Pewaris Tak Terlihat

Pewaris Tak Terlihat
Tak Lagi Takut


__ADS_3

Misinya akhirnya selesai! Langkah selanjutnya, saatnya membalas semua yang telah membuatnya tersiksa. Terutama ayah dan anak Keluarga Arlando, dan orang-orang di perusahaan yang telah menyinggung Arsa Kenandra! Akhir mereka di perushaaan itu akan segera datang!


Arsa Kenandra awalnya mengira bahwa misi penyamaran ini akan memakan waktu lama. Dia sendiri tidak menyangka semua rencananya akan semulus itu, hanya dua hari. Tentu saja berkat dua orang, yang pertama adalah Resita Damayanti. Jika dia tidak membawa Aprian Arlando pergi, Arsa Kenandra tidak akan pernah punya kesempatan untuk masuk ke ruangan Aprian Arlando selama setengah jam. Yang kedua adalah Aprian Arlando, jika bukan karena si idiot itu yang meninggalkan kunci di gemboknya, Arsa Kenandra tidak akan bisa membuka laci, juga tidak akan mendapatkan buku besar itu! Ini semua menambah kemudahan misi Arsa Kenandra!


Di bagian lain di Indonesia, di The Sudiryo Family.


Setelah Andi Sudiryo meletakkan ponselnya.


"Sungguh kerja keras yang tidak terduga, misi itu dilakukan hanya dalam waktu dua hari. Si kecil ini tidak pernah gagal membuat saya takjub berulang kali!" Andi Sudiryo tertawa dengan gembira. Andi Sudiryo berpikir sejenak. Dia berfikir kalau Arsa Kenandra akan membutuhkan waktu sepuluh hari sampai setengah bulan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Dan itu sudah paling cepat menurutnya? Dan dia bahkan tidak yakin apakah Arsa Kenandra akan berhasil. Tapi Hasilnya, Arsa Kenandra menyelesaikan tugas berat ini hanya dalam dua hari, yang membuat Andi Sudiryo merasa luar biasa.


"Tuan Besar, saya baru mengerti kalau tuan muda bisa menyelesaikan misi ini dalam dua hari? Ini adalah sebuah Kecepatan Ekstrim?" Sekretaris kakek Andi Sudiryo yang berada di sampingnya juga tampak terkejut.


Andi Sudiryo tersenyum dan berkata, "Bersiaplah, ayo ke Kota Jombang!


"Baiklah, tuan Andi Sudiryo! " Sekretaris itu mengangguk.


Pov Resita.


Di sebuah restoran di Kota Jombang, Resita Damayanti menerima pesan teks dari Arsa Kenandra.

__ADS_1


"Resita, bagaimana kalau kita menonton film lain malam ini? " Aprian Arlando memandang Resita Damayanti sambil tersenyum. Resita Damayanti berdiri.


"Luangkan waktumu dan lihatlah film itu sendiri! " Resita berkata dengan dingin.


Setelah itu, Resita Damayanti mengambil tasnya dan keluar.


"Apa yang terjadi? Dia mengubah sikap dan ekspresi wajahnya dengan begitu cepat! " Aprian Arlando bingung, iya masih ingat bagaimana Resita Damayanti membujuknya untuk pergi makan siang bersamanya beberapa saat yang lalu, tapi sekarang dia malah berbalik dan pergi meninggalkan dan mengabaikannya?


"Sialan, kamu Resita! Kamu bisa berpura-pura denganku, tapi suatu hari nanti, aku akan membalasmu!" Aprian Arlando berkata dengan nada kesal.


Pov Arsa Kenandra.


Sore itu juga, seluruh karyawan perusahaan cabang Jombang telah diberitahu, bahwa Andi Sudiryo, Pemilik Kendi grup, akan mengunjungi cabang Jombang secara langsung besok pagi. Perusahaan menginformasikan kepada seluruh karyawan untuk bersiap menyambutnya.


Hanya Arsa Kenandra dan Resita Damayanti yang tahu bahwa Andi Sudiryo tidak datang ke sini untuk memeriksa perusahaan, tetapi untuk berurusan dengan beberapa orang saja!


Setelah pemberitahuan dikeluarkan, Arsa Kenandra dan seluruh staf kebersihan dipanggil ke ruangan Ade Jefri.


"Hadirin sekalian, Owner Kendi Grub Cabang Jombang, tuan Andi Sudiryo akan memeriksa perusahaan kita besok, dan General Manager secara khusus memberi tahu departemen kebersihan, bahwa kita harus melakukan tugas kita yang terbaik dan tidak melupakan sudut mana pun, apakah anda semua mengerti? " kata Ade Jefri kepada orang banyak di hadapannya.

__ADS_1


"Mengerti! " Para petugas kebersihan yang hadir merespons secara serempak.


"Izinkan saya mengatakan sesuatu yang buruk dulu. Jika besok ada yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut mengalami masalah kesehatan dan tidak masuk kerja, dia akan menanggung akibatnya! Baiklah, segini saja breafing hari ini, kalian bisa kembali! " Ade Jefri melambaikan tangannya. Semua petugas kebersihan berbalik dan keluar dari ruangan tersebut.


"Arsa Kenandra, berhentilah!" kata Ade Jefri. Arsa Kenandra mengerutkan kening. Apa yang ingin dilakukan Ade Jefri ini padanya? Tentu saja Arsa Kenandra memilih bertahan karena panggilan itu.


Setelah semua karyawan lainnya meninggalkan kantor,


"Pak Jefri, saya tidak tahu mengapa Anda menuuruh saya untuk tetap di sini sendirian. Apa yang bisa saya bantu?" Arsa Kenandra memandang Ade Jefri.


"Arsa Kenandra, apakah kamu benar-benar tidak mengerti memang bodoh. Karena kamu telah bekerja untukku, tahukah kamu bagaimana cara untuk mengambil hatiku? Temanmu, Desita Mayasari, yang masuk bareng kamu, sudah mengantarkan sesuatu untuk aku, tapi kamu keras kepala sekali."Ade Jefri berkata dengan dingin. Setelah mendengar kata-kata itu, Arsa Kenandra segera menyadari bahwa Ade Jefri ingin Arsa Kenandra memberikan penghormatan kepadanya.


"Pak Jefri, saya tidak akan membelikan Anda rokok ataupun alkohol. Selain itu, tahukah Anda seberapa buruk perilaku Anda ini? Apakah anda tidak takut aku akan melaporkannya ke perusahaan? "Arsa Kenandra mencibir.


"Melaporkan ke perusahaan? Perusahaan kita ini? Kamu tahu nggak, kalau mulai dari General Manager hingga kepala keamanan kecil, siapa yang tidak menerima hadiah sebagai bentuk rasa terima kasih? Tidak ada gunanya kamu menuntut General Manager perusahaan ini! " Ade Jefri berkata sambil Tersenyum.


"Aku telah memberi kami banyak kesempatan. Bukan saja kamu tidak membayar upeti, tapi kamu juga mengancam akan menuntutku. Bagus! Sangat bagus! Aku berjanji, kamu tidak akan bisa bertahan lama di perusahaan ini! " Ade Jefri berkata dengan marah.


"Benarkah? Dan saya juga berjanji, kalau hari-hari baik Anda akan segera berakhir! " Arsa Kenandra mencibir. Setelah Arsa Kenandra selesai berkata, dia berbalik dan langsung keluar dari ruangan tersebut. Setelah tugas Arsa Kenandra selesai, Arsa Kenandra tidak perlu takut pada semua excekutive perusahaan cabang lagi.

__ADS_1


__ADS_2