
Saat Rita sudah masuk ke dalam ruangan itu, iya melihat Andika yang sudah ada di sana. Dan terdapat banyak pemuda pemudi di dalam ruangan tersebut juga. Mereka semua mengenakan baju dengan brand yang terkenal. Pakaian serta perhiasan yang mereka gunakan terlihat benar-benar glamour. Tidak sedikit para pemuda yang menggantungkan kunci mobil mewah mereka di tali pinggang. Jam tangan yang bertengger di tangan mereka juga berharga jutaan. Ada musik pengiring yang mengalun mengiringi acara pesta ini.
Saat Rita melihat-lihat ke ruangan, ada seorang lelaki yang duduk di sebelah kanan dengan kepala plontos, lelaki itu adalah orang yang baru saja iya bicarakan dengan Arsa, lelaki generasi ke dua yang menjadi tuan rumah acara ini. Siapa lagi kalau bukan Kelvin Wiguna.
Setelah Rita melangkah masuk, semua orang yang berada di ruangan tersebut mengalihkan pandangan kepadanya.
"Rita Maharani, akhirnya kamu datang juga. Ayo duduk! " kata Kelvin yang langsung duduk dari kursinya.
"Maaf, tadi aku harus menjemput pacarku terlebih dahulu, jadi aku agak terlambat." jawab Rita sambil tersenyum.
"Pacar? Bukannya Andika selama ini mengejar-ngejar kamu? Apa kamu serius punya lelaki lain? Di mana dia, kok aku ngga lihat siapapun yang datang bersamaamu." kata Kelvin sedikit terkejut dengan peryataan dari Rita.
"Humm.. Dia sedang ke kamar mandi. Sebentar lagi dia akan kesini." kata Rita sambil tersenyum.
__ADS_1
"Oh begitu ya. Oke kalau begitu, tunggulah dia sambil duduk terlebih dahulu." kata Kelvin sambil melambaikan tangannya mempersilahkan Rita untuk duduk. Akhirnya, mereka berdua duduk.
"Oh iya Kelvin. Kali ini aku mendengar kalau kamu kembali dari luar negeri untuk mengambil alih resort ini ya? " tanya Andika.
"Iya, papa saya bilang kalau dia ingin melatih aku dengan memberikan resort ini kepadaku untuk belajar. Jadi mulai sekarang, resort ini aku yang mengelola." jawab Kelvin.
"Kelvin, kalau aku boleh tahu, berapa banyak uang yang di investasikan untuk membangun resort ini? " tanya seoeang wanita muda dengan tiba-tiba.
"Pembangunan resort ini menghabiskan dana sekitar 150 milyar. Dan saat aku balik, ayahku menambahkan lagi 50 milyar untuk nelakukan renovasi agar lebih sempurna." jawab Kelvin dengan bangganya.
"Kelvin, kita semua seumuran. Tapi kamu sudah bisa mengelola sebuah bisnis yang bernilai kurang lebih 200 M secara mandiri. Kamu benar-benar contoh yang baik untuk generasi kita ini." kata Andika dengan perasaan kagum.
"Kamu benar sekali. Aku rasa untuk mencapai tahab seperti Kelvin, kita masih harus menunggu waktu yang sangat lama." kata Seorang teman Kelvin. Sebagian besar keluarga kaya di kota Surabaya memiliki aset lebih dari 3 trilyun. Sedangkan Kelvin mampu mengelola bisnis yang bernilai 200 Milyar. Dan semua itu hanya sebuah batu pijakan dari ayahnya. Supaya putranya belajar menjalankan bisnis. Jadi kebanyakan dari mereka yang hadir dalam pesta tersebut benar-benar tidak bisa di bandingkan dengan Kelvin yang notabenya adalah putra orabg kaya. Sebagai generasi kedua penerus kerajaan bisnis sang ayah.
__ADS_1
Diam-diam, Rita Maharani berdecak kagum mendengar semua ini. Semua kehebatan ini membuatnya kagum.
"Kelvin, dengan berkembangnya bisnismu kelak, kami berharap kamu bisa melindungi generasi kita ini. Dengan itu, aku ingin bersulang untukmu. Semoga kamu selalu beruntung." kata Andika sambil mengangkat gelasnya tinggi-tinggi. Ekspresinya seolah-olah iya sangat mengagumi Kelvin sebagai orang kaya.
"Iya, kamu benar sekali. Kelvin akan menjadi orang yang bisa melindungi kita di masa depan." setelah mendengar peryataan itu, semua yang hadir di sana langsung berdiri dengan mengangkat gelas mereka untuk memberikan penghormatan kepada Kelvin. Setelah semuanya, mereka meminum minuman yang berada di gelas tanpa tersisa setetespun.
"Kalian juga harus membantu bisnisku untuk terus berkembang. Kalau kalian ingin bersenang-senang, aku rasa kalian harus mengunjungi resort pemandian air hangat ini." kata Kelvin. Setelah menyelesaikan kalimatnya, iya langsung menyesap minuman di gelas yang berada di tangannya tanpa bergerak dari duduknya sedikitpun. Bagi Kelvin, semua yang hadir di sana tidaklah sebanding dengan dirinya. Standar kekayaan yang di miliki oleh keluarga Wiguna sudah menyebar di berbagai tempat. Bahkan keluar kota pun juga ada. Dia sengaja mengundang semua generasa penerus bisnis keluarga di kota Surabaya karena pasti mereka akan menjadi tamu utama di restorannya untuk melakukan berbagai kegiatan bisnis.
"Tentu saja Kelvin. Kamu sudah berkecimpung dalam bisnis restoran di berbagai tempat. Dan beraninya kita menghabiskan uang untuk menikmati restoran lain." kata Andika memulai.
"Ini adalah sebuah keharusan untuk kita semua membantu bisnis Kelvin terus berkembang." sahut seorang lagi. Akhirnya, keputusan itu di setujui oleh semuanya. Semuanya duduk setelah mengatakan itu.
"Kelvin, karena kamu sudah kembali, kamu adalah generasi penerus terbaik di kota Surabaya." kata Andika melanjutkan pujiannya.
__ADS_1
"Andika, jangan terlalu serius. Yang aku tahu, di kota surabaya ada 3 generasi penerus yang kaya raya. Di bandingkan dengan dia, aku tidak ada apa-apanya." jawab Kelvin.
"Oh ya? Benarkah apa yang kamu katakan itu? Apa kota Surabaya memiliki orang-orang yang luar biasa? Kalau benar apa yang kamu katakan tadi, bolehkan aku tahu siapa tuan yang hebat ini? " tanya Andika dengan perasaan menggebu.