
tahlil malam pertama berlangsung khidmat, satu demi satu jemaah masjid membubarkan diri, jam menunjukan pukul 20.40malam rey dari tadi di luar dengan warga berbincang bincang, mang agus juga mengenalkan rey sebagai suami rena,
karna hari semakin malam, rey masuk, melihat rena terbaring di sofa yang tadi mamah tiduri, ia tertidur, dengan hp di tangan nya, rey menatap wajah lelah sang istri, bibi datang
"pak, bangunin aja rena nya, pak rey pasti cape ayo pindah ke atas,
" rena nyenyak sekali bi, rey ga tega, tar takut malah jd ga bisa tidur kalo di bangunin, kalo ada kasur lipat, rey tidur di sini aja nemenin rena..
"eh, tar sakit badan atuh pak tidur di sini
" ga apa² bi,. sekalian nemenin rena, taar kalo rena bangun sendiri kita pindah
"baiklah kalo gitu
_bibi membawa kasur lipat, rey membaringkan tubuh nya di sana,. dia juga merasa lumayan lelah,. berbalik ke arah kanan,. ia menatap sang istri yg posisi tidur nya lebih tinggi, sempat ia selimuti rena,. mungkin saking lelap nya ia tak bergarak sedikit pun, tak terasa rey pun tertidur..
rena kecil berlari,.. mamah mengejar nya, rambut nya yang masih basah belum di sisir, rena terjatuh menangis karna luka di lutut nya mengeluarkan darah,
"mamaaaahhhh
" ya allah kan jadi jatoh, rena lari lari sih, (mamah mengangkat tubuh mungil sang putri,. rena menunjukan luka di lutut nyaa,
"perih mah, ada darah nya
" ga apa² rena nya kuat
pahh, papahhh
"ada apa? sang papa keluar dari rumah menghampiri anak dan istri nya di taman belakang,
" rena jatoh lutut rena sakit berdarah, (merajuk manja)
"hmmm coba ayah lihat (meraih kaki anak nya)
waah ini sih harus di jahit" (canda sang papa)
"ga mauu, rena ga mau ke rumah sakit
" pah,. lagi sakit ko di becandain
ahaahaaa sang papah tertawa, putri nya paling susah di bawa ke dokter untuk berobat
"sini papah gendong, kita bersihin, balut deh pake plester (papah menggendong rena, membawa nya, duduk di kursi bersebelahan dengan dapur, di bersihkan luka nya oleh sang papah) sudah selesai wah putri papah emang pinter, ga sakit kan?? (rena menggeleng)
" nanti kalo rena menikah, rena pengen punya suami kaya papah (kata rena, sang papah tertawa. anak sekecil ini sudah berfikir menikah)
__ADS_1
" kenapa pengen kaya papah?
"papah baik, sayang sama rena sma mamah, rena luka papah langsung obatin, kalo mamah sakit papah yang urusin"
sang papah gemas, mencubit manja pipi sang putri,
"iya dong, laki laki itu tugas ny melindungi wanita nya, ga boleh menyakiti, kalo ada yang menyakiti rena, papah akan berdiri paling depan, papah hajar orang itu(memperagakan bagaimana menghajar ala papah rena, rena tertawa melihat nya, di peluk nya sang papa)
"rena sayang papah,
" papah juga sayanng banget sama rena, sama mamah, tumbuh jadi anak yang baik kebanggaan papah mamah ya, rena ga boleh cengeng, rena anak pertama harus kuat,. rena akan mendapat kan suami yang sayang sama renA melindungi rena seperti papah"
rena tersentak, terbangun dari tidur nya, untuk sekian lama, ia baru. memeimpikan sang papa, ia melihat rey terbaring di bawah sofa yang ia tiduri, merasa bersalah ia telah melibatkan rey dalam masalah nya,
"pah, apakah dia laki laki yang papah bilang akan menyanyangi dan melindungi rena?, alfatihah untuk papah dan mamah, semoga kalian bahagia di surga nya allah,. amiiiiinnnn
rena tertidur lagi, hingga tak terasa waktu subuh datang, rey mengerjapkan mata nya, merasa ada seseorang yang memeluk nya,. dia kaget namun juga bahagia, rena tidur bersama nya di kasur kecil ini, "kapan dia pindah? terus kenapa tidur di sini? apa mungkin jatoh dari sofa? pikir rey
rey. menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah ayu sang istri, rena menggeliat membuka mata nya, tatapan mereka bertemu, rena tersenyum (masyaallah pagi-pagi udah di kasih rezeki sama allah bisa melihat rena dari jarak sedekat ini, rey mencium kening sang istri,. entah mengapa tanpa. sadar melakukan itu, morning kiss 😘 pipi rena merona malu,
"ayo solat subuh, ajak rey, rena mengangguk,
masih cukup malas untuk bangun kalo ga ingat sama kewajiban nya,
rena gugup,
"kayanya gitu pak,. ayo kita solat ajak rena
rey tersenyum, mana mungkin kalo jatoh, pas bangun dia malah tersenyum tadi, harus nya kan kaget pikir rey
rey sedang mandi,
rena dan bibi. menyiapkan sarapan,
" neng, buat tahlil malem mau masak apa?
" ga usah masak bi, psen catering aja ya,
"kenapa gitu?
" bi, kita semua pasti lelah, sebelum nya nyiapin acara kemaren,. rena pesen aja ke temen ya
"baik lah kalo gitu, nanti bibi tinggal bikin kue nya ya
" nah gitu bi, kita bikin karamel kesukaan mmah.
__ADS_1
(rena dan bibi setuju, sarapan sudah siap, rey masih di kamar, rena berniat memanggil nya,.
rey tidak ada, namun pintu balkon tebuka, rena menghampiri nya, terdengar rey sedang menelpon
" belom tau sayang ayah pulang kapan, ayah masih di rumah bunda",,
...(........ ...) ...
"ya nanti insyallah ayah ajak bunda pulang ya, nino mau kapan ke sini ama oma? (rey menyadari kehadiran rena di belakang nya, iya tersenyum senang
" telpon dari nino,. kita video ya?
rena mengangguk, rey mengalihkan panggilan suara nya menjadi panggilan video, nino langsung sumeringah melihat siapa yang ada di sana bersama sang ayah
" bundaa.. ayah galak ga ajak nino ke rumah bunda (menangis)
"assalamualaikum anak ganteng, uuuhh. ko nangis sayang?
" ayah galak
"heheehe nanti bunda cubit ayah nya ya, (rey. merengut. muncul momi dan putri di sana)
" assalamualaikum pengantin baruuu". sapa putri pada kedua kakak nya
" waalaikumsalam adek yang nyebelin,
" idihhhh
"sayang,. maaf momi belum ke sana ya, hari ini momi jadwal cekup ke RS,
" iya mi, ga apa apa. momi cepet sehat ya,
"amiiiin, makasih sayang, rena yang sabar ya, allah ga akan ngasih cobaan di luar batas kemampuan hamba nya (seketika suasana hening mata rena kembali berkaca, juga momi,) jangan nangis sayang, doa momi untuk alm kedua orangtua rena, secepat nya kita ke sana insyallah ya... (rena mengusap. matanya yang sudah berair, sedih campur terharu)
"yang penting kesehatan momi dulu, jangan paksain ke sini,. perjalanan lumayan jauh"
"iya sayang, momi titip rey ya, dia kadang masih suka nakal". (rey melotot mendengar itu, rena malah tersenyum seketika suasana riuh kembali, nino pengen ngobrol sama bunda nya
"kalian istirahat lah, udah rusuh ni ga akan bener (melihat tante dan keponakan nya susah di atur)
" baiklah mi, momi hati² d jalan cepet sehat lagi. ok (rey menambahkan)
"iya sayang,. momi pamit ya rena,. assalamualaikum
" waalaikumsalam
__ADS_1