
pagi ini,
semua berkumpul di meja makan, rena menuangkan nasi goreng ke piring sang suami rena hanya makan roti di olesi slain kacang kesukaan nya, rena melihat momi mengolesi roti nya dengan slai coklat, entah mengapa rena malah menginginkan nya malu malu ia berkata
"momi..
sontak semua orang menatap nya, ada bi asih juga sedang ikut mengatur makanan
" iya sayang,
"emh, boleh roti nya buat rena (menunjuk roti milik sang momi, momi seketika menatap piring,)
" kamu mau ini??
"iya mi, seperti nya enak (rey , putri, dan bi asih saling pandang)
" boleh sayang, ini ambil lah
wajah rena berbinar bahagia bangkit dan langsung mengambil piring milik momi,
"momi mau roti punya rena??
" ah, engga sayang, momi bikin lagi aja pake slai coklat, momi kurang suka kacang
"makasih mom (segera melahap roti tersebut, seolah itu makanan paling enak sedunia)
mengusap mulut nya dengan tisu rey bertanya
" kamu baik baik aja kan sayang??
"memang kenapa?
rey tersenyum, ada coklat yang belepotan di bibir rena, rey mengusap nya lembut, membuat yang lain baper..
" hmmmm (putri memberi kode)
rena tersenyum malu,
"ayah mau? menyodorkan roti pada rey
" buat kamu aja sayang, aku makan nasi goreng
"baiklah, rena sangat lahap, momi sampai tak percaya,
" mau tambah roti nya sayang? tanya momi
" mau ini enak banget mi, tapi momi yang buat kan ya, mata rena berbicara
(rey tambah heran dengan istri nya itu, terlebih rey ingat semalam rena sedikit agresif, sampai-sampai rena meninggalkan jejak merah di leher nya)
"baik sayang, mau berapa roti nya?
" satu aja mi..
"apa non rena sedang ngidam ya? gumam bi asih, pagi ini aneh sekali, ya Allah semoga betul, pasti semua orang akan bahagia
" bunda Nino juga mau slai coklat,
" sini bunda buat kan ya, rena mengolesi roti untuk Nino, momi berfikir, rena membuatkan roti untuk Nino tapi dia sendiri ingin aku yang buatkan.
selesai drama di meja makan, rena mengantar sang suami ke luar rumah menuju mobil
"ayah,
" iya sayang
rena mendekat menarik dasi rey, agar mereka berdekatan.. cup rena mencium suami nya, beberapa orang di sana membuang muka, pura pura tak melihat nya
rey terpaku, ini pertama kali nya rena mencium nya di depan umum, biasa nya dia yang marah kalo rey cium
"ap hari ini sibuk?
" enga terlalu, kenapa sayang?
"jangan sore sore pulang nya ya
" memang kenapa? rey menggoda
" lagi pengen sama kamu aja
rey tersenyum senang, di peluk nya sang istri
"baik lah, aku akan cepat pulang, aku berangkat ya, bunda dan Nino hati hati nanti ke sekolah. assalamu'alaikum
" Waalaikumsalam, rena mengangguk
"pagi yang indah tuan.. (frans meledek nya)
" kamu liat tadi? tanya rey
"tidak
" syukur lah
ahahaaa mereka menertawakan diri mereka sndiri, frans pasti melihat nya,
"menikah lah frans, kamu udh cukup umur
" jangan pikirkan saya tuan, saya turut bahagia melihat keluarga kecil anda
"terimakasih"
rena menyiapkan keperluan Nino, Nino sedang mandi bersama tina,
__ADS_1
setelah siap mereka pergi bersama,
hari berjalan seperti biasa,
rena tertidur di kamar,
Nino. menghampiri nya, ia ingin bermain bersama bunda nya
"bunda ayo kita mewarnai
" sayang, sama kak tina dulu ya, bunda ga enak. badan.. lemes
"bunda sakit?
" engga sayang, bunda pengen tiduran aja
" ok Nino ama kak Tina
hendak pergi, rena memanggil jagoan nya itu,
sayang, peluk bunda dulu, Nino berlari lagi mendekat pada sang bunda, memeluk nya, mencium pipi bunda nya
Nino pergi ke kamar sang oma,
"oma...
" iya sayang..
"boleh Nino pinjam handphone?
" buat apa?
"Nino mau telpon ayah, bunda sakit
" apa bunda sakit??
"iya katanya lemes pengen tiduran aja
" baiklah sayang, ini.. (momi memberikan HP nya pada Nino, telpon tersambung)
"ayah.. bunda sakit
" hay jagoan ayah, apa? sakit apa nak?
" nino ajak maen bunda ga mau, katanya lemes pengen tiduran
apa rena lagi ngidam ya? gumam sang momi, dia aneh sekali hari ini, ya Allah semoga yaallah,
"baiklah, ayah akan cepat pulang, tunggu ayah ya"
"iya ayah..
kebetulan sekali hari ini tidak ada hal yang penting, rey bergegas pulang
"siap bos hati hati
rey pulang, memeriksa chat di HP nya
" rey, momi curiga, apa rena sedang ngidam ya??
rey tersenyum, seolah bunga bunga bermekaran di sekitar nya
"memang kenapa. mi?
" ya aneh aja. kamu tau sendiri tadi pagi sarapan gimana, ni sekarang lagi nongkrongin bi asih, pengen bubur kacang hijau"
"πrena memang suka bubur kacang hijau mi, mungkin karna ga enak badan jadi minta itu"
"hmmm. iya x ya, tapi semoga dugaan momi benar ya sayang"
"doain aja ya mi, tapi rey minta momi jngan dl minta rena buat tes,
" kenapa?
"ya takut nya belum positif, nanti rena sedih
ngerasa gimana gitu
" oiya bener sayang, ok deh kalo begitu
"tunggu sampai ciri ciri aneh nya semakin bertambah yaπ
" πππ iya iya"
20menit kemudian rey datang,
menemukan istri nya yang sedang di dapur, memarut jahe, untuk di tambah kan ke bubur kacang hijau buatan bi asih
wajah nya tampak sedih
"sayang, kenapa?
memeluk rey, rena menangis..
bi asih dan yang lain nya, saling lirik, apa ada yang salah dengan nya, nona nya dari tadi di dapur
" sayang..
"aku pengen bubur kacang, tapi bi asih ga bisa bikin yang rasa nya kaya buatan mamah (terisak, rey tersenyum menatap bi asih yang terlihat merasa bersalah. rey menganggukan kepala sambil tersenyum pada pelayan senior itu, menandakan bahwa jangan khawatir)
bi asih mundur, kembali ke dapur
" kamu kangen rumah ya?? Nino bilang bunda kurang sehat??
__ADS_1
"ya, badan aku lemes, biasa nya kalo kurang sehat mamah atau bi risma buatin aku bubur kacang"
rey tersenyum, ya istri nya beberapa hari ini terlihat aneh, sering uring uringan, semoga dugaan momi benar
"lusa kan mau ke Bandung, nanti minta buatin sama bi risma ya kacang hijau nya"
rena mengangguk,
"yo kita ke kamar, aku pengen mandi lengket.
" ayo, Nino di ajak putri main di belakang
"syukur lah, jadi kamu bisa istirahat sayang, ayo.. apa mau aku gendong
" no.. (rena teringat saat hari pernikahan mereka, rey menggendong sampai kamar)
"hehee ayo sayang
malam datang,
rey sedang berada diri ruang kerja nya, di temani sang istri, rena tadi datang membawakan susu jahe untuk istri nya.. ketika tiba tiba HP rey bergetar, telpon dari yuniar sekretaris nya di Malaysia,meminta izin pada sang istri rey mengangkat telpon
" hallo
"hallo pak selamat malam, maaf mengganggu pak
" iya ada apa Yun,
"pak ....... (panjang menerangkan)
" sudah menghubungi IT..?
"sudah pak, pak anto juga sedang terbang menuju ke Malaysia"
"ya kabari saya secepat nya, saya bersiap siap,
" ada apa?
"sistem ke amanan di Malaysia ada yang meretas, semua data hilang, (rey masih mengecek HP nya)
sayang, seperti nya aku harus ke sana malam ini juga!!
" sekarang?
"ya, maaf, aku janji segera pulang..
" apa ada penerbangan malam ini ke Malaysia??
"frans sedang menyiapkan jet (jangan lupakan suami mu adalah Sultan renaππ)
rey memeluk istri nya erat,
" besok akan ke Bandung kan, hati hati di sana oke, aku janji selesai semua nya aku akan langsung ek Bandung "
"kamu juga hati hati, apa yang harus di bawa? sini aku siapkan
" ayo kita ke kamar, aku perlu beberapa baju untuk di bawa
rena membantu suami berkemas, menuruni tangga pak joko sudah siap di depan pintu menunggu rey
"jangan keluar sudah malam, istirahat lah"
rena mengangguk, sekali lagi memeluk sang suami erat
"istri ku yang shaleha (mengusap kepala rena)
" jangan telat makan oke, (tambah rena)
"siap bos (mengecup kening sang istri)
momi tersenyum di ruang tamu, rey rey menghampiri nya
" rey berangkat ya, titip bunda yang lagi manja"
"hehee siap, hati hati ya sayang"
melambaikan tangan, rena sedikit tak rela melihat kepergian sang suami
momi mendekat,
"sayang, rey sudah biasa ke Malaysia, jangan khawatir ya"
"iya mi, ini. mendadak sekali
" ya begitu lah bisnis, kekacawan bisa terjadi kapan saja, waktu patah hati juga dia melarikan diri ke Malaysia
"patah hati sama siapa mi?
" sama kamu sayang, mendengar kamu akan menikah, dia patah hati
rena tersenyum,
"berbahagialah sekarang kalian, cinta akan datang dengan sendiri nya, bukan begitu kan?? bertanya pada sang menantu
" betul sekali mi,
bergegas menaiki pesawat jet nya rey menyapa Sang pilot dan dia orang pramugari,
pesawat jet ini impian sang papi, rey mewujudkan nya, walau sang papi tak sempat melihat nya
penerbangan jakarta - Malaysia sekitar 2jam kurang lebih, bisa lebih cepat jika menggunakan jet pribadi.
semoga segala nya berjalan lancar, untuk pertama kali nya setelah pernikahan rey meninggal kan rena sendiri,
__ADS_1