Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Harapan yang Hilang


__ADS_3

Tujuan Arsa Kenandra adalah memberi tahu Aprilia Dewi bahwa pacarnya yang terlihat hebat dan berwibawa itu sebenarnya hanya berpura-pura. Faktanya, Evan adalah orang yang bisa melakukan apapun saat ada uang.


" Evan, karena kamu adalah karyawan ku sekarang, kamu harus belajar menggonggong dulu untuk membuktikan ketulusanmu." Kata Arsa Kenandra.


"Panggil saya Tuan Arsa! " kata Arsa tegas.


"Tuan Arsa, ini ... " Saat Evan arlando mengubah ekspresi wajahnya, iya tak ingin menggonggong seperti anjing, karena itu benar- benar akan mempermalukannya.


"Kamu berhak memilih untuk menolak, aku tidak akan memaksa kamu. Tapi jika Anda menolak, pekerjaan itu pasti akan hilang." Kata Arsa Kenandra tenang. Setelah dipikir-pikir, Evan arlando langsung belajar menggonggong dua kali. "Guk Guk ! " ucap Evan arlando pada Arsa. Evan arlando berpikir bahwa untuk 240 juta dalam 1 tahun, apa ruginya jika dia menggonggong seperti anjing?


"Bagus. Kamu bisa bergabung dengan para pekerja besok. Kamu bisa kembali dulu hari ini." kata Arsa Kenandra sambil tersenyum.

__ADS_1


"Terima kasih, Tuan Arsa! Terima kasih, Tuan Arsa." ucap Evan arlando seperti aliran air terima kasih yang terus menerus. Gaji bulanannya 20 juta, dan gaji tahunannya 240 juta. Evan arlando sangat senang saat memikirkan angka itu.


Setelah Evan arlando pergi, Arsa mengeluarkan kamera di atas meja, dan di dalamnya ada video yang baru saja direkam nya, semua yang baru saja terjadi di simpan dalam memory ponselnya. Arsa kemudian mengirimkan videonya langsung ke Aprilia Dewi.


Di sisi lain, Aprilia Dewi sedang istirahat dan pulang dari kerjanya untuk makan siang, ketika itu dia mendapat kiriman Video dari Arsa Kenandra.


"Aprilia Dewi, kamu bilang pacarmu tidak akan pernah tunduk hanya karena uang. Nah, kamu kalah kan?. Kamu bisa lihat sendiri." baca Aprilia saat melihat layar ponselnya. Dan kemudian, sebuah pesan lain masuk.


"Tidak! Video ini pasti palsu! Pasti si bajingan Arsa Kenandra, mencari seseorang untuk mengeditnya dan berusaha mencoba membuatku jijik! Evan pasti tidak seperti itu!" Nada bicara Aprilia Dewi tegas. Dia memutuskan untuk percaya kalau pacarnya, Evan arlando tidak akan pernah melepaskan harga dirinya demi uang. Untuk membuktikan pacarnya tidak bersalah, Aprilia Dewi mendatangi seorang rekan di forensik dan meminta rekannya untuk membantu melihat, apakah video itu asli atau hanya editan saja. Namun, hasil identifikasi baru akan keluar setelag tiga hari kemudian.


Rumah Sakit Keadilan Kota Surabaya.

__ADS_1


Ibu Talita sedang duduk di tempat tidur sambil menonton TV.


"Tante, bagaimana kabar tante akhir-akhir ini?" Arsa Kenandra masuk ke bangsal tempat ibu Talita dengan senyum di wajahnya. Arsa Kenandra datang kali ini untuk mengunjungi ibu Talita secara diam-diam tanpa sepengetahuan dari anaknya. untuk melihat bagaimana keadaan wanita paruh baya tersebut setelah pulih dari operasi.


"Arsa, aku sembuh dan keadaanku sangat baik setelah oprasi ini.” Ibu Talita menjawab sambil tersenyum.


Setelah terdiam beberapa saat, ibu Talita tersenyum dan bertanya, "Mengapa kamu tidak datang dengan Talita akhir-akhir ini? Kalian berdua bertengkar, kan?" tanga ibu Talita dengan lemah lembut.


"Yah, tidak tante." Arsa Kenandra menyentuh hidungnya dan merasa sangat canggung. Saat itu juta, tiba-tiab sosok gafis cantik masuk ke bangsal. Arsa Kenandra berbalik dan melihat kalau itu adalah Talita.


"Hemm, Talita." gumam Arsa dalam hati. Saat iya melihat Talita, dia menjadi sangat malu. Karena Arsa baru saja menyelinap untuk menemui ibu Talita. Iya melakukan itu karena tidak ingin bertemu Talita.

__ADS_1


Ketika Talita melihat Arsa Kenandra, ada secercah kegembiraan di matanya, tapi,.sesaat kemudian, sorot mata indah itu berubah menjadi tatapan kehilangan lagi.


__ADS_2