Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
Pengorbanan July


__ADS_3

Nino turun lebih dulu untuk persiapan,


Al membawa lagi July ditangan nya,


karpet merah telah membentang, team pengiring musik telah siap,


jantung nya berdetak kencang lagi, padahal akad sudah di lalui, ini hanya resepsi,


pintu ruangan terbuka lebar, para tamu undangan telah berkumpul, Nino sudah berdiri di pelaminan menunggu istri nya datang.


semua mata tertuju pada July, gaun pengantin berwarna Salem membuat July terlihat anggun,


anak anak dari Nadia dan Putri memegangi ujung gaun July yang menjuntai, mereka tersenyum bahagia, Safira yang masih kecil malah joget joget kegirangan, semua tamu yang melihat nya tertawa..


musik mulai mengalun,


July melangkah dengan Sang papah menuju pelaminan...


Nino tak memudarkan senyuman nya, matanya malah memanas, lagi lagi tidak menyangka bahwa wanita yang sedang berjalan di hadapan nya, kini telah menjadi istri nya mulai pagi tadi....


...musik mengalun...


...Atta:...


...Di pilih Tuhan,...


...kau yang pertama,...


...untuk masa depan,...


...dan selama nya,...


...dialah cahaya,...


...tuntunan ke surga,...


...dengarkan mereka tak berhenti berdoa.....


...aku yang kau pilih,...


...engkau yang ku pilih,...


...cinta ini milik kita selama nya.....


...i'm Gonna merry you,...


...i know that You'll be mine...


...i'm gonna give my World...


...you're the only one.....


...tell them everything,...


...this is just Beginning,...


...jangan tinggalkan aku,...


...di saat ku jatuh.......


...Aurel:...


...Ku pilih kau jadi imam ku,...


...bukan yang lain.....


...cinta ini hanya untuk mu,...


...kau bukan main......


...bersama mu aku hadir,...


...selamanya hingga akhir,...


...trimakasih tuk semua rasa yang kau berikan untuk ku.......


...i'm Gonna merry you,...

__ADS_1


...i know that You'll be mine...


...i'm gonna give my World...


...you're the only one.....


...tell them everything,...


...this is just Beginning,...


...jangan tinggalkan aku,...


...di saat ku jatuh.......


..._ hari bahagia _...


***


July telah sampai di pelaminan,


Nino mencium punggung tangan papah Al,


Al menyerakhan putri nya pada Nino, Nino menerimanya, ia membantu July untuk duduk di pelaminan...


anak anak dengan lucu mengantri, ingin mencium pengantin wanita...


July memeluk nya satu per satu,


Nino cemberut karna ia tidak mendapat pelukan dari keponakan nya sendiri...


"ayo peluk om juga " July menuntun anak anak itu, para undangan tertawa melihat tingkah polos mereka...


acara berlanjut, sesi foto keluarga dan para tamu undangan telah berlangsung, mereka kini telah menikmati hidangan,


tamu Al datang dari Singapura, mereka berpelukan dan mendatangi July memberikan selamat,


Nino juga meminta ijin untuk menyapa rekan kerja nya dari RS, suasana begitu hangat, Rey dan Rena terlihat sangat bahagia.. senyum di bibir mereka tidak mengendur...


semua tengah sibuk menyapa tamu masing masing,


**


Hans menelpon seseorang,


menyewa penembak jitu untuk menargetkan Nino,


"ayo kita pulang sayang " ucap nya memandang foto July di HP nya. dia sudah benar benar gila...


Edward dan beberapa team dari Frans sudah bersiap di depan pintu kamar Hans, mereka sudah sepakat, ada atau tidak nya pergerakan dari Hans, Hans akan mereka tangkap karna meresahkan


wanita yang di ketahui adik dari Hans sudah Edo tangkap, mereka mengikuti wanita itu saat akan pergi dari hotel dan menangkap nya.


ia menjadi sandra dan memberi kesaksian bahwa Hans akan membunuh Nino saat resepsi, maka disini lah sekarang mereka, bersiap menyergap Hans..


***


Nino terus tertawa karena teman teman nya meledek nya terus, namun seketika senyum nya memudar,


ia menemukan titik merah tepat di dada nya,


_ ya Allah. dia di sini? apa ini sinar dari senapan? dia menargetkan ku?? _ Nino bergumam dalam hati,


ia melanjutkan pembicaraan nya, tidak ada yang fokus pada titik merah di dada nya,


Nino kembali biasa, ia seolah tidak tau sinar itu...


_ jika ini waktu nya, dan aku yang harus berkorban, aku ikhlas.


sayang..... (Nino melirik July, memanggil nya dalam hati, July yang juga sedang tertawa di sana bersama tamu dan bunda nya)


i love you _ ucap Nino lagi, Nino pasrah, ia mematikan earphone nya.


July menoleh ke arah Nino, ia seperti mendengar Nino memanggil nya, tapi Nino sedang asik mengobrol dengan teman nya,


namun tubuh July seketika menegang, ia melihat sinar merah itu,


"Nino".. bisik nya lirih, July tidak tau bahwa Nino telah mengetahui nya lebih dulu,

__ADS_1


tubuh nya bergetar, ia melangkah pelan..


Rena memperhatikan menantu nya, merasa heran kenapa July pergi, bahkan tidak pamit,


July mempercepat langkah nya,


" Rakha arah jam 12"


July berbicara, Rakha mendengar nya.. ia menyampaikan informasi pada Frans dan yang lain nya, semua siaga...


July semakin cepat melangkah, ia mendorong tamu undangan yang menghalangi nya..


matanya sudah berlinang,


Nino belum melihat istri nya datang, beberapa tamu yang melihat July merasa heran, mereka memperhatikan July,,


"Nino.... " July memeluk suami nya, dengan sangat kuat, tubuh nya bergetar hebat, dan terhenyak, Nino juga memeluk nya erat,


tangan nya memegang sesuatu yang basah di punggung July,


pelukan July melemah....


Nino mengangkat tangannya, ia melihat darah di tangan nya,


"engga Ana engga... " Nino menguatkan pelukan nya agar July tidak jatuh,


team Frans yang berada di sana meng evakuasi para tamu undangan..


Rena menjerit, meneriakan nama menantu nya, Rey memeluk nya.. menahan agar Rena tidak mendekat,


"sayang, kamu denger aku??? " nino berbisik di telinga July


"maaf Nino, jangan kamu.. biar aku aja... " ucap July lemah, Nino menurunkan tubuh July berbaring di tangan nya,


July malah tersenyum,


"jangan begitu" baru kali ini Nino tidak menyukai senyuman istri nya,


"bertahan ya kita ke RS sekarang.. "


July mengangguk, pandangan nya memudar, Nino memeluk nya lagi, ia meremas kerudung yang July pakai, Nino menangis


Al mendekat, ia berlutut, melihat anak perempuan nya tidak sadarkan diri, Al mengusap kepala putri nya,


"ayo, papah bantu angkat, kita ke RS" suara nya bergetar, Al sekuat tenaga menahan tangis nya..


Rena terlepas dari pelukan Rey, tenanga nya sangat kuat,


Rey kewalahan...


" Ana..... " Rena menangis, Nino melonggarkan pelukan nya,


"ayo pah... " ucap Nino..


tubuh nya lemas ia bahkan tidak sanggup berdiri..


Rena memeluk nya..


"kamu kuat sayang, ayo Ana butuh kamu... " Rena dan Rey membantu Nino berdiri, Al mengangkat tubuh putri nya.. ia menciumi nya, Al menagis juga...


"aahhhhh brengsek.... " Hans sangat marah, orang suruhan nya salah menembak.. ia menjambak rambut nya frustasi,


"maaf July maaf.... " ia terus menerus meminta maaf, Hans menangis, ia berlutut, menatap gedung sebelah,


"aku ga akan maafin diri ku sendiri July, maaf, bukan ini yang aku ingin kan.. "


Hans bangkit, ia akan menepati janji nya pada orang suruhan nya itu,


dia gagal membunuh Nino, malah July nya, cinta nya yang tertembak.


dengan penuh amarah ia membuka pintu kamar,


Edward dan yang lain nya sudah bersiap, menyambut Hans... Hans terkejut dengan keberadaan mereka.


mata Edward penuh kebencian. tanpa di perintahkan ia melesatkan beberapa tembakan membrondong kaki Hans... Edward benci pada orang yang ada di hadapan nya, Hans ambruk..


Edo tidak bisa berkata apa apa menyaksikan semua... ia memaklumi amarah Edward.

__ADS_1


πŸ˜”πŸ˜” aku mengsedih nulis part ini...


doakan July baik baik saja ya pemirsa...


__ADS_2