
Rena terbangun, merasakan kesemutan di tangan nya, Nino tidur di lengan kanan rena,.
tersadar, kalau semalam ia ketiduran, perlahan rena berbalik rey ada di sebelah nya, berharap suami nya itu masih tidur, karna ia berniat kabur..
salah,
rey malah sedang menatap nya, entah, apa arti tatapan nya itu,
rena tak bisa menebak tatapan suami nya itu,
rena nyengir, melirik jam, ini sudah subuh jam 4:45
"sayannnnnggg" (rena mendekat pada suami nya, ia harus menyelamatkan hidup nya kan??)
udah bangun ya?? udah shalat belom?? "
"aku dari semalam ga tidur rena" (datar, tanpa ekspresi, rey menakutkan sekali)
"kalo gitu, aku shalat dulu ya" (rena hendak bergeser namun rey menarik pundak nya hingga rena tertidur lagi, rey mengungkung nya bertumpu pada lutut nya)
"ya Allah dia marah kan, wajah nya menyeramkan sekali, Nino ayo bangun nak selamatkan bunda"
(rena mengoceh dalam hati nya)
rey melipat bibir nya, sebenarnya ia ingin tertawa, wajah istri nya pucat, rena ketakutan
"kamu tau rasa nya menahan sesuatu bagaimana?? ibarat kamu lagi sayang sayang nya lalu di tinggal kan tauuu? "
"tau, aku pernah mengalami nya, hemmmppp (rena menahan tawa)"
rey membuang muka, ia tak tahan lagi,
ia juga lupa, kalo dulu rena pernah di tinggalkan, tapi kenapa dia mengatakan nya sambil tertawa begitu
"shhhh (rena meringis)"
rey melonggarkan genggaman tangan di pergelangan tangan rena,
"kamu kenapa sayang??"
"sayang perutku.... "
rey langsung duduk di sebelah rena, ia melepaskan istri nya
"kenapa perut nya? sakit?? kram??? "
"aduhhhh,"
rey tambah panik,
"rena bilang sama aku kamu kenapa??
aku telpon dr dona dulu" (rey nyata terlihat panik ia mencari HP yang entah ada dimana),
"sayangggg " (rena memanggil)
"tunggu sayang aku belum nemu HP, ah sialan dimana HP, aku lupa naro semalam"
rena melotot, dia baru tau kalo rey sedang kesal keluar kata kata begitu,
"sayannngggg"
"iya rena... (rey kesal, ia berbalik menatap istri nya)
rena mengusap perut.
" aku lapar... "
"astaghfirullah renaaaaa, aku kira kamu.... (tidak melanjutkan ucapan nya rey menyerang rena lagi, ia, rena tertawa ia menutup mulut nya)
" kamu.... berani berani nya, "
rey Menggelitik pinggang rena
"ampunnn ampun, sayang, nanti Nino bangunn... "
"biarkan ini sudah pagi"
"ahahaaaaa, ampunnnn"
__ADS_1
rey mengalah, ia sebenarnya belum puas,
namun ia takut terjadi sesuatu pada perut istri nya.
"ini belum selesai rena"
rena mengatur nafas nya,
"ampun, aku mau pipis"
"kamu menghindar hmmm? "
"sayang beneran nanti aku ngompol gimana?? "
rey mendekat lagi,
"aku beri kamu hukuman yang ringan"
"apa?? (rena sudah curiga)
" ucapkan kata maaf yang benar"
rena menurut, menangkup kedua telapak tangan nya di depan bibir
"tuan, mohon ampuni hamba, hamba tau hamba salah hmmmp(rena menahan tawa nya lagi)
maaf membuat Anda merasa di gantung semalam, dan membuat kamu menahan sesuatu"
rey sontak tertawa, permohonan macam apa itu, itu bukan minta maaf, tapi sedang meledek.
"ok permohonan di Terima, dan ada satu lagi"
"sayang aku mau pipis, ga kuat"
"tidak ada penolakan" (rena kalah telak)
rey menunjuk pipi kanan nya,
" tiga kaliโ (ucap nya lantang)
rena tau apa arti nya itu, ia mengaku salah, sekarang ia akan menurut saja, dari pada panjang urusan nya,
cup cup cup (ga pake ajinomoto ya๐)
cup cup cup
(ya Allah aku ga kuat pengen pipis๐ญ)
"tiga kali" (menunjuk kening nya)
"sayannngggg"
"tidak ada penolakan"
(rena tau akan berakhir seperti apa hukuman ini)
"aku pengen pipis" (rena merengek)
"kamu tau bagaimana rasa nya menahan sesuatu?? "
"jadi kamu balas dendam rey??? " ( rena pura pura marah)
"engga, ayo lakukan, kamu mau berapa lama menahan nya" (dalam hati nya rey tertawa, tapi ia kasihan pada istri nya)
rey menunduk,
cup cup cup,
"sudah ya... " (rena memohon)
"satu lagi" ( rey menunjuk bibir nya)
rena mendekat, ia harus cepat,
mendekatkan wajah pada suami nya, rena memejamkan mata,
namun beberapa detik tidak terjadi sesuatu,
rena membuka mata..
__ADS_1
rey menahan tawa nya,
"kamu sedang apa?? katanya mau pipis?? "
"reyyyyy", (rena memukul nya dengan bantal)
" hahaahaaa, ayo cepat sayang kamu belum shalat, aku akan ke bawah sebentar"
rena hanya mampu terdiam,
dia juga tersenyum bagaimana ia tidak tambah sayang pada suami nya, rey selalu punya candaan untuk mereka, yang membuat rena rindu ketika jauh...
rena bergegas shalat,.
rey tak lama datang, mengendap endap, sedangkan rena masih shalat di sana..
rey menunggu nya,
rena mengucap salam, ia menyelesaikan shalat nya, berbalik rena tersenyum senang,
suami nya di sana sudah berdiri dengan Buket bunga mawar berwarna warni, juga se Buket coklat kesukaan rena,
rey tau istri nya suka coklat
rey mendekat ia bersila mensejajarkan tubuh nya dengan sang istri
"apa lagi ini?? ( rena tertawa kecil)
" bunga cantik untuk wanita tercantik, coklat manis untuk istri ter manis" (rey memberikan nya pada rena, rena kerepotan, ia masih dengan mukena nya)
"makasih sayang"
rey menyelinap masuk ke dalam mukena.
mencium perut yang masih rata itu...
"sayang, hadiah se mewah dan banyak apa pun tidak akan mengganti keringat mu dalam mengurus kami anak dan suami mu, tidak dapat membayar keringat yang jatuh saat kau berjuang melahirkan, maaf jika aku suatu saat kurang mengerti apa yang kamu ingin dan harap kan,
jangan pernah berpaling, ini perintah...
(rena tersenyum dan mengangguk )
jangan pernah mengatakan kalo kamu baik baik saja, insyaallah aku akan jadi yang paling depan melindungi jika ada yang menyakiti mu...
(mata rena mulai memanas, cairan bening itu mulai datang),
jangan pernah bosan pada ku,
hiduplah bersama ku,
kita lengkapi akhir cerita kita hanyaa dengan kebahagiaan... "
rena tak dapat berkata apa apa... ia menangis di pelukan suami nya..
**assalamu'alaikum readers dimanapun berada,
alhamdulillah, dan terimakasih saya ucapkan untuk yang selalu menanti updatan rey dan rena ini,
mohon maaf juga ya untuk kesalahan yang bertebaran di mana mana๐คญ,
insyaallah aku akan merevisi sedikit demi sedikit dari bab awal,
komen dan like yg kalian berikan menjadi penyemangat, bahwa karyaku dapat di Terima oleh penyuka novel,
kita sudahi "AKHIR SEBUAH CERITA REY DAN RENA" ini ya......
insyaallah semoga akan ada rey dan rena season 2, smoga kita selalu di beri nikmat sehat, bisa saling mengisi di sela waktu terlebih hiburan untuk para emak emak yang senang meng halu seperti diriku๐
salam hangat readers
FitRi u. h
assalamu'alaikum ๐๐๐๐๐๐
jangan lupa mampir ke karya ke dua ku,
ramaikan ya, semoga dapat menghibur lagi .
InsyaAllah aku usahakan udh setiap hari
__ADS_1
happy Reading ๐ค