Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
ASC episode 34


__ADS_3

Putri bersiap menyambut kedatangan kakak kesayangan nya rey &rena...


nadia pun sudah datang, mereka tidak ikut ke bandara karna mempersiapkan acara di rumah.


team rey pun sudah lengkap, para istri istri mereka sudah ikut berjejer yang di pimpin milla (istri dari alm. dani)


seperti akan menyambut sang presiden, Edo mendapat kabar bahwa frans telah memasuki portal utama perumahan elite rumah rey, yang berarti 5menit lagi akan sampai..


rena tak lepas memeluk jagoan nya, Nino bercerita ini itu, apa yang ia alami selama orang tua nya di Malaysia, membuat sang ayah beberapa kali mengusap kepala nya bangga,


"ayah sama bunda ga boleh pergi lama lagi, Nino sedih... " (terisak lagi, menangis lagi, rena memeluk nya erat)


"InsyaAllah engga akan lagi sayang, ayah sama bunda akan di dekat Nino selalu"


(rena mencium puncak kepala jagoan nya)


rey tersenyum, melihat interaksi mereka, seperti nya Nino lebih kangen sama bundanya di banding dia ayah nya☺,


"terus aja nangis, sampai makan pun harus momi bujuk" ( momi menambahkan menggoda cucu nya)


"oma jangan di bilangin, Nino malu... (merajuk, memanyunkan bibir nya lucu.. Nino mengusap sisa air mata dengan punggung tangan nya)


rey dan rena tertawa melihat tingkah putra nya,


" menangislah jagoan.. mumpung masih kecil, kalo sudah besar, mana boleh anak ayah menangis, kamu harus jadi yang paling kuat"


rey mengusap pipi jagoan nya, yang bersandar di dada sang bunda, Nino mengangguk setuju..


frans membawa mobil menuju gerbang rumah momi yang sudah terbuka..


"alhamdulillah, kita sampai.... " (kata frans merasa lega.. jujur ia pun rindu istri dan anak nya)


"aku rindu rumah... " (tambah rey menatap sang istri yang langsung tersenyum membalas tatapan nya)

__ADS_1


rena menoleh, sudah banyak orang di depan rumah mereka,


"wah.. semua datang?? " (seru rena senang)


"momi mengundang mereka untuk menyambut kalian, ayo kita turun... "


membuka pintu untuk diri nya sendiri,


frans menyiapkan kursi roda untuk tuan nya,


Edo sigap membantu, mereka turun, di sambut senyuman merekah dari semua keluarga,


rey terharu, rena pun rindu pada keluarga nya ini,


Edo terlebih dulu, menyapa tuan nya,


"selamat datang kembali ke rumah tuan, semoga secepat nya tuan pulih, kami ikut prihatin atas musibah yang tuan alami"


rey tersenyum.


Edo mengangguk,


nadia dan putri menghampiri rey dan rena.. saling bergantian memeluk, bahkan mereka menangis, tangis bahagia, bersyukur rey telah Allah beri keselamatan akan musibah yang sangat tragis, semua tidak dapat membayangkan jika terjadi sesuatu,


anto ada di antara team.. ia pulang lebih dulu kemarin dengan momi, karna memang anto tidak perlu mendapatkan perawatan intensif di RS waktu itu..


rey tersenyum, melihat masih ada beberapa luka di tangan dan wajah anto yang tampak menggelap,


anto menghampiri nya,


"selamat datang kembali tuan bos" (mengangguk anto membalas senyuman tuan nya)


"terimakasih, bagaimana luka mu? apa kau menangis sampai rumah mengadu pada ibu mu??" (rey meledek nya)

__ADS_1


"mana ada tuan, saya cukup tangguh"


ahahaaa, mereka tertawa,...


momi mengajak semua masuk, terlebih rey dan rena, juga frans pasti sangat lelah setelah perjalanan mereka..


rena tak henti henti nya tersenyum,, saling memeluk, menyapa dengan para istri team nya.. putri yang lebih lama menangis.. ia sangat rindu.. banyak hal yang ingin ia ceritakan, namun nanti, setelah semua selesai dan kakak nya sudah tenang..


karpet terbentang, akan ada acara syukuran atas kepulangan rey,


momi menyiapkan semua nya, acara syukuran karna sang anak selamat dari maut, di berikan kesempatan lagi untuk sembuh oleh Allah,


syukuran atas kehamilan rena yang menginjak bulan ke 4 kini, yang telah mulai bergerak si janin di dalam rahim nya kini..


se kumpulan tamu kembali datang,


momi mengundang para ustad & ustadzah, dari masjid sekitar rumah mereka yang akan memimpin doa...


"momi,, momi pasti repot mengurus semua sendiri.. " (mata rena berkaca, melihat acara di depan nya yang cukup meriah, tidak lah mudah mengatur semua ini),


"engga sayang, momi ga repot, ada milla dan yang lain nya yang ikut membantu, momi sangat bersyukur punya mereka"


rena tersenyum,, memeluk lagi sang ibu mertua.. "makasih ya mih"


momi mengangguk, memberi sebuah kecupan di kening sang menantu,


semua melihat adegan itu, terenyuh, mereka sangat bangga melihat kedekatan rena dan mertua nya, rena mampu merebut semua hati keluarga rey...


acara syukuran di mulai,


doa mengalir dengan khidmat, rena tak henti nya mengusap air mata yang menetes terus, yang jelas air mata bahagia...


rey mengusap kepala sang istri lembut, rena menaikan kepala nya, menatap sang suami, rey masih dengan kursi roda nya,.

__ADS_1


"kamu senang sayang? " ( tanya nya penuh senyum pada rena, memancarkan kebahagiaan)


"sangat... terimakasih" ( membalas senyum sang suami, rena mencium punggung g tangan rey yang ia genggam...)


__ADS_2