
Momi masuk ke ruangan, setelah rena keluar dari kamar inap rey, menjemput mertua nya yang tak kunjung masuk, karna tak mau mengganggu.
malu..
sudah pasti, momi pun meledek menantu nya itu..
"apa sudah selesai? (tanya momi pada rey) "
"apa nya?? ( rey balik bertanya, namun dia yang tertawa melihat mimik wajah sang ibu nya itu)
" ahahaha, mih itu iklan saja, rena bantu rey bersihkan badan"
"ya, ga apa apa lah, kalian kan suami istri"
(momi melirik menantu nya yang pura² tidak mendengar, rena fokus pada HP nya)
"rey momi akan pulang, biar rena di sini ya,
momi khawatir meninggalkan Nino dan putri"
rey terlihat berpikir sejenak, memang benar kasihan Nino, melirik istri nya,
"sayang, (rey memanggil rena, rena menoleh cepat) pulang lah sama momi, biar frans yang temenin aku di sini"
rena bangkit dari duduk nya, ia cepat menggelengkan kepala,
"engga, aku di sini aja, bunda mau rawat ayah"
(terlihat sekali wajah tidak suka rena mendengar perintah dari rey)
rey tersenyum pada istri nya,
"baik lah mih, maaf ya momi repot lagi sama Nino"
"jangan berpikir begitu, selama ini momi ga ngerasa kerepotan, momi senang, (momi tersenyum), Edo bilang, Yuda pagi ini datang ke rumah"
"lalu..? “ (tanya rey)
" tentu ga bisa masuk, dia mau ketemu kita katanya, tapi security bilang kamu lagi kena musibah, dan dia pulang lagi.
(momi mendesah), putri memang sudah waktu nya menikah, umur dia udah cukup, tapi momi masih ragu rey"
"lakukan apa yang menurut momi benar, kita hanya ingin yang terbaik buat putri"
"ya.. (momi mengangguk)
__ADS_1
momi minta Edo ngawasin mereka lebih ketat lagi, maka dari itu, momi ijin pulang ya sayang.. "
rey mengangguk,
"momi tenang aja, rena di sini.. " (rey melirik lagi istri nya yang sudah ada di sebelah nya)
"rena akan kabari momi terus keadaan di sini. momi tenang aja ya? “ (tambah rena)
" iya sayang, kalo gitu momi berangkat ke bandara ya, momi udah bilang tadi ke frans buat siap siap"
momi menciumi anak dan menantu nya,
"hati hati ya mih"
"kamu cepat sembuh rey, dan kamu rena, jangan telat makan, ingat bayi dalam perut kamu"
rena tersenyum.,
"InsyaAllah mih, makasih ya"..
momi pun pergi, frans meminta seseorang mengantar nyonya besar nya ke bandara, karena ia harus menemani rey di sini, kondisi masih belum kondusif, sejak tertangkap nya fachry dan ana frans tidak bisa bersantai ria..
***
rena pun mendengar nya, biarlah... rey berpikir biar istri nya itu tau yang sebenar nya,
"sayang, berapa besar uang yang ayah Yuda lipat? (rena bertanya juga, ia penasaran, karena seperti nya momi dan rey sungguh sangat marah) "
"menurut mu, berapa lembar 2M jika itu pecahan 100rb an, sayang?? " (rena melotot seketika mendengar kata 2M (milyar) yang suami nya kata kan)
"ahahaa jangan begitu, mata melotot, mulut kebuka, tar air liur kamu netes" (rey mencubit gemas pipi istri nya)
"apa benar se banyak itu?? lalu kenapa bisa, bukan kah sistem keamanan di kantor sangat baik?? “
" aku terlalu percaya sayang, dulu aku jarang ke kantor, bolak balik ke luar kota, dan ke sini (Malaysia), sejak papi meninggal, aku belum terbiasa, ya ini juga kebodohan ku, sampai anto menemukan semua nya..
kamu tau sayang,
uang itu di gunakan nya untuk apa?"
rena jelas menggeleng, ia tidak tau sama sekali..
"dia punya istri baru, yaaah kamu tau lah selingkuhan, perlu banyak modal untuk nya"
rena diam,
__ADS_1
"dan lebih parah, dia berdalih uang itu untuk biaya kuliah Yuda dan istri nya, padahal Yuda dan ibu nya hidup dalam kesederhanaan,
itu yang membuat kita ga suka sama lelaki itu, papi selalu menjunjung kesetiaan, entah itu pada posisi, atau pun pasangan, tidak ada toleransi untuk perselingkuhan...
maka dari itu, ya,... bisa di bilang kita murka.. "
"bagaimana selingkuhan nya? “
" tidak bisa 100% di salahkan, ia juga tidak tau uang yang ia Terima itu hasil dari korupsi,
kamu tau sayang??, awal nya wanita itu menghindar pergi ke luar negri setelah kasus mencuat,... karena dia ga mau terseret hukum, dia bunuh diri, di hotel"
"bagaimana perasaan mu kalo jadi ibu nya Yuda? (tanya rey pada istri nya, rey membawa jari tangan rena untuk ia cium)
demi Tuhan rena, jangan kan berselingkuh, melirik wanita lain aja aku ga mau, aku rela dapet hukuman jika benar itu terjadi. hukum aku.... "
memandang manik teduh istri nya, rena tersenyum.
"aku harus berterimakasih sama papih, dia udah ngajarin banyak hal baik buat kamu"
"layak nya mamah kamu, dia membentuk mu jadi istri yang sangat aku idamkan "
rena merona wajah nya,
"lalu, kenapa kalian ragu sama Yuda, Yuda kan ga terlibat" (rena heran)
"sayang, terlebih momi.
dia khawatir.. bagaimana pun seorang anak, sedikit mewarisi sifat orang tua nya, momi takut itu terjadi pada putri"
"tapi kan kita ga tau, sejauh ini Yuda terdengar baik" (ucap rena)
"ya,.. pantauan team dari frans pun begitu,
tapi hidup bukan untuk coba coba kan? apa lagi jika sudah menikah? , kita harus pastikan itu dulu dan semoga momi bisa melunak"
"amiiiinnnn, putri sama dengan ku sudah 25 tahun, sudah cukup untuk berkeluarga"
"iya sayang, kita berdoa yang terbaik buat mereka"..
**
assalamu'alaikum,
maaf ya baru up, aku ada kesibukan di dunia nyata🥰, semoga terhibur kembali🥳🥳🥳
__ADS_1