
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, dimana para keluarga akan liburan ke suatu tempat. Mereka memutuskan untuk berlibur ke sebuah pulau pribadi milik keluarga Justin, pagi itu terlihat begitu heboh di kediaman Justin.
Bukan hanya para emak-emak yang heboh, melainkan juga dua anak gadis yang ikut heboh. Mereka suka sekali mengerjai para emak-emak yaitu Mae dan Dea karena dia gadis yang membuat rusuh adalah Aleta dan Anes.
"Azka apa kamu tidak ingin mengajak Lolita?" Tanya Mei, yang melihat putranya bungsu nya santai-santai.
"Mi ini liburan keluarga mana mungkin aku mengajak orang lain pergi bersama kita." Ucap Azka, Axel menatap Azka heran. Sementara Axel sendiri tidak mengajak kekasih nya karena memang kekasih Axel sedang sibuk dengan pekerjaan nya, tapi Azka Lolita bahkan ada di negara ini.
"Orang lain katamu, Azka ingat Lolita itu kekasih kamu. Bahkan Alexi saja akan mengajak Alea untuk berlibur bersama keluarga kami." Ucap Mei, Azka menghela nafasnya menatap sang mami.
"Mi Alea itu sudah menjadi bagian dari keluarga ini, tapi Lolita dia belum menjadi bagian dari keluarga ini." Ucap Azka ngaur, Axel tertawa kecil mendengar perkataan Azka.
"Kau ini apa-apaan hmmmmmm, Lolita dan Alea bahkan kami lebih dulu mengenal Lolita." Ucap Mei, Azka mulai kesal dengan mami nya yang cerewet.
"Kalau begitu mami saja yang mengajak Lolita, dan mami juga yang menjaga nya disana nanti." Ucap Azka santai, Mei menghela nafasnya ia menatap ke arah pintu dimana Alexi yang memasuki rumah bersama Alea.
Semua keluarga menyambut Alea dengan baik, Alea wanita cantik itu berjalan mendekati Dea dan memeluk Dea membuat Dea tersenyum.
"Kenapa tidak dari semalam kesini nya hmmmmmm, mom sudah sangat menunggu kamu." Ucap Dea, Alea tersenyum manis.
"Maafkan aku, kemarin mama meminta untuk di temani ke butik." Ujar nya, Dea mengangguk mengerti keadaan Alea.
Alea mendekati Vee membantu Vee yang sedang menyiapkan barang-barang nya, mereka semua kagum dengan Alea yang tidak selalu menempel dengan Alexi. Bahkan Alea terlihat lebih dekat dengan keluarga, Alexi juga tidak mempermasalahkan hal itu.
"Kak biar aku bantu." Ucap Alea, membantu menurunkan koper Vee. Karena saat itu Aiden dan Arka sedang pergi keluar.
"Tidak perlu Alea ini berat." Ucap Vee mencoba menolak.
"Tidak masalah kak kamu sedang hamil jangan membawa barang terlalu berat." Ucap Alea, Vee mengangguk dan tersenyum.
Vee tahu Alea seorang nona muda yang pasti semua kebutuhan nya sudah di siapkan oleh para pelayan, karena dirinya juga dulu seperti itu. Tapi semua itu tak berlaku jika sedang diluar rumah, Alea tidak terlihat manja bahkan terlihat seperti gadis biasa saja.
Alexi tersenyum melihat interaksi Alea dan Vee, ia menghampiri Axel dan Azka yang tengah duduk santai di ruang tengah.
"Kau tidak mengajak kekasihmu Axel." Tanya Alexi, Axel mendengus kesal.
"Kekasihku sedang sibuk, ia ada pemotretan di luar negeri untuk iklan baru." Ucap Axel, Alexi tersenyum lalu menatap Azka membuat Azka menatap nya sinis.
__ADS_1
"Apa? Kau pasti ingin bertanya dimana Lolita, apa kau tidak mengajak nya Azka. Begitu kan." Ucap Azka, Alexi tertawa kecil mendengar perkataan Azka.
"CK, benar kemana kekasih mu yang manja itu." Ucap Alexi, Azka menghela nafasnya menatap Alexi.
"Kau tahu Alexi, jika aku mengajak Lolita maka liburan keluarga ini tidak akan berkesan untukku. Dia akan terus menempel kepadaku, dan membuat ku tidak memiliki waktu bersama kalian." Ucap nya, Axel dan Alexi saling tatap. Kemana saja Azka selama ini, bukankah ia selalu tak memiliki waktu jika sedang bersama dengan Lolita.
"Memangnya kenapa, aku juga mengajak Alea." Ucap Alexi, Azka mencibir Alexi yang bangga bisa mengajak Alea.
"Ya, Alea tidak seperti ulat bulu yang terus menempel kepadamu. Lihatlah dia lebih menempel kepada keluarga kamu Alexi, jika Lolita seperti itu mungkin aku bisa mempertimbangkan semuanya." Ucap Azka, selain itu ia juga berfikir jika Lolita benar-benar seperti Alea dan Vee yang hanya fokus kepada Alexi dan Aiden.
Dari kejauhan terlihat Adelle yang berjalan menuruni anak tangga dengan sedikit terburu-buru, membuat Vee dan Alea dengan sigap menangkap tangan dan tubuh Adelle yang hampir saja terjatuh.
"Adelle jangan berlari." Teriak Mei, semua orang bernafas lega saat tubuh Adelle di peluk oleh Alea dan tangan nya di pegang oleh Vee.
"Kamu tidak apa-apa kak?" Tanya Alea, siapapun ia panggil kakak.
"Ti_tidak aku tidak apa-apa, terimakasih karena kalian menolongku." Ucap Adelle dengan wajah pucat nya.
"Tidak apa-apa Adelle, lain kali kau harus hati-hati ya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali." Ucap Vee, Adelle tersenyum manis kepada Vee dan Alea.
"Ada apa ini?" Tanya Anes dan Aleta, oh my kemana saja dua gadis itu.
"Anes bisakah kamu menyiapkan semuanya sendiri, kenapa harus mommy yang menyiapkan nya." Protes Dea.
"Karena mommy selalu protes dengan pakaian yang aku kenakan." Ucap Anes santai.
"Ya kamu bawa pakaian yang benar, jangan pakaian kurang jahitan kamu bawa." Ucap Dea.
"Aku heran de kenapa Anes dan Aleta itu sama saja." Ucap Mae, Mei tertawa ada untung nya dia tak memiliki anak perempuan.
"Mom itu model mom tahu model tidak." Ucap Aleta.
"Model-model udelmu, kamu mau liburan apa mau mengadakan pertunjukan udel." Sengit Mae, Azka dan Alexi tertawa melihat Mae yang memarahi Aleta.
"Ta kalau mau pake baju kurang jahitan nanti saja pas mau malam pertama." Ceplos Azka, Aleta mendelik tajam.
"Jangan ngarang kamu ya, mana ada aku malam pertama sama kamu." Sengit Aleta, Azka tertawa puas melihat wajah kesal Aleta.
__ADS_1
"Besok-besok mommy laporin Daddy, kenapa bisa kamu membeli baju-baju seperti itu." Ucap Dea, Anes tertawa kecil.
"Mommy kaya yang tidak pernah muda saja." Ujar nya.
"Mommy muda tidak ada pakaian seperti itu sayang, ayolah jangan membuat mommy semosi." Ucap Dea, Anes pun tertawa dan mendekati Dea.
"Mom itu bukan pakaian Anes sungguh, itu contoh fashion untuk para model." Ucap Anes, Dea pun menatap Anes mencari kebenaran. Baiklah kali ini Dea percaya karena Anes juga tidak sedang berbohong.
Setelah selesai bersiap-siap dengan banyak perdebatan akhirnya merekapun memutuskan untuk pergi liburan, Anes dan Aleta sangat lengket dan tidak bisa dipisahkan.
Sementara Vee selalu digandeng oleh Aiden, dan Adelle dengan Arka. Jangan lupakan Alea bersama siapa karena wanita itu digandeng oleh Dea calon mommy mertuanya.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading π€π jangan lupa like komen dan vote nya ππ
N***: Sangat-sangat rusuh ya π
A: Gak ada jaim-jaim nya emangπ
N: Seru sekali sampai langsung gue bayangin π
A: Heh, bisa-bisanya π
__ADS_1
N: πππ