Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
ASC episode 21


__ADS_3

Flashback


frans mengantar nyonya besar pulang ke rumah lama, anto pun beristirahat di sana,


"lo aman? “ (tanya frans pada anto)


" aman, cuma besot aja, badan kaya udah di gebukin"


"minum obat istirahat, gue ke luar dulu beresin tuh kecoa"


anto mengangguk,


"sendiri? (tanya nya)


" ada erik, dia baru sampai"


"oke hati hati"


frans mengangguk, nyonya sudah masuk ke kamar nya,..


tidak sulit untuk frans melacak seseorang, walaupun ini bukan di negara nya, rey punya banyak koneksi orang orang penting, frans kini di kantor polisi.


"selamat tengah hari Tuan, adakah awak keseorangan" ( ammar menjabat tangan frans, dia salah satu orang orang yang rey punya di sini)


"ya saya sendiri" ( frans duduk, berhadapan dengan sang polisi) mereka berulah lagi"


"Saya pikir, cik Fachry, pesanan Husain"


"ya mereka masih sekeluarga"


"Saya periksa CCTV di rumah, kami sudah poket identiti pelakunya, Jika terbukti mereka yang bersalah, ini akan menjadi hukuman yang berat"


"lakukan lah, aku ada sesuatu yang penting"


"Saya belum melawat cik Rey"


"dia sehat hanya kaki nya saja yang retak"


"teruk sikit, Saya akan ke sana esok"


"terimakasih, saya pamit"


ammar menganggukkan kepalanya, mereka berjabat tangan lagi,

__ADS_1


frans menuju sebuah apartemen,


di mana kecoa itu tinggal, ya, frans menyebut ana sebagai kecoa🤭,


dia ikut sebal dengan tingkah ana pada rey..


lift terbuka, tepat saat frans akan menaiki lift, ana di sana dengan tas berukuran besar, ana melintas di depan frans,..


frans memegang lengan nya sedikit kencang, hingga ana menggaduh dan berbalik menatap frans,


"hey apa yang kamu lakukan?? "


"ikut aku" (kata frans)


"enak saja, siapa kamu, aku akan berteriak"


"silahkan, kamu berhutang penjelasan pada nona muda kami, istri dari tuan reynan"


ana membisu, ia kurang cepat, tadi fachry sudah mewanti wanti nya untuk segera pergi, dia harus kabur,


ternyata benar, dia kah yang fachry bilang menembak kaki husein sampai harus di amputasi, dia si psikopat itu??


"tuan maaf mungkin anda salah orang" ( ana terlihat panik)


ana memberontak,


orang orang di sana memperhatikan mereka, saling bertanya satu sama lain..


"tolooong, ada pencuri " (teriak ana)


frans menodongkan pistol nya di kepala ana,


"diam, ikut saya cepat"


tidak ada yang mau membantu, mereka tidak mau terlibat, melihat ana di todong pistol mereka takut..


"tuan, saya mau di bawa kemana? "


(frans memaksa nya masuk ke mobil, sudah ada erik di belakang kemudian)


"kamu tidak mau bertemu dengan pujaan hati mu??, apa kamu tidak tau dia terluka??


ana diam,

__ADS_1


" saya ga ngerti"


"akan aku jelaskan, ikuti saja "


"jalan rik" (pinta frans)


"oke"


mereka menuju rumah sakit, dan terjadilah adegan bertemu dengan rena,


ana kini terdiam, ia menyesali permainan paman nya , paman nya bilang kalau rey gampang di rayu wanita, di tambah ia pun menyukai nya,


"rena memiliki kecantikan tersendiri, dia sangat alim, aku bahkan malu mertemu mereka dengan pakaian ku seperti ini" (bergumam di dalam hati nya, ana masih gemetar, ia kini di kantor polisi)


"nona permudah diri mu, atau aku yang akan mempermudah nya" (frans tak membiarkan ana bernafas normal, dia senang ketika musuh nya berwajah pucat begini)


"tuan, benar saya yang mengganggu rumah tangga tuan rey, dengan mengirimkan beberapa foto pada istri nya"


"lalu,?? (ammar bertanya) "


"cik fachry menyuruh saya"


"husain pun?? "


ana mengangguk,


"awak tahu encik rey kemalangan?" ( tanya ammar lagi) "


"ya... " ( ana semakin takut, persetan dengan paman nya, ia tidak mau menanggung semua sendiri, bagaimana masa depan nya, dia belum menikah. banyak impian yang belum ia raih,


secara pribadi dia tidak punya dendam pada rey, hanya berharap mendapatkan keuntungan dari kerjasama ini, mendapatkan perhatian dari rey, syukur syukur bisa jadi pendamping nya)


"siapa yang terlibat?? (frans ikut menginterogasi) "


"fachry memerintahkan beberapa orang untuk merusak mobil tuan rey" (pasrah, ya ana lebih baik jujur)


frans tersenyum. wanita sangat mudah di korek informasi nya, husain akan semakin lama mendekam di penjara, ia akan punya dua teman baru, fachry dan ana..


permainan mereka sungguh tidak cantik, sayang kan, reputasi fachry di dunia perbisnisan tercemar, frans menyerahkan semua pada polisi, mereka juga sedang mengejar fachry, info terakhir yang di dapat, ia sudah di bandara, akan terbang ke Amerika untuk kabur


"kalian sangat bodoh... ( frans menatap ana)


ammar, saya pribadi melimpahkan semua ke kepolisian, mari kita tanyakan lagi, apa hukuman yang pantas untuk penggoda lelaki beristri, siapa tau nona muda kami berubah pikiran nya,"

__ADS_1


cukup sudah, ana di penjara paling sebentar 10tahun karena keterlibatan nya saja sudah bersyukur, dia masih hidup dengan normal, tidak terbayang jika ia akan kehilangan salah satu anggota tubuh nya


__ADS_2