Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
ASC episode 74


__ADS_3

_ masih terselip kisah mas Al & bunga ya di sini _


Aku pernah mendamba, bahwa,


nama mu tertulis di suatu tempat dalam hati ku,


coba kau lihat dalam mata ku,


mimpi ku tersembunyi di dalam nya.


bagaimana aku harus memberi tahumu,


betapa aku mencintai mu..


jika kau tak percaya, kau bisa mengambil jantungku, untuk membuktikan nya,


maka kau akan mendengar keinginan ku di dalam nya.


bunga menatap mata al, ia sedang di suapi makan pagi, mereka akan pulang sore nanti,


al tak pernah meninggalkan nya se detik pun, bunga bisa melakukan nya sendiri, tapi entah lah, al memaksa menyuapi nya,


sudah seminggu berlalu,


bunga terlihat jauh lebih baik, ia sering mengeluh sakit di ulu ati nya,


Al lagi lagi terpukul, mendengar apa yang bunga katakan ketika ia bertanya tentang tubuh nya yang terlihat kurus,


"aku ga mau makan dari hasil lelaki itu, aku ga tau apa pekerjaan yang dilakukan nya, aku hanya makan jika benar benar sudah tidak kuat, aku tidak pernah membeli baju, hanya baju yang aku bawa, pemberian mu yang selalu aku pakai, cukup anak anak saja yang hidup layak, aku tidak mencintai laki laki itu mas"


Al terdiam,


"apa kamu masih punya perasaan sama aku? " to the point, bunga salah tingkah, jantung nya berpacu, bagi nya Alif lah sesungguhnya nya suami nya, namun keadaan nya seperti ini, dia cukup tau diri,


Al tidak mengendurkan tatapan mata nya,


bunga menggeleng,


"maaf mas"


"kamu bohong bunga aku tau itu"


"apa kah aku pantas? keadaan ku seperti ini mas"

__ADS_1


"apa kamu masih mau bersama nya? " tanya Al, yang cepat di di jawab dengan gelengan kepala oleh bunga,


"lalu kamu ga mau kembali sama aku?β€œ


" mas bukan begitu"


"apa aku terlalu egois kalo aku minta kalian bercerai, rumah tangga kalian tidak sehat"


"aku dan dia tidak menikah mas, dia tidak menikahi ku'


Al langsung melotot


" jadi kalian melakukan hubungan terlarang? "


bunga malah tersenyum,


"boleh aku jujur?" bunga menatap amata Al


"itu terjadi hanya sekali, saat kamu di Singapura, selama aku hidup dengan nya, aku selalu menolak hal itu, aku lebih rela dia pukuli dari pada melakukan itu mas, dan ini hasil penolakan ku, tubuh ku membiru"


mereka terdiam, jantung Al bergemuruh, dia salah, benar benar dia yang salah, bagaimana dia makan dengan enak, tidur dengan nyenyak, menikmati hasil kerja keras nya sendiri,


"bagi ku....


cuma kamu suami ku mas, aku belum menerima perceraian kita"


"uang yang selalu kamu kirimkan untuk Juli masih aku simpan aku tidak pernah mengambil nya, Bram memang mencukupi kebutuhan makan kita, dan itu saja sudah cukup"


Al ingat, betapa Juli sangat hati hati dalam bertindak, rey menceritakan bagaimana ia kagum dengan kesopanan juliana, sehingga rena istri nya jatuh cinta, Juli bahkan melarang rakha melakukan hal aneh, padahal rakha masih kecil, mungkin ini alasan nya, karna bunga selalu memperketat kehidupan anak anak nya.


"aku berniat, memberikan semua uang mu pada Juli, jika sewaktu waktu mungkin aku ga akan selamat, dia harus hidup layak bukan? β€œ


" dari apa hati mu terbuat bunga? β€œ


bunga tersenyum,


" aku ga tau mas, tapi yang pasti, aku bertahan, dan aku yakin kalau kamu akan datang, walau tidak untuk ku, setidak nya untuk putri kita"


"aku sudah datang bunga, dan kamu menolak ku"


bunga tersenyum lagi,


"jangan senyum begitu"

__ADS_1


"kenapa?" tanya bunga heran


"kamu bisa tersenyum setelah menolak ku? β€œ


bunga menyelipkan rambut nya di belakang telinga, ia gugup, detak jantung ini terasa seperti saat pertama Al melamar nya,


"aku sudah selamat, Juli sudah bertemu papah nya, dan kamu berhak menemukan perempuan yang lebih baik dari ku mas"


"aku hanya mau kamu, kamu tidak boleh menolak"


bunga benar benar tertawa


"lagi lagi aku di sudutkan" ucap nya


"ya, kamu hanya tinggal pilih, hidup bersama ku dan anak anak, atau aku kembalikan lagi pada Bram"


"aku lebih baik mati saja jika tidak hidup bersama kalian"


Al tersenyum, ia sudah tau jawaban nya, namun bunga belum jelas mengatakan nya


"katakan kamu masih suka sama aku"


"aku malu mas"


Al terdiam, ia menunggu dengan menatap wajah bunga, yang di tatap pasti grogi,


"perasaan itu ga pernah berubah mas, aku sayang sama kamu"


aish...


ini efek bikin sle nanas, jadi menggombal beginiπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


like nya mana like nya??


happy Reading ya..


InsyaAllah, sebelum puasa, rey dan rena mau di tamatin ya,


dari pada menggantung lama, dan aku ga bisa up,


alhamdulillah, pesanan kuker sudah banyak dan mau fokus sama adonan,


eh jadi curhatπŸ˜„,

__ADS_1


maaf kalo komen nya ga aku balas 1-1, tapi selalu aku pantau ko..


poko nya, terimakasih sudah bertahan sampai episode ini, kalian luar biasa gais😘😘😘


__ADS_2