
sarapan sudah siap, seperti biasa semua berkumpul,
rey sudah duduk,
rena menyajikan makanan untuk anak dan suami nya,..
"sayang aku mau nasi goreng" (rey menunjuk nya, nasi goreng itu terlihat menggoda)
"Nino juga mau bunda"
"ok sayang, (menuangkan nasi goreng ke piring suami dan anak nya) momi mau makan apa? "
"momi roti saja sayang, sini biar momi yang buat, kamu juga makan lah rena"
"iya mi,
( tina menyuapi Nino, sarapan berjalan seperti biasa)
melirik jam tangan di tangan sebelah kiri, rey menatap sang istri,
" aku tertinggal sesuatu di kamar, boleh bantu aku mencari nya sayang? "
"iya sayang,
tina tolong bantu Nino siap siap ya. saya mau ke atas dlu"
"baik bu"
rena menyusul rey ke ruang kerja nya,
rena terkejut, rey menarik nya, mendorong ke arah dinding, mengungkung istri nya
"sayang mau ngapain? (rena curiga, rey sudah mendekatkan wajah nya mereka berciuman)
tak lama, rena melepaskan nya..
" kamu menggoda sekali pagi ini sayang (rey berucap di telinga rena)
rena tersenyum kikuk, apa yang akan rey lakukan???
"sayang, kamu harus siap siap kerja kan? (tanya rena, rey menciumi nya)
" aku libur.. (tak menghentikan aktifitas nya)
"tapi kemarin dua hari sudah libur, aku juga harus ke sekolah sebentar lagi"
"telat sedikit ga apa apa kan?? "
rey membuka kerudung rumahan rena,
"sayang... (rena akan protes lagi, rey mengunci pintu, menggendong rena ke sofa) "
"nanti malam saja ya, aku juga kan mau ke rumah mila sama momi"
rey tidak menjawab, hanya menggelengkan kepala nya, rena pasrah, ia tidak mungkin membantah suami nya,
membuka satu persatu pakaian,
"kenapa ga di kamar aja sih" ( rena sedikit tak nyaman)
"kita cari suasana baru sayang" (rey mulai mendekat)
"tunggu sebentar (rena mengambil HP nya, mengirim pesan pada tina " tina, tolong antar Nino sekolah dulu ya, nanti saya menyusul sama bapak")
tina menerima pesan,
ia sedikit heran, biasanya nyonya nya itu langsung datang, tidak mengirimkan pesan begini, "baik bu" ia segera menjawab pesan nyonya nya
__ADS_1
bi asih melihat mimik muka tina kebingungan
"ada apa? "
"bu rena ngirim pesan, saya di suruh antar Nino duluan, bu rena masih di atas sama bapak"
bi asih menutup mulut nya menahan tawa, tina mana mengerti hal begituan ia belum menikah,
"turuti saja, mungkin bu rena ada perlu yang lain"
"iya bu, saya berangkat ya "
"iya sana, hati hati"
*mungkin urusan semalam belum selesai fikir bi asih hihiii*
rey membantu istri nya mengeringkan rambut dengan hairdryer, senyum senyum memandang sang istri melalui cermin, rena cemberut, ia harus mandi 2x pagi ini, dan membuat Nino pergi sekolah tanpa nya,
ternyata tadi rey belum mandi, ia sudah merencanakan semua ini , sungguh sangat licik..
rey ingin menyulik sang istri saat rena sedang membuat kue, tapi ia takut di marahi momi😅..
tak melepaskan rena dengan mudah, setelah drama di ruang kerja yang romantis, rey meminta nya lagi di kamar mandi mereka mandi bersama,
rena tak bisa menolak sentuhan sentuhan lembut dari sang suami, ia slalu merasa di perlakukan lebih special saat mereka bersama seperti tadi, rey tidak pernah kasar di ra***ng.
memilih kemeja lengan pendek, rena membantu nya memasangkan kancing,
ia akan sedikit santai hari ini, tanpa jas dan dasi, agenda hari ini sedikit berubah, rey akan mengantar rena menjemput Nino, lalu pergi ke rumah dani untuk acara tahlil 3hari, rena sudah membuat banyak kue,
rey tak henti henti nya menggoda sang istri, cup sana cup sini sambil memeluk nya, betapa rena sangat menggemaskan kalo lagi cemberut begitu,
rey sedang merencanakan sesuatu, hari ini hari special untuk nya,
rena dan rey menuruni tangga, rey tak melepaskan genggaman tangan nya, (kaya yang mau nyebrang aja gandengan tangan🤣)
menyiapkan kue kue yang akan rena bawa, ia di bantu bi asih,
"kak, sungguh ini kue enak enak sekali" (putri sang adik sedang menikmati kue buatan rena, rey penasaran memang baru kali ini istri nya membuat kue di rumah, dulu kan rena jualan kue sama mamah, ia ikut nimbrung coel ini itu kue yang rena siapkan di meja)
"alhamdulilah kalo enak, kakak hampir lupa bahan bahan nya, buku resep nya ada di bandung"
"juara ya non putri rasa nya ?? (bi asih ikut komentar) "
"bukan lagi bi, ini sama rasa nya kaya kue yang di mall mall iya kan? “
" apa mau buka toko kue sayang? aku carikan tempat yang strategis disini " (rey menawarkan jasa nya) "
"itu berlebihan sayang, aku belum se PD itu" (jawab rena)
"aku akan ikut promosi ka ke teman teman kuliah, wahh pasti sangat keren, ini sudah layak jual"
rena tersenyum
"nanti akan aku pikirkan"
rey dan rena sudah siap, momi akan menyusul langsung ke rumah dani bersama putri.
bi asih membantu rena membawa kue ke dalam mobil
"hati hati den di jalan"
rey menjadi sopir pribadi sang istri hari ini,
"siap bi, makasih"
"kita berangkat ya bi"
__ADS_1
"iya non, Bismillahirrahmanirrahim"
"udah ngasih kabar sama tina? " (rey bertanya, rena mengecek WA nya)
"sudah, sebentar lagi Nino pulang"
"maaf ya. (rey senyum senyum, rena menoleh pada suami nya, rey mengedipkan mata nya,)
" apa ini yang di sebut serangan fajar?? " (rena bertanya pada suami nya)
"dari mana tau serangan fajar? "
"aku cukup dewasa suami ku"
"hehehehe bagus lah"
memasuki area parkir sekolah Nino,
semua mata tertuju pada mobil hitam mewah itu, bertanya tanya siapa yang datang,
rey turun, pak joko menghampiri, membuka kan pintu mobil untuk nyonya nya,
"pak, saya bisa sendiri.. "
"tidak apa apa non"
rey menghampiri pak joko, menepuk pundak nya
"pak joko sama tina pulang aja, kita mau langsung ke rumah dani"
"baik den"
"nanti anter momi sama putri ke rumah dani ya pa, kita ketemu di sana"
"ok den, nyonya ada dimana sekarang? "
"masih di rumah.. "
"ayahhh, bundaaa, (Nino datang, ia sudah selesai)
rey menggendong nya
" ayah Nino dapat nilai 100 tadi menghitung (antusias bercerita pada ayah nya)
"wah anak ayah hebat, nanti ayah kasih Nino hadiah, (unyel unyel pipi sang jagoan nya) "
"tina pulang sama pak joko ya, saya langsung pergi sama bapak"
"baik bu, tina langsung pulang"
"terimakasih, hati hati ya pa joko"
"iya non, kami pamit"
rey dan rena pun bersiap, memastikan anak dan istrinya nyaman di dalam mobil, rey tancap gas,..
"duh itu pak bos (kata ibu yang suami nya pernah di skors karna membicarakan rena di awal pernikahan mereka) tumben sekali datang ke sekolah"
"tampan nya ya ayah Nino, kalo suami ku begitu, akan aku kurung di rumah, takut di ambil pelakor😍😍,( yang satu berkomentar)
" bu rena juga cantik, cocok sekali dengan pak rey"
"mereka sangat sederhana ya, liat tadi interaksi nya pada sopir dan Pengasuh, sudah ramah, kaya, tampan dan cantik pula"
"apa lah daya kita yang seperti ini hihiiii"
* kasak kusuk berlanjut, sampai mereka tak menyadari anak anak nya sudah pulang dari tadi😄*
__ADS_1