Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
Lamaran


__ADS_3

hari demi hari berlalu,.


tibalah hari ini hari dimana ferdi melamar rena yang di barengi seserahan, meminta nya pada keluarga rena untuk meminang nya, acara sederhana hanya kumpul dua keluarga saja,


tanggal pernikahan pun di tentukan kurang lebih sekitar satu bulan dari lamaran, kedua keluarga sangat bahagia, semoga berjalan dengan baik sampai hari H nanti


persiapan di mulai, WO, undangan, dan tempat di tentukan,


akad akan di laksanakan pagi di rumah rena, setelah itu malam acara di gedung tak jauh dari kediaman rena


Depok,


Ferdi sedang merayakan kabar berita pernikahan bersama teman² nya, kebetulan proyek pun sudah selesai.. mereka berkumpul di sebuah kafe, ferdi dan ke dua orang teman nya kedatangan tamu, ia adalah pemegang kawasan yg ferdi bangun perumahan di sana, sebut saja preman nya di kawasan itu,


"wah ada acara apa ini kumpul², ga ngajak saya lagi" tanpa di persilahkan duduk dan ikut nimbrung


"ini bang, ferdi bulan depan akan menikah, sekalian kiya syukuran kecil kecilan perumahan beres, terang ridwan teman ferdi


" asik makan besar dong kita, ayo lah kita senang senang malam ini" bang bima meminta pelayan membawakan pesana nya, bir yg biasa ia nikmati,


" brarti ini terakhir kita kumpul nih? tambah bima


" seperti nya begitu bang,


ferdi sebenar nya kurang suka pada bima, mereka harus memberi uang jalan istilah nya pada bima, selama mengerjakan proyek peumahan ini, namun demikian betul kata bima ini terakhir, ferdi berniat menelaktir nya,


" ayo lah kita minum, sebagai salam perpisahan, dan ucapan selamat buat kalian yg bekerja keras membangun perumahan ini, khusus nya buat ferdi yg akan me langsung kan pernikahan nya,


" makasih bnyak bang, bang bima juga banyak bantu kita selama ini,

__ADS_1


tapi maaf aku ga minum" ucap ferdi


"ayo lah, ini terakhir bukan, jngan menolak oke


Ferdi dan kedua teman nya dengan berat hati mencoba. namun karna tidak terbiasa, ferdi cepat oleng, dia sulit mengendalikan diri nya, seperti melayang saja,


bima yg memang juga kurang suka pd ferdi, berniat menjahili nya, seorang pelayan di sana memiliki hutang yg cukup lumayan pada nya, untuk membiayai ibu nya yg sakit, terbesit dlm hati bima mencelakai ferdi


"fan, (panggil nya pd pegawai cafe itu)


" iya bang, (jawab fanny ketakutan)


"layani dia, (menunjuk ferdi dngan mata nya, fanny tau apa arti melayani dia menggeleng kan kepala) oke, utang lo jd 2kali lipat tambah bima


" tapi bang...


" kalo lo ga layanin dia dngan bener, inget ancaman gw.. (fanny menghampiri ferdi, mencoba mendekati nya)


ferdi mengusap pipi fanny lembut, sebenar nya fanny beberapa kali melihat ferdi ke kafe, dia kagum, wajah ferdi yg kalem, dan tidak suka minum alkohol,


fanny menjadi budak bima, 50% gaji nya di kafe bima potong langsung untuk menyicil hutang2 nya yg cukup besar itu.


Lebih parah lagi, saat fanny panik mencari pinjaman ke sana sini, bima me manfaat kan kesempatan itu, untuk bisa tidur dengan fanny, kini bima mengancam lagi, ia tak bisa berkutik, kapan hutang nya akan lunas jika harus di gandakan lagi,


ferdi terus menatap fanny, beberapa kali menyebut nama rena,


"syuttt, bawa ke tempat mu (kata bima memberi kode, fanny sungguh merasa harga diri nya hancur)


dan malam itu terjadilah hal yg tak di inginkan, ferdi yg terbayang slalu rena dan fanny yg terancam sungguh..

__ADS_1


Malaysia,


semenjak rena pergi, rey belum balik ke Indonesia, ia menyibukkan diri dngan pekerjaan nya, mencoba mengalihkan perhatiannya dari sang pujaan hati milik orang😭


derrttttt, derrrtttt hp rey bergetar, tertera di layar panggilan dari susan


"hallo


"pak bos, apa kabar?


" bas bos bas bos, aku mencoba untuk baik baik saja san..


"hihiiii, Susan cengengesan


" please jngan ngeledek, ada info apa sampai kamu menelepon?


sebenar nya susan ragu, apa ia harus bilang pada rey kalo rena akan menikah 3minggu lagi, tapi memang harua. seperti nya.. biar saudara nya itu move on.


"rey, aku dapet kabar kalo rena akan menikah 3.minggu lagi


rey yang sedang meroko santai, tiba tiba menegang, roko nya ia mati kan


" benarkah? bukan kan itu berita baik?


reu mencoba menutupi kekecewaan ny, namun nada nya tak bisa membohongi, susan tau dia terluka,


" kamu harua move on rey, rena mungkin bukan jodoh mu,


" ya seperti nya begitu, aku harus cepat cari wanita untuk aku bawa ke pestA pernikahan rena nanti"

__ADS_1


"kamu mau datang? (tanya susan ragu)


" pasti, aku sudah move on (jawab rey sambil memijat dahi nya.. biarlah bukan kah susan tidak melihat nya😂)


__ADS_2