Babysitter Milik Sang Duda

Babysitter Milik Sang Duda
Konferensi Pers


__ADS_3

Dunia maya dan bisnis kini dihebohkan dengan berita tentang ditetapkannya sebagai tersangka satu keluarga pebisnis sukses yaitu Keluarga Sukra dengan kasus dugaan kekerasan pada anak dibawah umur. Saham Perusahaan Sukra Group seketika merosot tajam akibat pemberitaan itu. Bahkan para petinggi perusahaan dan pemegang saham langsung megadakan rapat mendadak demi membahas hal ini.


Semua media masih mencari informasi pasti tentang kabar tersebut, bahkan mereka sampai duduk didepan kantor polisi. Ada juga yang standby didepan kediaman rumah keluarga Farda dan Sukra hanya demi mendapatkan sebuah berita. Namun dari penjaga maupun ART disana tak ada yang mau memberikan keterangannya.


Mereka juga belum mendapatkan konfirmasi pasti dari pihak kepolisian. Walaupun begitu, judul dan tagline berita tentang kabar tersebut sudah menjadi trending satu di semua media sosial.


"Keluarga Sukra diduga melakukan kekerasan pada anak dibawah umur. Benarkah kabar tersebut?"


"Cucu keluarga Farda menjadi korban kekerasan dari semua anggota Keluarga Sukra"


"Kasus antara Keluarga Farda vs Keluarga Sukra, settingan?"


Begitulah kira-kira tagline yang bertebaran di media sosial. Dimulai dari menggiring opini publik, perkiraan saja, dan menuduh bahwa kasus ini hanya settingan belaka untuk menaikkan saham perusahaan mereka.


Setelah hampir 5 jam menunggu, para awak media dikejutkan dengan keluarnya beberapa petinggi polisi ke depan sebuah tempat khusus untuk melakukan konferensi pers. Semua media segera saja mengerumuni tempat tersebut dengan menyiarkan secara langsung di media elektronik. Mereka begitu penasaran dengan apa yang terjadi, pasalnya selama ini kedua keluarga tersebut tidak pernah terlibat kasus seperti ini.


"Selamat siang semua..." sapa petinggi polisi tersebut.

__ADS_1


Semua menjawab sapaan tersebut, petinggi polisi tersebut hanya tersenyum tipis saat semua para awak media terlihat sangat penasaran dengan apa yang akan disampaikan.


"Disini saya akan meluruskan tentang berita yang beredar diluar sana mengenai kasus kekerasan yang diduga melibatkan dua keluarga pebisnis terkenal yaitu keluarga Farda dan keluarga Sukra" ucap petinggi polisi itu.


Polisi memang sudah mengetahui tentang beredarnya kabar mengenai kasus yang melibatkan kedua keluarga terpandang itu. Sehingga mau tak mau, mereka harus menyelenggarakan konferensi pers untuk meluruskan berita ini.


Ditengah keheningan itu, tiba-tiba saja keluarga Farda memasuki tempat terjadinya konferensi pers dengan raut wajah datarnya. Hal itu membuat para awak media yang hadir heboh seketika dan bertanya-tanya. Andre terlihat membisikkan sesuatu kepada petinggi polisi yang tadi berbicara. Akhirnya petinggi polisi itu mundur kemudian digantikan oleh Andre.


"Terimakasih pak polisi atas waktunya sehingga membiarkan saya untuk berbicara disini. Disini saya yang akan menjelaskannya secara rinci. Jadi kejadian ini bermula setelah saya bercerai dengan mantan istri saya, yang sekarang menjadi istri dari anak keluarga Sukra. Anak saya ada tiga, yang dua berada dalam pengasuhan saya dan yang satunya lagi diasuh oleh mantan istri. Selama 3 tahun setelah kami bercerai, kami memang tak mempunyai komunikasi yang baik mengenai anak namun setiap bulannya saya masih memberikan uang nafkah untuk anak saya" jelas Andre yang menjeda ucapannya.


"Singkat cerita, saya dengan anak ini yang diasuh mantan istri bertemu saat di sekolah. Ternyata ketiga anak saya ini berada di satu sekolah yang sama. Waktu itu saya melihat anak ini ketakutan saat dijemput ibunya, bahkan terlihat sekali badannya yang kurus dan ada beberapa lebam di lengan tangannya. Saat melihat saya, anak ini langsung saja merengek untuk ikut ke rumah dan akhirnya saya bertengkar dengan mantan istri karena dia tak mengijinkan anak ini untuk ikut saya. Saat sampai rumah, babysitter anak saya mengganti pakaian anak ini dan ditemukannya beberapa luka lebam dipunggungnya. Setelah itu saya meminta pada anak ini untuk menceritakan tentang kehidupannya selama ini bersama dengan ibunya. Dan semuanya terungkap bahwa anak ini mengalami kekerasan, jadi saya memutuskan untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib" lanjut Andre dengan menahan emosinya.


"Untuk video kekerasan yang dilakukan seluruh anggota keluarga Sukra akan kami tampilkan saat persidangan nanti. Saat ini keempatnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan anak dibawah umur" ucap petinggi polisi.


"Hadirkan tersangka, pak" seru salah satu dari awak media.


Para polisi segera menggiring keempat tersangka masuk kedalam tempat diadakannya konferensi pers. Saat keempatnya masuk, seketika saja kamera langsung membidik wajah-wajah pesakitan itu. Namun yang mereka herankan adalah wajah keempatnya yang tak terlihat raut wajah bersalah sama sekali.

__ADS_1


"Ada yang ingin kalian sampaikan?" tanya polisi itu kepada keempat tersangka.


Aneta dan Sukma maju sedikit ke depan kemudian matanya menatap kearah keluarga Farda yang masih berdiri disana.


"Kami akan membalas segala rasa malu ini kepada kalian semua setelah kami keluar dari sini" ucap Sukma dengan tatapan penuh kebencian.


Huuuuu...


Semua awak media seketika menyoraki Sukma yang berbicara lantang dan tanpa rasa bersalah sedikitpun itu. Mereka hanya bisa menatap tak percaya kalau ada seorang wanita yang begitu teganya menyiksa anak kecil dan kini tanpa rasa bersalahnya, keduanya malah ingin belas dendam setelah keluar nanti.


"Anda itu ibu kandungnya, kok membiarkan anaknya disakiti oleh keluarga suami anda?" seru salah satu awak media.


"Bukan urusan anda" ketus Aneta.


Semua orang hanya geleng-geleng kepala mendengar jawaban dari Aneta. Setelah dirasa cukup, keempat tersangka kembali digiring masuk ke dalam sel tahanan yang ada di markas kepolisian. Sedangkan Andre dan keluarganya pamit untuk pulang, begitupun dengan para awak media yang langsung membubarkan diri setelah konferensi pers itu usai.


Setelah terjadinya konferensi pers itu, nilai saham Perusahaan Sukra Group jatuh membuat semua pemegang saham seketika berbondong-bondong menjualnya. Melihat pergerakan saham perusahaan itu, membuat Papa Reza hanya terkekeh pelan. Tanpa dia menjatuhkan perusahaan itu dengan susah payah, ternyata dengan adanya berita ini saja sudah cukup untuk menggoyahkannya.

__ADS_1


"Kita lakukan pengajuan untuk audit keuangan perusahaan itu. Lagi pula uang yang mereka gunakan selama ini adalah uang Abel yang diambil" ucap Andre.


Papa Reza dan Mama Anisa hanya tertawa melihat Keluarga Sukra akan hancur secara perlahan-lahan. Apalagi bukti-bukti tentang uang yang diberikan Andre selama ini tak pernah digunakan untuk keperluan Abel sudah berada ditangan mereka. Namun Keluarga Farda harus berhati-hati, pasalnya bisa saja keluarga itu menyewa orang untuk melukai semuanya walaupun mereka berada didalam penjara.


__ADS_2