
memasuki ruangan di sebuah hotel milik rey, rena di sambut dengan istimewa, para tamu sudah berkumpul menantikan tamu kehormatan,
rey, nino dan rena memasuki ruangan, para tamu bangkit dari duduk nya, menghampiri mengucap kan selamat datang dan selamat atas pernikahan, rena melihat sekeliling iya merasa canggung rey meraih bahu nya, mengajak rena duduk di tempat yang telah di sediakan,
rena mengenal. beberapa dari mereka, anto Frans dan di ujung sana ada bu susan dadah dadah pada nya, rena merasa terharu, ada juga yang ia kenal, susan menghampiri
"selamat datang nona, selamat atas pernikahan nya, semoga langgeng sampai kake nene" rena tercengang mendengar bu susan memanggil nya nona
"bu, apa sih (mereka tertawa saling memberi pelukan hangat)
" kamu harus hati hati rena, ini pertemuan tertutup kami, ini hanya team khusus
(susan berbisik) rena meminta penjelasan lewat mata nya, susan tersenyum mengundurkan diri, "nanti kamu akan tau sendiri"
rena memaksakan senyum walaupun bingung, ia kembali duduk di samping nino, rey sedang berbincang dengan beberapa tamu.
acara di mulai, nino sangat antusias, rena sedikit waspada, takut takut terjadi sesuatu seperti dulu pada nino,
bertemu dengan beberapa putra dari sahabat ayah nya nino berbaur, sungguh ia seperti sang ayah, rey memberikan kode untuk acara di mulai, suasana sunyi senyap, nino yang tak mau diam si ikuti pengasuh rena sedikit tenang
sambutan dari Mc di mulai,
pengisi acara melantunkan beberapa lagu pembukaan, di lanjutkan dengan sambutan sambutan dari beberapa orang terlihat seperti leader team,
sejenak rena berfikir, sebegitu pentingkah jabatan sang suami, sungguh ia belum tau apa apa tentang rey, rey menggenggam jari tangan sang istri
"apa kamu suka sayang acara nya?
" sangat suka, siapa sangka aku duduk disini bersama bos ku, dulu aku salah satu dari mereka kan (menunjuk dengan ekor matanya pada seorang pengawas)
"dunia itu berputar sayang, nikmati posisi mu saat ini (rey tersenyum) apa kamu tau sesuatu??
" apa?
"malam ini aku malas melihat wajah mu(memalingkan tatapan nya ke lain arah)
" apa riasan wajah ku berantakan?.
__ADS_1
"bukan
" lalu?
"kamu begitu cantik, begitu menggoda untuk ku, aku nyesel bawa kamu ke pertemuan, lihat bagai mereka memperrhatikan mu
rena tertawa, sungguh suami nya itu pandai membuat ia melambung tinggi, rey mencium pipi nya, seperti biasa, rena mencubit perut suami nya, sungguh benar kata putri, dia mesum... di tempat umum seperti ini pun berani cium cium.
waktu nya rey memberi sambutan,
sang Mc mempersilahkan rey untuk naik ke podium,
"assalamualaikum, selamat malam semua nya, seperti tema undangan malam ini, saya akan memperkenalkan seseorang yang kini mampu mengalihkan dunia, (nino menghampiri rena, rena memeluk ya)
" ayah di sana bunda",
"iya sayang, nino dan ayah sangat mirip, dan sama sama tampan" (rena mencium pipi nino gemas) nino tertawa,
"rena... (panggil sang suami, rena menoleh suasana tiba tiba hening. mengulurkan tangan nya, meminta sang istri ikut naik ke podium, rena menolak awal nya, sungguh ia tak terbiasa, menggandeng sang putra, rena bangkit berjaln menghampiri sang suami, tepuk tangan menggema, terlihat sekali kekompakan ibu dan anak itu
"team, perkenalkan rena istri ku (rena malu malu, menangkupkan tangan di depan dada ia memberi salam pada semua nya, ai kecil nino yang sungguh lucu, ia meniru gaya sang bunda sontak membuat yang melihat terpesona dan bertepuk tangan, rena menyadari itu, di peluk nya sang putra, ia menggendong nya, namun rey merebut nino dari rena
" ayah nakal, nino bilangin ke oma"
sontak semua tamu tertawa, bos nya ternyata bisa di kalahkan oleh sang putra, rena menggulum senyun menggelengkan kepala.
"ya saya punya security pribadi di rumah (ucap rey membuat semua menyambung tawa) baiklah, team selamat menikmati acara nya, semoga kita tambah kompak, dan semoga keluarga di rumah yang di tinggal kan bertugas tulus mendoakan par suami nya, terima kasih untuk para istri, semoga apa yang kami beri sesuai dengan apa yang suami kalian berikan, bekerja tidak kenal waktu dan tempat, sungguh luar biasa.. terimakasih assalamualaikum
"waalaikumsalam (tepuk tangan dan tawa mereka menggema, pasal nya tuan kecil belum melepaskan tangan mungil nya dari sang ayah"
nino sudah terlihat lelah, ia pun mulai bergelut manja pada sang ayah,
"a, apa kita pulang saja, nino udah ngantuk keliatan nya"
"ayo sayang, biar mereka di sini menikmati acara nya, (rena mengangguk menyetujui apa yang rey kata kan)
tiba di rumah pukul 09.00malam, nino tertidur di pangkuan ayah nya, di rebahkan nya anak kecil itu, rena membuka sepatu, dan beberapa kancing baju nino, seperti. nya ia sudah nyenyak.. rey menghampiri,
__ADS_1
"tidur lah, kamu juga pasti lelah,
" aa mau kemana?
" ada. beberapa email aku cek dulu di ruang kerja
" jangan malem malem ya, walaupn besok libur
"baiklah,
rey mengantar rena ke kamar, sementara ia langsung ke ruang kerja
rena memperhatikan penampilan nya, ia sudah ganti baju, mengenakan baju tidur transparan, belahan dada nya terlihat, ia ingat, sang mertua membelikan nya sebagai hadiah, rena juga meraih benda kecil berbentuk parfume itu, sang mertua memberi catatan "pakailah untuk malam malam pengantin kalian, semoga nino cepat memiliki adek bayi" rena tersenyum, hanya parfum, namun bunyi catatan nya seperti itu, ia mengoleskan di leher perut dan punggung nya, memang itu sangatlah harum,
menggulung rambut nya asal, leher jenjang rena terekspos, ia membersihkan diri, akan ia beri kejutan sang suami
hampir pukul 10.00 rey belum juga kembali, rena berinisiatif mengirimkan pesan singkat
"ayaahhhh
" iya sayang.. blum tidur?
"ga bisa tidur (rey tersenyum, mematikan laptop, ia langsung menuju kamar, lampu utama sudah di matikan, namun ia tak menemukan sang istri di ranjang wangi parfume tercium lembut, reu belum pernah mencium wangi ini sebelum nya. parfume rena tak seperti ini, melihat pintu penghubung ruang baju terbuka rey kesana mungkin rena di sana, membuka pintu alangkah terkejut nya ia melihat sang istri berpakaian seperti itu
"sayang.... (rena menoleh, tersenyum canggung, ia menutupi dada atas nya yang terbuka)
" apa apa an ini, kenapa pake baju gini (rey menggoda, rena memejamkan mata, menggigit bibir bawah nya, ia merasa malu,.)
"hey jangan macam macam, dengan pakaian mu seperti ini, kamu nantangin aku ya? (rena tertawa, entah keberanian dari mana ia mendekati rey, mengusap dada suami nya (mata rey terpenjam, menghirup udara dalam, merasakan sentuhan tangan sang istri, rena membuka kancing kemeja rey satu satu, membuat rey tersenyum
"aku bantu kamu ganti baju ya (suara rena begitu lembut terdengar di telinga rey, seperti rayu an, rey menatap lekat mata sang istri menebak apa yang akan ia lakukan)
kancing telah terbuka semua, kembali rena usap dada sang suami, hati nya berdebar, mengalungkan manja dua tangan di leher aang suami, rey terkejut, sungguh ia tidak akan bisa menahan hasrat nya kali ini atas perlakuan rena
"yuu (ajak rena)
" ayo apa? (tanya rey)
__ADS_1
rena mendekatkan bibir di telinga rey, itu membuat rey merinding seketika
"bikin ade bayi buat nino" bisik rena