Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
kedatangan mamah


__ADS_3

jam menunjukan pukul 17.15 saat mamah rena sampai d Rs, mamah memeluk rena antara sedih dan bahagia, sedih saat mendengar kabar bahwa rena tertembak, bahagia karena rena putri semata wayang nya selamat, tidak ada hal yg membahagiakan seorang ibu selain kabar baik dari sang anak bukan??


di ciumi nya pipi sang putri, rena tersenyum merasakan aliran kasih sayang yang ia rindukan belakangan ini,


"mah, maafin rena"


"mamah ga apa apa sayang, cuma mamah ga bisa nge bayangin kalo ada apa apa sama kamu" (rena mengusap lengan sang mamah)


"doa mamah slalu menyertai rena di manapun rena berada mah, alhamdulillah makanya rena selamat"


(mamah terharu, mengusap kepala sang putri)


"istirahat lah, mamah juga mau rebahan dulu di sofa"


( bibi & fira anak nya yg baru 10 thun membawa barang² ke kos san rena, mang agus langsung pulang lagi k bandung karena ga bisa ninggalin kerjaan nya d sana)


mamah bersikeras menemani malam ini d RS, ada rasa lega d hati rena yg bercampur sesal, melihat sang mamah meringkuk d sofa begitu rasanya tak tega


ke esokan pagi


dokter memeriksa luka rena, mengganti perban dan memberikan obat pada luka nya,


" tangan nya jangan dulu banyak bergerak ya nona, se jauh ini apa ada keluhan?" (tanya ramah sang dokter)


"waktu malem luar biasa sakit nya dok, mungkin efek dr obat bius yg udah ilang ya??" (sok tau)


"bisa jadi begitu, obat nya harus tepat waktu di minum ya, biar cepat sembuh, apa pun keluhan nona harus bilang ya, nanti siang suster akan datang memeriksa lagi"

__ADS_1


"baik dok, rena udh ga betah d RS kapan bisa pulang dok?"


dokter ayu tersenyum


"setelah luka nya membaik tentu bisa pulang, kita akan terus pantau ya,"


_ baik dok,


_ kalo ga ada hal lain, saya pamit dulu ya, smangat buat cpet pulih ya nona..


_ terimakasih dok


dokter pergi, rena membersihkan diri sebisa mungkin di kamar mandi, saat seseorang datang membawa se buket bunga mawar putih,


_ assalamualaikum (rey datang, berjumpa dengan mamah rena langsung dalam hati nya " pasti ini mmh nya, mirip sekali dngan rena"


_ waalaikumsalam, mamah tersenyum


_ saya mamah nya rena, rena lg d kmar mandi


nak rey duduk dulu ya


_ makasih tante, ini buat rena (memberikan buket bunga pada sang mamah) ada sesuatu kehangatan mengalir di hati mamah ia sekilas menatap rey yg kabar nya pemilik beberapa hotel d jakarta & kota lain nya, namun ia tak terlihat sombong


_ makasih nak, mamah terima ya,


rey mengangguk sambil tersenyum,

__ADS_1


_tante rey secara pribadi ingin mengucapkan permohonan maaf, karna rey rena jd begini


_ nak, jujur tante sangat terkejut, masalah nya bisa d bilang bukan kecelakaan pd umum nya, tertembak menurut tante hal yg jarang sekali terjadi,


rey mengangguk menyetujui,


_ rey juga ga nyangka bakal terjadi hal seperti ini tante, smoga tante & keluarga bisa memaafkan yg terjadi.


_ insyallah tante sudah maafkan nak rey, ini musibah kita ga tau kan apa yg akan terjadi,


ceklek... pintu kamar mandi terbuka rena keluar, namun betapa terkejut nya ia melihat rey ada d sana.. masalah nya ia sedang tidak menggunakan hijab nya rena buru² kembali ke kamar mandi memakai handuk untuk menutupi rambut nya, rey sedikit bingung ia menoleh pd sang mamah,


_ dia pasti malu karna ga pke kerudung nak rey (terang mamah)


rey tersenyum malu², dalam hati ia bekata,, " kenapa berhadapan dengan mamah rena jadi menegang kan, lebih menegang kan dr bertemu klien penting😁,


rena keluar lg dr kamar mandi,


_ pak rey sejak kapan di sini? tanya rena


_ belum lama ren, (ya allah rena begitu cantik, padahal ga bermakeup sama sekali)


_ ini bunga dari nak rey sayang, kata mamah


rena menerima nya,


_ maaf rena pake tangan kiri, tangan kanan rena masih aga sakit pak,

__ADS_1


_ iya gpp ren,


(rena mengganti handuk nya dengan jilbab rumahan nya, mereka duduk bersama,)


__ADS_2