
Kini Andri tak dapat menolak pesona Beeve lagi, ia pun mengangkat tubuh istrinya kembali ke atas ranjang.
“Kau mau apa mas? Aku mau mandi sekarang,” ujar Beeve.
“Mandilah setelah ini,” ucap Andri, perlahan lelaki tampan itu merebahkan tubuh Beeve dan mengelus wajah wanita cantik itu.
Lalu ia mengecup wajah wanita yang membuat hatinya kesal beberapa hari ini.
“Mas, apa kau sudah lupa apa yang barusan aku katakan? Jangan sembarangan menyentuh ku,” ucap Beeve yang berada di bawah tubuh Andri.
“Kau milik ku, aku bebas berbuat apapun,” ucap Andri, kemudian ia menjajal tengkuk mulus Beeve dengan liar.
“Ini kesempatan ku, aku harus agresif, semoga setelah ini, hubungan kami berjalan lancar,” batin Beeve.
Andri menyapu bersih tengkuk jenjang istrinya, yang membuat Beeve berulang kali menger*ng.
Dan suara erang*n Beeve makin eroti*s, saat Andri menyentuh bagian bukit kembar kebanggaannya
“Akhh.... mas,” Beeve meringis seraya menutup mulutnya dengan tangannya, Andri yang panas meny*sap ujung bukit berwarna coklat tua tersebut, seraya ia menatap lekat ekspresi istrinya yang memejamkan mata.
Andri yang masih liar di area bukit kembar Beeve melancarkan jemarinya menerobos liang surga milik istrinya, yang membuat Beeve menggeliat, berulang kali ia mengerang karena merasa nikkmat.
Cukup lama Andri membuat Beeve melayang-layang hingga berulang kali istri cantiknya melakukan pelepasan.
Setelah itu, Andri melucuti pakaiannya, dan di luar dugaannya, Beeve yang lunglai bangkit dari tidurnya, lalu menangkap milik Andri.
“Izinkan aku melakukan hal yang sama mas," ucap Beeve.
Andri dengan jantung berdebar-debar mengangguk.
Lalu Beeve mulai menyervis milik sang suami dengan sangat professional, hingga membuat Andri berulang kali mencapai puncak.
Andri yang sudah tak bisa membendung hasratnya memeluk tubuh Beeve, lalu ia kembali memimpin permainan di atas tubuh Beeve.
Lalu Andri melakukan penyatuan dengan Beeve untuk yang kedua kalinya, “Milik mu ketat, walau sudah di bobol orang lain,” ucap Andri seraya melakukan hentakan berulang kali, Beeve sangat tersinggung akan kata-kata suaminya, namun ia memilih diam karena tak ingin membuat masalah baru.
“Hssst... Akh...,” Andri terus mengeran*, sedangkan Beeve menahan sakit di setiap terobosan yang Andri lakukan, sebab janinnya masih menolak penyatuan yang mereka lakukan.
Tetapi karena Beeve ingin berbaikan dengan Andri, ia pun pura-pura merasakan hal yang sama dengan suaminya.
“Bagaimana Bee? Apa kau suka goyangan ku?” tanya Andri dengan tubuh bercucuran keringat.
“A-aku suka mas,” jawab Beeve dengan memejamkan mata karena menahan sakit.
“Pose apa yang kau sukai?”
“A-apa saja mas,”
__ADS_1
“Oh, kau sudah mencoba semuanya ternyata,” ucap Andri meredam rasa cemburu.
Beeve tak menjawab perkataan suaminya, lalu Andri mengeluarkan miliknya dan menarik tubuh Beeve untuk duduk.
“Berarti kau tahu WOT?” ucap Andri, polosnya Beeve malah mengangguk.
“Kalau begitu, lakukan itu,” Andri pun tidur telentang, sedang Beeve yang memimpin kendali.
“Aku harus melakukannya dengan baik, agar dia tak menceraikan ku,” batin Beeve.
Lalu ia pun naik ke atas tubuh Andri dan melakukan penyatuan.
“Akh...,” Beeve meringis, sebab lembah nya susah sekali menerima penyatuan itu, perutnya pun menjadi kram, akibat guncangan yang ia terima sedari tadi.
Namun ia yang ingin mengambil hati suaminya, melakukan penyatuan itu secara paksa.
Dengan menahan rasa sakit, Beeve mulai melakukan pengadukan, sedangkan Andri memainkan kedua bukitnya.
“Apa dia belum keluar juga, ini sudah setengah jam,” batin Beeve.
Andri yang masih menikmati hangatnya pijatan dinding terapi istrinya pun berkata.
“Nikmat Bee, pasti mantan mu puas dengan goyangan mu, kau berbakat sekali,” Beeve yang tak suka suaminya membawa-bawa mantan langsung berhenti dan mendaratkan satu tamparan di wajah suaminya.
Plak!
“Apa-apaan kau!” bentak Andri.
Saat ia akan turun dari ranjang, Andri menangkap tubuhnya dari belakang, dan kembali menerobos milik Beeve.
“Lepaskan aku! Kau jahat! Kau enggak berperasaan sedikit pun! Kau sendiri belum tentu perjaka pada ku mas!” hardik Beeve.
“Diam lah, aku belum selesai,” ujar Andri.
“Kau hanya memikirkan dirimu sendiri, hanya karena kau tak meninggalkan bekas saat berhungan, jadi seenaknya berbuat pada ku, aku juga manusia sama seperti mu, yang bisa berbuat salah, hih hiks.... hiks....,” Beeve kembali menangis, tubuhnya hanya di jadikan pelampiasan nafsu oleh orang-orang yang singgah di hatinya.
“Kalian hanya mau tubuh ku, tapi tidak dengan hatiku,” batin Beeve.
“Lepaskan aku!” Beeve terus mengoceh dan meronta, namun Andri yang melakukan penyatuan dari belakang memegang kedua tangannya dengan erat.
Beeve yang malang tak henti meratapi nasibnya yang panen duka itu, sedang suaminya yang tak berperasaan masih terus menerjang tanpa lelah.
“Akhhhhh....,” Andri pun melakukan pelepasan setelah satu jam, ia pun memeluk erat tubuh Beeve.
Setelah larvanya berhenti menyembur, ia melepaskan miliknya dan membalik tubuh Beeve menghadap dirinya, ia pun melihat wajah istrinya yang penuh kebencian akan dirinya.
“Maafkan aku, sudah membuat mu tersinggung,” ucap Andri lalu mengecup kening Beeve.
__ADS_1
“Beginikah cara laki-laki meminta maaf atas kesalahannya? Atau ini hanya berlaku untuk ku?” batin Beeve.
“Kau dengarkan apa kata ku? Maafkan aku, cara ku sangat salah dalam memperlakukan mu,” ucap Andri lagi.
“Terserah kau mas, kalau sudah enggak butuh aku lagi, keluarlah, aku ingin mandi,” ujar Beeve dengan seribu rasa marah di hatinya.
“Mandi di kamar ku saja, mulai malam ini, kita akan tidur bersama,” sontak Beeve menatap wajah Andri.
“Kenapa? Apa kau enggak mau tidur dengan ku?” tanya Andri dengan menyeka wajah istrinya yang masih basah.
Beeve sendiri tak tahu, harus senang atau tidak, sebab suaminya sudah mulai membuka hati padanya.
“Apa kau sedang mempermainkan ku lagi mas?”
“Enggak, maaf yang baru saja ku ucapkan pada mu adalah tulus, aku hanya enggak tahu cara menyampaikannya, jadi...., mari kita buka lembaran baru untuk kehidupan rumah tangga kita yang lebih baik,” ucap Andri.
Hati Beeve yang sakit seketika sembuh, karena sang suami kini telah menerimanya.
Ya selayak wanita pada umumnya, meski telah di sakiti 1000 kali, namun hatinya akan tetap memaafkan apabila ia menerima perlakuan baik.
“Te-terimakasih mas,” ucapnya dengan tersenyum manis.
“Pakai piyama mu, kita turun ke bawah,” ujar Andri.
“Duluan saja mas, karena aku akan merapikan kamar dulu,”
“Ada pembantu, biarkan saja mereka yang membersihkan,”
“Tapikan...., ranjangnya penuh dengan....,” Beeve berusaha menjelaskan maksudnya.
“Sudah, pakai saja baju mu,” ucap Andri lagi
Akhirnya Beeve mengikuti perkataan suaminya, ia pun mengenakan kembali piyamanya, begitu pula dengan Andri, ia kembali mengenakan bajunya, selanjutnya mereka turun ke lantai 1 menuju kamar Andri.
Bersambung...
HAI READERS YANG MANIS JANGAN LUPA UNTUK SELALU DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA FOLLOW, KASIH RATE 5, LIKE, KOMEN, HADIAH, VOTE, SERTA TEKAN FAVORIT, TERIMAKASIH BANYAK. ❤️
Instagram :@Kissky_muchu
Jangan lupa mampir ke karya author keren di bawah ini ya.
Santi rela menjadi istri pengganti dari tunangan mendiang kakaknya sendiri,.atas permintaan sania.
Selain menikah tak berdasarkan cinta,ia pun harus rela merawat suaminya yang menjadi cacat akibat kecelakaan yang merenggut nyawa kakaknya.
Rasa cinta Barley yang begitu besar membuat Barley selalu membangikan antara Santi dan Sania, tak hanya mendapat perlakuan buruk dari suaminya tapi juga dari suaminya sendiri.
__ADS_1
Sanggupkah Santi mempertahankan rumah tangganya, dan mampuhkah Barley menghapus bayang-bayang Sania dalam diri Santi, saksikan kelanjutanya di novel: Istri Pengganti Tuan Muda Yang Cacat.