
Rena tak bisa tidur suara detak jam begitu nyata terdengar di kamar nya, menandakan ia kesepian, di lirik nya hp di atas nakas sana ia bangun, meraih nya
"jam 10.30 malam, apa rey belum sampai?
rena ingin sekali menelpon nya, namun ia cukup malu, ia belum terbiasa, namun akhir nya kalah dengan rasa cemas nya, di hubungi nya sang suami...
tuuuutttt... tuuutttt.
tidak ada jawaban, semakin membuat resah, ia keluar kamar menuju balkon, angin berhembus menyapu rambut sebahu rena, ia teringat kemarin di sini bersama rey
Jakarta,
sudah tiba di rumah nya 20 menit yang lalu, rey mati matian menahan diri untuk tida. memberi kabar pada rena, ia ingin rena duluan yang menghubungi nya, mwnanyakan ini itu, di perjalanan ia pun melirik hp se sering mungkin, berharap nama rena terpampang jelas. menghibungi nya,
nihil, ia pergi ke kamar nino, jagoan nya sudah terlelap, sungguh ia anak yang baik, rey meminta sang oma menjaga nya, tak rela kalo nino berada di rumah nenek dari istri nya,
di kecup lah kening nya, ia belum bisa menepati janji, untuk membawa sang bunda pulang ke jakarta, yang pasti akan membuat besok begitu banyak pertanyaan dari jagoan nya,
berniat mandi air hangat dan segera berbaring, rey keluar dari kamar nino, momi sudah menunggu nya di depan pintu, membawa secangkir susu jahe hangat kesukaan rey, ia sangat tau betul..
"mumpung masih anget, perjalanan lumayan jauh, jangan sampai sakit"
"makasih mi,
"apa kamu lelah sayang?, momi pengen ngobrol dulu"
"engga, rey tadi nya mau mandi aja,
ayo, rey juga pengen curhat ama momi heheeheee"
"kemon,.. momi berjalan di depan rey membuntuti, menuju meja makan, momi sudah menyiapkan beberapa cemilan,
" den, selamat atas pernikahan nya, bibi turut bahagia (kata bi asih, pelayan senior di rumah nya) "
" maksih bibi sayang, rey tersenyum
" mana non rena nya, kenapa ga ikut ke jakarta?
"rena masih banyak tamu bi, sodara nya setiap hari ada yg bergantian datang, mungkin nanti selesai 7 hari almarhumah mamah rena rey ajak tinggal di jakarta
" masyaallah, semoga aden sama neng rena bahagia, sakinah, mawaddah warahmah,..
__ADS_1
"amiiiiin ya allah, haturnuhun bi doa nya,
" sama sama den. bibi ke kamar dulu ya den,. bu.. kalo ada perlu panggil aja ya
"tidurlah bi, ini sudah malam, bibi harus istirahat, biar kalo rey mau makan momi buatkan..
" baik bu, ( bi asih pamit meninggal kan rey dan momi di sana)
"sayang, apa benar rena di tinggalin calon suami nya? tanya momi kepo
" iya mi,
"susan cerita sama mami, turut prihatin atas semua nya,
" rey ga nyangka mi, kedatangan rey k sana malah untuk nikahin rena,
"tapi bagaimana pun kamu memang sayang kan sama Rena, jauh sebelum kejadian ini, mungkin ini allah ngasih jalan
" iya mi rey bahagia, walau sebener nya bukan begink jalan yang rey mau, kasian rena, dia sangat sayang mamah nya,,
"iya sayang, semoga rena kuat, kamu harus bisa nunjukin kalo kamu bener bener ama rena,
"emh, mami mau tanya ni,, kan udah 3 hari kamu nikah, udah itu belom???
" itu apa mi?
"itu, ich masa ga ngerti
" apa?
"itu. malam pertama...
" idih mami,
" a hahaaa (mami tertawa)
" belom mi, rena pasti masih sangat sedih, rey ga mau bebanin dia dulu. rey tau pernikahan kita kan bukan di rencanakan. rena pasti syok, rey akan tunggu rena sampai siap
(mami mengusap punggung tanggan sang putra, sungguh ia bangga memiliki anak yang baik, rey ga centil sama permpuan, beberapa kali mami mengenalkan nya pada para gadis, namin rey ga mau pusing, ia malah pindah ke malaysia,, namun kini mami tak menghawatirkan nya lagi, ia sudah mendapatkan kebahagian nY insyallah
"ayo abisin minuman nya, langsung istirahat, bsok berangkat pagi kan??
__ADS_1
" iya mi, baiklah rey ke kamar ya, mami juga istirahat ok. kan baru sembuh..
"iya sayang,
rey pergi ke kamar nya, ia berniat untuk segera mandi air hangat, namun hp nya berdering,
rey meraih nya beberapa miscall dari sang istri, ia tersenyum senang,, di buka nya pesan singkat WA rena sedang online. padahal sudah jam 11.30
" assalamualaikum
" waalaikumsalam, a baru sampe? (rey tersenyum senang pasti nya, mendengar nada bicara rena seperti panik, dan membuat bunga bermekaran, di panggil nya aa oleh sang pujaan hati)
"tadi nyampe 10 an. liat nino dulu trus ngobrol sama mami,
" alhmdlh kalo udh sampe, rena khawatir..
" sayang, aku kangen.... (kata rey) gimana bisa bobo, kalo ga sama kamu (sungguh rna merona malu mendengar nya, ya rey pintar merayu)
" rena juga a..
"apa?
" kangen
"heheehee, (bak aBg yang zedang kasmaran, rey merebahkan tubuh nya di atas kasur, seperti nya agenda mandi air hangat akan sirna)
" udah malem. ayo cepet tidur..
" rena ga bisa tidur. ini lagi buka kado dari tmen temen, dari mami juga,
" oya? apa kamu suka?
" suka banget, sampein salam rena buat mami, kado nya rena sangat sukaa
"hmmmm, seperti nya bekal ku sudah habis sayang" (rena mencerna kata bekal menurut rey itu, ia teringat kembali kejadian di mobil tadi, sungguh ia merasa malu sekali walaupun rey berada jauh di sana)
"ko cepet abis?
"ya gimana lagi, kamu bikin kangen sih"
ππππππ
__ADS_1