harganya pasti tidak murah.

__ADS_1


"Baiklah, Aku akan memanggil seseorang dari Showroom Lamborghini untuk memperbaiki kerusakan ini. " Setelah Arsa Kenandra menyelesaikan pernyataannya, dia langsung menelepon manajer toko Lamborghini langganannya.


Dua puluh menit kemudian, manajer Lamborghini datang dengan seseorang. Setelah mereka selesai memeriksanya, manajer langsung berkata,


"Harga perbaikannya sekitar 300 juta Tuan Arsa." kata tukang servis mobil mahal tersebut.


"Kamu... Apakah kamu bercanda? Kamu pasti sedang bermain-main kan. Apakah benjolan kecil ini berharga 300 juta? Tidak mungkin ! " Pria tua itu menyentuh cap mobil Arsa dan berkata dengan suara melengking.


"Kalau tidak percaya, cari bengkel lain saja untuk menentukan kerusakannya, dan harganya pasti sama persis." Jawab sang manajer.


"Pak tua, untuk mobil mewah setingkat ini, meskipun catnya sedikit tergores, harga perawatannya sangat tinggi." kata polisi paruh baya tersebut.


"Ini..." Pria tua itu langsung merosot ke tanah dengan ekspresi putus asa di wajahnya.

__ADS_1


"Ya Tuhan 300 juta! " Dia sudah melakukan hal seperti ini dengan menabrakkan diri ke cap mobil selama beberapa tahun, tetapi dia hanya bisa menabung hampir 300 juta, dan sekarang dia harus membayarnya secara langsung.


Arsa Kenandra menatapnya dan mencibir,


"Hanya saja nasib burukmu bertemu denganku. Aku bilang kamu akan membayar tindakanmu." Bukankah lelaki tua ini mencoba bergulat dengan uang Arsa Kenandra? Kemudian Arsa Kenandra juga menanganinya dengan kecerdasan, bukan dengan sejumlah besar uang, yang disebut mampu menyelesaikan. Dengan caranya sendiri, Arsa bisa menyelesaikannya, bukan dengan uang saja.


"Arsa Kenandra, kamu benar-benar tidak mempunyai rasa belas kasihan. Dia sudah sangat tua, dan kamu masih mempermainkannya ! " kata Aprilia Dewi dengan marah. Arsa Kenandra tersenyum dingin saat mendengar itu.


"Aprilia Dewi, apakah kamu benar-benar tidak bisa melihat? Sebelum kamu menjadi orang baik, bisakah kamu melihat siapa yang baik dan siapa yang jahat di sini? Seorang lelaki tua seperti dia, aku tidak tahu berapa banyak korban yang sudah jatuh ke tangannya. Berapa banyak orang yang dia bohongi, dan berapa banyak hal buruk yang dia lakukan ketika dia masih muda. Menurutmu apakah dia pantas untuk dikasihani? " Arsa Kenandra bisa menilai kalau Aprilia Dewi ini sepertinya memiliki hati yang baik. Tapi tidak ada perbedaan antara benar dan salah, bahkan dengan sedikit kebodohan dan kebaikan tidak ada bedanya.


"Kamu. Oh, kamu itu seperti tak berperasaan sekali." Wajah Aprilia Dewi memerah karena marah.


"Aprilia, tutup mulutmu!" Pria paruh baya berwajah oval itu memelototi Aprilia Dewi. Arsa Kenandra pergi ke depan mobilnya lagi, membuka pintu, lalu menoleh ke Aprilia Dewi.

__ADS_1


"Kamu harus mendapatkan 300 juta yang dia berikan untukku. Ketika kamu sudah memegang uang itu, kamu bisa mengirimkannya ke kantor kendi Grup. Jika kamu tidak mengurusi urusan ku ini, nanti aku akan terus menjadi tamu mu." Setelah itu, Arsa Kenandra langsung masuk ke dalam mobil. Mobil mulai menyala. Lalu, di tengah deru mesin mobil mewah itu, Lamborghini berwarna hijau yang menyejukkan mata itu melaju keluar dari pekarangan kantor polisi.


Setelah Arsa pergi dengan mobilnya, baru kemudian Aprilia Dewi menghentakkan kakinya dengan marah.


__ADS_2