Jangan Salahkan Takdir

Jangan Salahkan Takdir
Bab 222 (Akad Nikah)


__ADS_3

Pov Helena


Begini kah rasanya menangis bahagia, saat yang kita inginkan terwujud jadi nyata, di restui oleh yang maha kuasa? Dulu saat aku di tinggalkan sang mantan, rasanya dunia ku runtuh, hidup ku tak berarti, bahkan rasanya ingin mati.


Sampai aku mendapati idola yang pas di hati, yaitu seorang Emir Han, yutuber dan juga selebriti cuek yang selalu membuat ku terhipnotis, hingga aku sibuk mencaritahu tentang dirinya, yang kebetulan ayah ku dan ayahnya adalah rekan bisnis!


3 tahun terpuruk dalam cinta gila, tergantikan 3 bulan yang indah bersama kehadiran bang Emir.


Awalnya ku pikir Tuhan jahat pada ku, hingga akhirnya aku mengerti, Allah memisahkan aku dari pria brengsek untuk di nikahkan dengan pria yang akan mengangkat derajat ku, maafkan aku ya Allah, karena selalu berburuk sangka atas rencana yang selalu kau berikan pada ku.


Ya Robbi, kini aku ingin meminta dengan tulus pada mu, jadikanlah aku satu-satunya istri dari pria tampan itu, dunia dan akhirat, dan jadikanlah pula dia suami ku di dunia dan akhirat, tiada pemisah di antara kami selain maut mu ya Robbi, aamiin aamiin ya Rabbal alamin.


Pov Emir.


Ya Tuhan, kini aku akan melepas masa lajang ku, meski itu masih dalam bayang-bayang keraguan, karena masih ada sisa hati yang tertinggal pada wanita yang tak mungkin ku miliki.


Meski begitu, atas restu kedua orang tua dan juga seluruh keluarga, aku menunaikan hajat yang mereka minta, yaitu menikahi wanita pilihan yang menurut mereka terbaik untuk ku, ku mohon Tuhan, Apa saja yang mereka rencanakan pada ku, semoga menjadi yamg terbaik untuk ku ke depan.


Kau paling tahu ya Ilahi, bahwasanya ini berat untuk ku, menikahi wanita yang tak ku cintai, namun karena ini akan berlangsung, ubah jalan pikiran dan juga hati ku, agar menerima wanita yang akan ku pinang dengan Bismillah dan juga atas nama mu, dan aku juga tak mau ya Tuhan berdosa mencintai orang lain di belakang istri ku, ku mohon dengan sangat, kuatkan iman ku, semoga aku dan Helena bersama sampai tua, dan tiada pemisah selain maut mu, aamiin.


Setelah Emir dan Helena duduk bersebelahan di singgah sana ikrar cinta, sang MC pun memandu acara inti yang di tunggu-tunggu, yaitu ijab kabul yang di lakukan antara pengantin pria dan ayah pengantin wanita.


Sang Mc pun membantu Gurun memegang mikrofon sebagai sarana pengeras suara, saat menikahkan putrinya pada pria tampan yang ada di hadapannya.


“Bismillahirrahmanirrahim, Ananda Emir Han bin Yudi Han, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri ku, Helena Paramita binti Gurun dengan maskawin berupa seperangkat alat sholat dibayar tunai!” ucap lantang Gurun seraya menggenggam erat tangan calon menantunya.


“Saya terima nikahnya dan kawinnya Helena Paramita binti Gurun dengan maskawin tersebut, tunai!” Emir begitu lancar tanpa hambatan mengucapkan ijab kabul, semua mengucap syukur atas terjalinnya hubungan suami istri antara Emir Han dan Juga Helena Paramita.


Setelah itu, Emir memegang dan mengusap ubun-ubun Helena yang kini telah sah jadi istrinya, kemudian ia pun melapazkan do'a.


“Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma inni as'aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa 'alaih Wa a'udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha 'alaih.”

__ADS_1


Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan atas yang Engkau ciptakan.


Selesai membaca do'a, Emir memberi keecupan di antara kedua alis Helena. setelah itu, Helena menjabat serta mencium punggung tangan Emir yang kini telah resmi jadi suaminya.


Semua orang menangis haru, atas pernikahan keduanya, para penggemar Emir yang datang ke gedung langsung, mau pun yang menyaksikan secara online di berbagai siaran langsung para netizen maupun acara gosip merasakan sakit hati yang mendalam.


Pada tanggal 07 Juli, tercatat sebagai hari patah hati Nasional bagi para kau hawa yang mengidolakan seorang Emir Han, pria tampan tiada tanding itu mengakhiri masa lajangnya di usia terbilang muda yaitu 22 tahun.


Banyak yang mendo'akan keawetan hubungan pasangan muda itu, tapi tak sedikit pula yang mengecam, karena merasa terkhianati oleh Emir.


Di siaran langsung pernikahan Emir pun di penuhi dengan ratusan ribu ragam komentar.


Jahat sekali, katanya dia enggak akan menikah muda, tapi nyata, hiks...


Mas Emir adalah pacar online ku, apa aku harus mencari pacar online baru?


Karam sudah kapal ku di tengah samudera tak bertepi.


Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah!


Ada yang tahu tanggal lahir lengkap Helena? Aku ingin kirim santet padanya!


Meski begitu, acara masih tetap berlanjut dengan semakin meriah, sang MC pun memandu acara berikutnya, yaitu perjanjian pranikah.


“Untuk mempelai wanita, di persilahkan membacanya perjanjian pranikah!”


Namun Helena yang baik hati hanya menanggapinya dengan senyuman.


“Aku tak punya keluhan untuk itu, jadi... aku tak akan menuntut apapun pada bang Emir.” pungkas Helena yang percaya pada suaminya 100% karena menurutnya, janji seperti apapun tidak akan berarti bila hati tetap ingin pergi mencari tambatan yang lain.


Emir sendiri merasa Heran, karena Helena tak menuntut apapun padanya.

__ADS_1


“Apa kau yakin? Janji pranikah bisa kita notaris kan loh!” terang Emir.


“Aku tak perlu itu semua bang, karena aku telah serahkan segala kehidupan ku pada Allah,” terang Helena.


“Kalau dari pihak pria, apakah sama dengan pengantin wanita? Tak memiliki perjanjian pranikah juga?” tanya sang MC.


Emir yang memegang sebuah map bermotif batik pun mengurungkan niatnya untuk membacakan janji pranikah yang telah ia tulisan di dalamnya.


Dia saja percaya pada ku, kenapa aku tidak? batin Emir.


“Aku hanya ingin katakan dua hal padal istri ku.” mendengar Emir Han berkata istri ku, semua orang bersorak histeris, karena Emir begitu romantis di netra mereka.


“Tenang hadirin, mari kita dengarkan, apa kira-kira yang ingin di sampaikan oleh raja pada sang sang ratu.” ujar sang MC.


Setelah semua orang diam, Emir pun melanjutkan apa yang ingin ia utarakan.


“Jangan ada khianat dan rahasia di antara kita.”


“Waw!!!” semua orang bersorak seraya bertepuk tangan, Emir yang kaku ternyata bisa bersikap romantis pada wanita, dan itu di depan khalayak banyak.


Helena yang terharu, tak dapat membendung air matanya, ia pun menangis sesungukan seperti anak kecil.


“A-aku juga bang, jangan ada khianat dan rahasia, dan selalu cintai aku, meski aku telah keriput.” ucap Helena, Emir yang tak tahu harus berkata apa lagi, memeluk tubuh Helena.


Para pihak keluarga yang berada di sisi kiri dan kanan pengantin juga ikut menangis, begitu pula dengan Beeve, ia amat bahagia menyaksikan pernikahan keduanya.


Semoga langgeng mas Emir dan juga Helena, beruntung sekali keduanya, meski mas Emir sempat ragu, tapi ia tetap lanjutkan juga, mas... kau memang orang baik, batin Beeve.


Hem, kenapa Helena enggak kasih perjanjian sih?! Biar si Emir enggak jelalatan pada wanita lain?! Dasar Helena, terlalu baik orangnya, batin Andri.


Setelah selesai, mempelai pria dan wanita di arahkan ke panggung pelaminan, yang telah di susun beberapa sofa untuk pengantin dan juga para orang tua, dan disana juga, Emir dan Helena melakukan sungkem pada kedua orang tua masing-masing.

__ADS_1


...Bersambung......


__ADS_2