
rena dan ferdi keluar dari hotel di temani susan, mereka nampak berbicara sebentar, lalu rena pergi, rey melihat nya di sebrang jalan.. ya dia belum berangkat ke Malaysia itu hanya alasan nya agar tak bertemu rena, namun siapa sangka, rindu itu menyiksa bukan??
rindu membawa nya ke sini, sebrang hotel milik nya sendiri, mengintip sang pujaan hati di bawa oleh takdir nya, miris.. rey menyandarkan diri di sandaran mobil nya, memejamkan mata, ia harus bergegas pergi penerbangan nya 20menit lagi
"jalan pak (pada sang sopir)
" baik den,...
"rena
"iya mas,
"bulan depan proyek yg di depok selesai, bagaimana kalo aku langsung ngelamar kamu, jadi misalkan sebulan berikut nya kita menikah"
rena tersenyum, bukan kah itu impian semua pasangan, berlabuh di pelaminan bersama orang yg di sayang, rena cukup mengenal ferdi, mereka bertemu saat adik ferdi meminta nya menjemput kue pesanan yg rena buat, dari sana banyak kebetulan² lain nya terjadi, mereka sudah 2tahun ini dekat, mamah juga merestui nya, walaupun mamah pernah bilang "ga boleh asal pilih lelaki, menikah adalah ibadah terlama, harus tepat memilih lelaki yg akan kau jadikan imam" insyallah keputusan rena sudah bulat, rena akan menerima lamaran itu.
"insyallah rena mau mas,
ferdi tersenyum puas," makasih sayang" ucap nya...
kurang lebih 2jam perjalanan jakarta_bandung mereka tempuh, rena tiba di rumah disambut sang mama yg menunggu nya di luar
__ADS_1
"mah, kenapa di luar??
rena mencium punggung tangan sang mamah
"sekalian berjemur, bagaimana perjalanan nya?
" ada bbrpa titik macet, alhamdulillah ga terlalu parah
ferdi menghampiri mamah rena,
" tante, bagaimana kabar nya sehat?
" sama² tante, ga repot ko..
mamah mempersilahkan mereka masuk, mobil barang yg rena sewa juga sudah datang, entah harus di simpan dimana barang2 itu.
"rey ga antar sayang? tanya mamah pada rena
rena sedikit melamun, memikirkan apa harus cerita sama mamah kejadian penculikan itu, tapi rena urungkan, takut mamah knapa² mendengar itu
" pak rey tadi malam pergi ke Malaysia kabar nya mah, rena juga ga ketemu td waktu pamitan ke hotel"
__ADS_1
"nak rey baik ya, keluarga nya juga keliatan sayang sama kamu"
"mamah ko ngomong gitu,
"ya mamah liat kmrn waktu kamu d RS.. mereka sangat perhatian" mamah tersenyum
"rena bawa minum dulu buat mas ferdi ya..
" iya hati hati
_ nak, entah kenapa setelah melihat rey mamah lebih suka sama rey, ferdi anak baik tapi memang entah kenapa keluarga nya ga sebaik keluarga rey, berumah tangga bukan hanya untuk sebulan, bahkan se tahun, kalo keluarga saling sayang, baik sesama insyallah rumah tangga akan langgeng, tapi bagaimana pun skarang bukan jaman jodoh menjodohkan, semoga ferdi jadi yg terbaik buat kamu nak _ (mamah rena)
Malaysia,
rey menatap foto di hp nya, foto pertama dan terakhir bersama rena, ia sengaja meminta teman nya untuk membuntuti mengambil foto nya bersama rena, namun yg paling rey suka foto keluarga besar nya bersama rena setelah makan malam, nino yg terlihat bahagia di sana
"maaf jagoan, ayah kalah..
betapa sulit melupakan seseorang yg telah melekat dalam hati,
marsya, maaf jika kini di hati ku ada nama yg lain, namun seperti nya takan lama, semoga aku cepat melupakan nya, biarkan dia bahagia dengan pilihan nya..
__ADS_1