Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)

Akhir Sebuah Cerita (Rey & Rena)
ASC episode 45


__ADS_3

Hari beranjak siang namun belum ada perkembangan tentang keberadaan putri, momi baru saja tidur, rena membawakan nya makan siang dan minum obat,


rey menelpon dokter dona untuk datang, karna momi tidak mau ke RS.


rena mondar mandir, ia gelisah, adik nya sama sekali tidak ada kabar,


rey sedang mengusap ngusap punggung jagoan nya, Nino baru akan tidur siang,.


"yah, belum ada kabar? " tanya rena, wajah nya nampak begitu khawatir


rey menggeleng,


"emh, boleh aku ke kamar putri? "


"untuk apa? " tanya rey penasaran


"entah lah, kalau boleh, siapa tau ada petunjuk di sana"


rey menyetujui apa rencana rena


"sayang jangan terlalu cape, inget kamu lagi hamil, nanti aku susul ke kamar putri"


rena tersenyum, ia senang mendapat ijin


"iya yah, tenang aja ok"


tanpa berlama lama rena pergi ke kamar putri,


tapi pintu nya terkunci, syukur bi asih pegang kunci cadangan nya,


rena di bantu bi asih membuka pintu kamar putri


"non, kalo ada perlu panggil saya ya"


"bibi tenang aja, nanti rena panggil ya"


"siap non, bibi ke dapur lagi ya"


"iya bi.. "


rena membuka gorden kamar putri, agar cahaya matahari masuk,


rena baru kali ini masuk ke kamar adik nya,


memandang foto yang tercetak besar di salah satu sudut kamar, putri tersenyum ceria, dia memang gadis yang sangat cantik..


"dek, maaf kakak masuk ya, semoga ada petunjuk yang bisa bantu temuin kamu, semoga kamu baik baik aja di mana pun kamu berada sayang"


rena membuka laci lemari di samping tempat tidur putri, sambil duduk memeriksa isi laci satu persatu..


"ga ada yang mencurigakan"

__ADS_1


rena beranjak ke lemari baju yang memiliki 6 pintu itu, membuka satu persatu, ini berisi sepatu dan sandal putri, tidak ada yang mencurigakan..


membuka pintu ke dua, berisi tas dan alat makeup putri, rena ingat betul saat akan menghadiri pertemuan tertutup team yang rey punya putri yang membuat rena cantik,


"dek, kaka kangen, kaka baru aja pulang dari Malaysia, sekarang kamu yang pergi"


rena menutup lagi pintu ke dua,


rey datang,


"sudah menemukan sesuatu? "


"belom yah.. "


rey mendekat, ia masih menggunakan tongkat, rey malah mengabaikan pengobatan nya, putri lebih penting pikir rey,


rena membuka pintu ke tiga,


di sana banyak celana jeans dan beberapa baju yang menggantung,


rena melihat sebuah kotak di bawah


ia duduk di lantai dan membuka nya, rey memperhatikan,


rena melirik pada suami nya, meminta ijin


"aku buka ya? “


rena membuka tutup kotak itu,


cukup banyak benda di Sana, putri mengumpulkan surat yang ternyata dari penggemar nya, rena tersenyum.


ada beberapa foto juga di sana, kebersamaan putri dan teman teman nya, itu foto foto lama, mereka masih memakai seragam SMA,


membuka lembaran demi lemberan, rena tidak membaca semua, karna itu surat surat lama,


tapi di paling bawah tumpukan itu rena melihat seperti ada benda,


rey sedang melihat lihat foto yang rena taruh di tempat tidur,


di paling bawah ada se tangkai bunga, se buah coklat, bahkan ada topi,


rena meraih nya,


bunga itu masih tampak segar, rena berfikir,


"yah, ini barang lama putri, tapi bunga ini masih segar, pasti masih baru kan? “


rey menyodorkan tangan nya, meminta bunga itu pada rena,


" ya ini masih baru, ada sesuatu lagi? “ tanya rey

__ADS_1


"ada coklat" rena memeriksa tanggal EXP coklat itu, tertera di sana bulan 5-2023


"ayah coklat nya exp tahun depan, ini juga masih baru kan? “


rey mengangguk lagi,


" kenapa ga di makan coklat nya? " rena menggerutu sendiri


lalu memberikan topi hitam yang ia temukan pada rey, rey memeriksa nya, tidak ada nama, atau logo, semuanya nampak polos.


"ayah... " rena tertegun,ia menemukan surat yang tertera tanggal 10 februari


"ada apa? "


rena mendekat pada rey,


"lihat ini"


jakarta, 10 februari 2022


aku tunggu di


xxxxxxxxx


tidak ada kata apa pun di surat itu selain sebuah alamat,


"surat ini pun masih baru yah"


"sayang apa kamu berfikir hal yang sama?? " tanya rey pada istri nya..


"apa mungkin putri menemui orang ini, dan pergi bersama nya? "


"ya bisa jadi begitu, coba cari apa ada petunjuk lain?? “


rena serasa menjadi seorang detektif,


namun tidak ada yang lain nya, yang mencurigakan..


" boleh aku bawa kotak ini ke kamar? siapa tau pelan pelan ketemu yang lain.."


"iya sayang"


rena menutup kembali pintu kamar putri, memeberikan kunci nya pada bi asih,


"istirahat lah, aku mau telpon frans dulu, minta lacak alamat ini"


"semoga ada hasil nya ya"


"amiiiiinnnnn" rey mencium pipi istri nya, rena lalu pergi ke kamar, membawa kotak milik putri,


ia tidak akan bisa istirahat, rena berniat akan melihat lihat lagi isi kotak ini.

__ADS_1


__ADS_2