Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
masa lalu rey 1


__ADS_3

malam ini rena bergegas pergi ke mini market, tak jauh dr kosan rena berjalan kaki,


memilih beberapa cemilan untuk di kosan nya nanti, rena tidak punya banyak teman d sini, hanya kebetulan seorang koki yg kebetulan satu kosan dngan rena,


setelah di rasa cukup, di serahkan nya ke kasir untuk di hitung, rena menoleh ke arah pintu rey baru saja masuk ia terlihat beda dengan baju santai nya,


rena? rey sedikit kaget


iya pa, rena tersenyum ramah


kamu ama siapa?


sendirian pa,


malem malem gini?


kosan rena deket, kebetulan ada keperluan


_ rey melihat belanjaan yg sedang di hitung _


tambah roko xx mba, masukin ke belanjaan sklian, sambil menyodorkan atm milik nya


pak maksud nya? tanya rena..


tunggu bntar aq ambil sesuatu dl.


rey meninggalkan rena yg masih bengong di kasir,


tambah ini, menyodorkan dua buah eskrim coklat,


mbak pke kartu aku aja, rena menyodorkan atm milik nya,


kamu telaktir aku? tanya rey

__ADS_1


rena tersenyum membuat hati rey meleleh,


jangan nolak,


hmmm oke, rey menarik lg kartu atm nya dan memasukan ke dompet,


acara bayar membayar selesai, rena hendak pamit karna sebenar nya ia merasa canggung sedekat ini dengan bos nya,


pak, rena permisi pulang dluan ya


saya anter ya, tawar rey


emhhh ga usah pa, deket ini ko....


ayo kita jalan-jalan, sambil anter kamu pulang, saya lagi BT,


terus bpk ksini pake apa td?


ayo jalan, biarin motor d sini, seperti nya aman, udh anter kamu pulang baru saya ambil.


rena mengangguk,


sebenarnya bukan kebetulan mereka bertemu, td saat rey dalam perjalanan melihat rena masuk ke mini market, ya bisa d bilang ini modus, mengantar nya pulang dengan berjalan kaki agar dapat waktu lama bersama rena,


rey membuka bungkus eskrim dan memberikan ny pada rena, rena sempat menolak namun rey memaksa,


" ga mungkin saya makan 2eskrim sekaligus kan" rena menerima eskrim, entah mengapa hati nya menjadi tak karuan, bukan kah ini sedikit romantis


rey membuka eskrim nya,


"biasa nya saya beli 2 yg satu buat nino, menjeda ucapan nya rey tau seperti nya rena tidak mengenal nino,


" kamu kenal nino? "

__ADS_1


rena yg dapat pertanyaan langsung menggeleng kan kepala


" anak laki laki yang mau kamu tolong waktu penembakan itu, dia nino anak saya"


"ah iya rena lupa, gmn keadaan anak bpk? apa baik baik aja?


" alhmdlh dia baik,


" berapa tahun usia nya pak? dia sangat menggemaskan, (apa aku juga menggemaskan seperti nino ren? ahh ini jantung kenapa kenceng banget, kayanya bsok harus pergi ke dokter, jantung rey sering tak karuan beberapa hari ini 😁)


"5 tahun bulan depan,


rena mengengguk,


" masuk PAUD dong sebentar lagi ya pa?


" iya, dia udh minta terus sekolah, tapi pngen d anter mamah nya,


" itu pasti pak, rena juga punya temen d Bandung, tiap hari anter skolah, malah ikut masuk ke kelas karna anak nya ga mau d tinggal, sambil tertawa rena menceritakan nya,


rey berhenti, menatap rena, rena menoleh ke arah bos nya itu, dngan masih menggenggam eskrim yg tersisa setengah nya,


" yang jadi masalah, nino g punya mamah" ucap rey sedih


rena terpaku membiarkan pikiran nya berkelana sejenak. "apa pak rey sudah bercerai? tapi kalo bercerai bagaimana pun pasti mamah nya nino bisa anter sekola, apa jangan jangan?? dlm hati bergumam


" istri saya sudah meninggal ren, saat dia melahirkan nino" rey menunduk membuang wajah nya ke sembarang arah,


"pak, rena minta maaf, rena ga bermaksud apa apa. rena ga tau kalo bpak udh menikah malah punya anak yg lucu kaya nino"


"bukan salah kamu ren, saya yg cerita duluan kan?,


tak terasa mereka sudah d dpan kos kosan yg rena ringgali,

__ADS_1


__ADS_2