
"Mereka sudah ada di sini!" Pada saat ini, sebuah mobil mewah berjalan di barisan paling depan, diikuti oleh tiga mobil bisnis. Berjalan menuju gerbang perusahaan. Plat nomor mobil mewah tersebut adalah 999. Ketika seluruh karyawan melihat mobil itu muncul, mereka langsung menjadi gelisah.
Aris Arlando berbalik dan berteriak pada seluruh staf karyawan.
" Diam ! Jangan lupa bagaimana mengucapkan slogannya nanti !" Staf segera terdiam, tetapi para karyawan menatap mobil Bentley dengan penuh semangat. Mobil itu melaju di depan orang banyak dan kemudian berhenti . Pintu terbuka dan, Andi Sudiryo keluar dari mobil. Meski rambut Andi Sudiryo sudah beruban, namun aura kewibawaannya tidak berkurang sama sekali.
Di tiga kendaraan bisnis di belakang, hampir 20 orang juga turun.
"Selamat datang, tuan Andi Sudiryo!" Aris Arlando buru-buru membungkuk kepada Andi Sudiryo dan berkata.
"Saya Aris Arlando, General Manager Kendi grub Cabang Jombang. Atas nama seluruh staf, kami menyambut kedatangan Tuan Andi!" ucap Aris Arlando. Semua eksekutif dan karyawan menyapa dengan senang hati.
"Aris kelihatannya kamu ini cukup baik." Andi Sudiryo melihatnya sekilas lalu perlahan berkata. Ketika Aris Arlando mendengar kata-kata itu, dia tersenyum gembira.
"Terima kasih atas pujian Tuan Andi. Itu semua karena perintah baik Tuan Andi! "Aris Arlando merasa tersanjung.
"Benarkah? Saya rasa saya tidak pernah memerintahkan Anda untuk mengambil alih uang perusahaan, bukan?" Andi Sudiryo menyeringai.Aris Arlando dan Aprian Arlando di belakangnya mendengar kata-kata itu. Wajah mereka berubah dan jantung mereka berdebar kencang.
"Tuan Andi Sudiryo, kenapa anda berkata begitu? " Aris Arlando berkata sambil tersenyum kering.
__ADS_1
"Mengapa aku mengatakan itu? Apakah kamu tidak mempertimbangkannya dalam pikiranmu? " Andi Sudiryo tersenyum.
"Saya benar-benar tidak mengerti apa yang anda maksud tuan Andi Sudiryo." Aris Arlando tersenyum jelek.
"Baiklah, jangan kita bicarakan itu. Aku akan memperkenalkan seseorang kepadamu terlebih dahulu." kata Andi Sudiryo.
" Siapa yang akan diperkenalkan tuan Andi Sudiryo? " Aris Arlando bertanya-tanya.
"Cucu saya ada di sini hari ini. Izinkan saya memperkenalkannya kepada Anda semua! " Andi Sudiryo bersuara nyaring.
"Cucu Andi Sudiryo? " Ketika para karyawan di lokasi kejadian mendengar perkataan Andi Sudiryo, mereka sangat penasaran. Cucu Andi Sudiryo adalah tuan muda penerus Grup Kendi.
Di bawah pengawasan orang-orang, pintu mobil itu dibuka kembali, dan sesosok tubuh muda muncul di depan orang-orang.
Dan itu adalah Arsa Kenandra!
"Dia? Apakah dia cucu Andi Sudiryo?"
"Kenapa cucu Andi Sudiryo dia!" Ketika Aprian Arlando melihat Arsa Kenandra, matanya melebar karena terkejut, dan suaranya bingung karena keterkejutan di batinnya. Pandangannnya pun menjadi sangat tajam.
__ADS_1
Dan Ade Jefri, membuka matanya lebar-lebar karena terkejut, mulutnya menganga dan tertegun di tempat seperti manusia kayu, tak bergerak sama sekali.
Adik laki-laki Desita Mayasari, serta Rico Ardian, seorang karyawan senior yang pernah menerima rokok dari Arsa Kenandra, menatap dengan heran dan tak bisa berkata-kata. Tentu saja mereka mengenal Arsa Kenandra, namun mereka tidak pernah membayangkan bahwa orang yang turun dari mobil itu adalah Arsa Kenandra.
Resita Damayanti mendekat dan menutup mulutnya dan memandang Arsa Kenandra di depannya dengan wajah yang luar biasa. Resita Damayanti hanya mengetahui bahwa Arsa Kenandra diutus oleh Andi Sudiryo untuk menyelidiki, namun dia tidak menyangka bahwa Arsa Kenandra akan menjadi cucu kandung Andi Sudiryo.
Mereka semua tahu betul bahwa cucu Andi Sudiryo memiliki identitas yang sangat kuat, ia adalah generasi ketiga orang kaya raya. Ini adalah Tuan muda Kendi grub.
"Ya Tuhan, dia. Apakah dia cucu Andi Sudiryo? Benar kan. Bukankah dia seorang tukang bersih-bersih?" Ketika para karyawan di lokasi kejadian melihat Arsa Kenandra, terjadilah biaik-biaik yang lebih hebat lagi. Kemarin, Arsa Kenandra menantang Aprian Arlando di lobi lantai satu, saat banyak orang datang, sehingga banyak orang sudah melihat Arsa Kenandra. Jadi, mereka mengenali Arsa Kenandra secara singkat.
Setelah turun dari mobil, Arsa Kenandra berjalan di depan orang semua karyawan.
Andi Sudiryo pun buka mulut.
"Saya rasa banyak orang di sini yang sudah mengenal cucu saya. Saya rasa banyak orang yang sangat bingung saat ini. Bukankah dia hanya seorang tukang bersih-bersih? Sejujurnya, saya mengirimnya ke perusahaan cabang Jombang untuk menyamar." Ketika semua orang yang hadir mendengar kalimat tersebut, tiba-tiba mereka sadar.
"Arsa, selanjutnya kamu bisa menyusul, lakukan tugasmu!" Andi Sudiryo berkata kepada Arsa Kenandra.
Arsa Kenandra mengangguk, lalu berdiri dengan tangan di punggung, dan menjadi orang pertama yang berjalan ke arah Keluarga Arlando dan putranya.
__ADS_1