
sore ini rey pulang sedikit lebih awal dari jam biasa nya,
rena sedang membuat kue, ia sangat ingin makan bolu pisang hari ini,
"ehmmmm (rey mengeraskan sedikit suaranya, bisa bisa nya sang istri tidak melihat nya pulang, dan apa itu bukan nya istirahatlah dia malah sibuk di dapur)
rena menghentikan gerakan nya, iya sedang menghias kue yang hendak di bakar,
berbalik dengan ragu
*duh kenapa dia sudah pulang sih, aku kan ke tangkep basah lagi di dapur jadi nya" (menggerutu dalam hati)
"sayang, (berbalik, dengan senyum ter imut nya) "
rey menggelengkan kepala, bisa bisa nya istri nya itu senyum begitu,
buru buru, rena membuka celemek nya, membawa segelas air, menghampiri Sang suami, semoga air ini dapat meredam esmosi suami nya☺
rey meminum air pemberian rena,
rena memeluk nya..
bi asih kabur ketika melihat tuan muda nya datang, dia tidak ingin kena semprot dari pria yang sedang bucin bucin nya itu,
"jangan peluk peluk“
rey sedikit ketus, namun sebenar nya ia senang istri nya manja begini,
bukan melepaskan pelukan nya rena malah menggesekan hidung nya di dagu sang suami manja, yang sedikit di tumbuhi bulu halus itu, ia tau suami nya becanda,
namun trik itu tidak membuahkan hasil, rey tidak membalas pelukan istri nya.
" masih ngambek nih?? ya sudah, aku lanjut bikin kue lagi" (sok jual mahal, rena melepaskan pelukan nya) "
"enak saja, kamu harus di hukum (rey menarik tubuh istri nya lagi agar memeluk nya)
rena tertawa,
" aku ga bisa marah rena, melihat senyum mu itu" (rey mencium kening sang istri, hingga menimbulkan suara)
"mmmuaaccchh"
mereka tertawa,
"mau makan?? (tawar rena)
" nanti dulu, mau mandi dulu,
jangan terlalu lelah, nanti malam kita tidur dikamar bawah saja, biar kamu ga naik tangga dulu"
"iya sayang, aku lagi pengen makan kue" (rena tau suami nya merajuk karna itu)
"kan ada bibi"
"iya tadi juga bi asih bantu, ini tinggal bakar aja ko",
" ya sudah aku ke atas dulu"
rey melepaskan pelukan nya,
**
kue yang rena buat sudah matang,
__ADS_1
momi dan rena sedang menikmati nya di teras belakang, sambil melihat Nino yang sedang belajar berenang dengan tante nya putri..
"sayang, apa rey sudah bilang akan ada acara malam ini di hotel x" (tanya momi)
"belum mi, ada acara apa? "
"itu, ada rekan bisnis kita ngadain acara besar",
" hmmm tapi ayah belum bilang"
kebetulan rey datang, sambil memegang HP nya, ia terlihat sibuk
"rey kamu belom bilang sama rena acara nanti malam?? " (tanya momi)
beralih dari HP nya,
"ini baru mau rey kasih tau"
rey duduk di sebelah sang istri, sebelum berbicara, comot dulu kue 1potong dari piring yang istri nya sediakan,
"sayang, malam ini kita akan hadir ke acara rekan kerja ku.
ini unik, kamu pasti suka, (rey antusias)
jadi temanku itu menggelar resepsi pernikahan, ia meminta tamu undangan nya memakai pakaian ala india..
mengkerutkan kening nya ia heran,
" luar biasa sekali, tapi kenapa mendadak sayang, aku belum punya pakaian nya, seperti nya harus pesan dulu"
"aku sudah mengurus nya tuan putri, kamu hanya tinggal pakai saja, untuk ibu, putri dan kak nadia juga sudah"
rena sangat senang,
"ingat kamu pernah fitting baju di butik teman ku, aku pesan baju kalian pada nya"
"aku yang memilih nya kamu pasti suka" (tersenyum memandang istri nya),
"jam berapa kita harus bersiap? ( tanya momi)
" nanti setelah magrib, akan ada MUA dari salon datang, kalian tidak perlu repot ke salon"
"MasyaAllah, momi ga sabar"
rena tak menaruh curiga sedikit pun tentang rencana suami nya..
perlahan ia pergi ke kamar nya, perut nya sudah seperti biasa, membaik, rena penasaran dengan alat tes itu, masa iya harus di tunda lagi karna akan ada acara nanti malam,
sembunyi sembunyi, rena pergi ke kamar mandi, dan segera mengunci pintu nya,
walaupun 70% ia yakin ia hamil, tapi manusia hanya bisa memprediksikan, Allah yang akan menentukan.
jantung nya tak karuan, rena cemas,
ia ingat saat kehamilan pertama nya, ia melakukan tes di rumah nya di bandung, rey sedang di Malaysia.
menunggu beberapa saat,
matanya langsung berkaca kaca melihat dua garis merah di sana,
rena memeluk nya,
"ya Allah terimakasih atas anugerah ini, InsyaAllah aku akan menjaga nya"
__ADS_1
mengusap air mata nya rena akan segera memberi tahu rey, entah lah hati nya tak karuan..
namun rey terlihat sibuk, rey masuk ke kamar,
"sayang, aku harus ke hotel sekarang"
"ada apa?? " (rena cemas)
" tidak ada apa apa, hanya memastikan semua berjalan dengan perfect"
rena mengurungkan niat nya,
ia akan memberi tahu rey jika suasana nya tenang,
rena mendekat pada suami nya, memeluk nya dari belakang, rey sedang memilih baju untuk ia kenakan..
rey tersenyum, ia sangat suka istri nya manja begini, rena berputar, membuat posisi mereka jadi berhadapan, bersandar di lemari baju suami nya
"hey nyonya reynan, aku mau ambil baju"
namun kali ini rena tidak menurut, ia malah mendekat, mengecup bibir suami nya, dan tersenyum setelah nya
"hmmm, apa ini godaan?? (rey mendorong rena pelan, mengungkung nya bersandar di lemari)
rena memulai aksi, ia kelewat senang, sedikit merayakan kehamilan nya, rena memangut bibir suami nya, jelas saja rey tak tahan, memeluk pinggang istri nya dengan posesif tubuh mereka ber dempetan,
mengalungkan tangan di leher sang suami, rey terbuai oleh permainan yang istri nya buat,
cukup,
rena perlahan melepaskan nya, bagaimana pun suami nya harus cepat pergi,
rena tersenyum mengusap bibir suami nya yang masih basah dan sedikit memerah.
kalau saja rey tidak ingat pesan dr dona. saat ini juga ia akan membawa istri nya ke tempat tidur, memanjakan nya..
rey mengecup kening istri nya sedikit lama,
dan kecupan sekali lagi di bibir, sungguh ia mencintai istri nya ini,
rena mengusap perut rata ny, bergumam dalam hati
"sayang, nanti bunda akan beritahu ayah kamu sudah hadir di perut bunda, namun tidak saat ini, ayah sedikit sibuk"
"aku bantu bersiap ya, mau pake baju yang mana?? "
rey berat hati meninggalkan istri nya,
tapi ia harus berangkat, menyiapkan kejutan untuk istri nya ini.
"kamu yang pilih, karna pilihan mu selalu tepat" (menggoda sang istri)
"baik lah, (rena memilih, menentukan baju santai untuk suami nya kenakan)
" yang ini bagaimana? (memilih warna hitam)
"apapun akan aku pakai sayang"
rena tersenyum, ia menemani suami nya bersiap, rey merasa sedikit heran dengan tingkah istri nya, sering nya ia bersiap sendiri, setelah rena menyiapkan pakaian nya, karna rena membantu Nino bersiap ke sekolah nya...
assalamu'alaikum readers dimana pun berada,
mampir ke novel ke 2 ku yu, ANNISA, sudah up 17 episode, InsyaAllah akan up setiap hari
__ADS_1
terimakasih🥰🥰