
bertemu dengan putri di kantin kampus nya, Yuda semakin yakin, ada sesuatu dalam hati nya, namun tidak semudah yang ia bayangkan, putri judes, perlu beberapa bulan meyakinkan nya kalo Yuda menyukai nya, hingga akhir nya mereka memutuskan untuk lebih dekat,
***
Yuda masih memandangi wanita nya,
ini momen langka, melihat putri terlelap, mereka jarang sekali bertemu,berlama lama. karna putri slalu di awasi, jam kehidupan nya termasuk ketat.
putri mengerjapkan matanya, ia tersentak, cepat cepat bangun karna menyadari ia tidak sengaja tertidur,
Yuda pun sedikit kaget atas tingkah nya,
menatap Yuda yang berada di depan nya, putri mengusap wajah dengan telapak tangan nya.
"maaf ya, aku ketiduran.. "
Yuda tersenyum, ia sempat mengambil foto wanita nya itu tadi, tanpa sepengetahuan putri,
memberikan diri, Yuda mengusap lembut pipi putri, putri terdiam..
"kamu cape? tidur lagi aja gih.. aku ke depan dulu" kata Yuda,
putri menggeleng
"tadi ga sengaja tidur"
putri menatap mata ke kasih nya, menimang tentang fikiran yang sempat terlintas dalam kepala nya, ide yang bisa di bilang gila,
putri menggenggam jari tangan Yuda yang ada di pipi nya,
"kak... "
"hmmmmm" (Yuda menjawab, jujur ini begitu dekat, jarang sekali terjadi, Yuda menikmati momen ini)
putri mendekat, menyentuh pipi Yuda, tangan nya menelusup ke tengkuk kekasih nya, putri menarik pelan, agar wajah mereka berdekatan..
"putt" bisik Yuda
__ADS_1
"aku mau... boleh?? " (tanya nya pada Yuda, jantung nya berpacu, bahkan Yuda jadi sulit bergerak, kedekatan mereka memang sudah lebih dari setahun, namun melakukan hal ini, ini baru pertama kali terjadi)
tidak mendapat jawaban, putri menarik nya, menempelkan bibir nya pada bibir Yuda, tidak ada yang terjadi untuk beberapa detik, mereka sibuk mengatur degub jatung nya masing masing,
terlepas, Yuda menempelkan kening nya dengan kening putri,
"ini ga bener put, kita belom boleh begini"
mata putri masih terpejam, ia tidak menjawab, malah menempelkan lagi bibir mereka, putri kini memulai nya, Yuda merasakan bibir wanita nya bergetar,
putri bergerak, ada rasa berdesir dalam hati Yuda, ini aneh fikir nya,
Yuda mulai bergerak pelan, jujur ia gemetar,
putri bangun, dari duduk nya, bertumpu pada lutut membuat ia lebih dominan,
tanpa sadar Yuda memeluk nya,
terbuai,..
Yuda sadar setelah merasa putri membuka kancing ke dua kemeja nya,
putri tersentak,
mereka saling pandang, Yuda menggelengkan kepala nya
"ini ga bener dek"
putri malah mencium nya lagi, tangan nya bergerak membuka blazer yg ia pakai, Yuda masih heran dengan yang putri lakukan, kenapa kekasih nya itu bertingkah begitu,
membuka satu persatu kancing kemeja nya,
Yuda melepaskan ciuman nya, menatap putri heran, dengan kemeja yang terbuka dua kancing atas nya
"apa yang kamu lakuin dek?? "
putri gugup.. memberanikan diri menatap Yuda yang menatap nya heran..
__ADS_1
"ayo kita lakuin kak" ucap nya pelan,
"lakuin apa?? (tanya Yuda)
" mungkin dengan ini momi akan menyetujui kita" ucap putri,
Yuda melotot, tau arah pembicaraan mereka, tau arti kata ajakan kekasih nya.. .
putri menunduk, melihat tatapan Yuda
"apa yang ada di fikiran kamu put, itu jelas ga boleh"
"aku ga mau pisah sama kamu kak"
"ya tapi bukan gini cara nya, kamu ga percaya sama aku?, aku lagi ber usaha memperbaiki image momi kamu, dan kamu mau merusak nya dengan melakukan itu??? "
putri menangis, Yuda mengusap wajah nya kasar menatap kekasih nya yang menunduk,
Yuda tau dia juga salah, putri pasti sakit hati ia membentak nya,
Yuda memeluk nya, membawa putri bersandar di dada, tangisan nya semakin terdengar.
"put, maaf, jujur aku kaget.. dari mana kamu punya ide kaya gituh? "
putri tidak menjawab nya, hanya menggelengkan kepala, menenggelamkan wajah nya di sana,
"maaf oke, ini kesalahan ku..
kamu mau bersabar sebentar lagi hmmm?? "
putri mengangguk,
Yuda tersenyum. mencium puncak kepala wanita nya,
#entah apa yang akan terjadi jika aku khilaf put, ini jalan yang salah, kenapa kamu sampai punya fikiran ke sana??
kalo benar momi mu merestui kita, setelah kita melakukan itu,
__ADS_1
tapi kalo sebalik nya bagaimana??
Yuda bergumam dalam hati nya..